Mikrotik Adalah? Pengertian, Fungsi & Kelebihannya (Lengkap)

Daftar Isi
Banyak admin jaringan mengandalkannya, tapi tidak sedikit yang belum paham apa sebenarnya perangkat ini. Mikrotik adalah sistem operasi jaringan sekaligus perangkat keras yang mengubah komputer atau RouterBoard menjadi router andal untuk mengatur lalu lintas jaringan dan internet. Dari warnet kecil, RT/RW Net, hingga jaringan kantor, Mikrotik dipakai karena satu perangkat sudah mencakup fungsi yang biasanya butuh banyak alat terpisah. Artikel ini membedah pengertian, sejarah, fungsi Mikrotik lengkap, kelebihan-kekurangan, sampai perbedaan RouterOS, RouterBoard, dan CHR.
Poin Penting
- Mikrotik = perusahaan asal Latvia + dua produk utamanya: RouterOS (software) dan RouterBoard (hardware).
- Fungsi intinya: router/gateway, manajemen bandwidth, hotspot, firewall, DHCP, VPN, dan access point.
- Kekuatannya bukan kemudahan, tapi kontrol detail — kurva belajarnya lebih curam dari router rumahan.
Mikrotik Adalah? Pengertian Singkatnya
Mikrotik adalah sistem operasi berbasis Linux, bernama RouterOS, yang menyulap komputer biasa atau perangkat khusus (RouterBoard) menjadi router jaringan penuh fitur. Dengannya, satu perangkat bisa mengatur perutean, membagi bandwidth, membuat hotspot, sampai menjaga keamanan jaringan.
Nama "Mikrotik" sendiri sebenarnya merujuk pada perusahaannya — MikroTik, yang berkantor di Riga, Latvia. Yang kita pakai sehari-hari adalah dua produknya: perangkat lunak RouterOS dan perangkat keras RouterBoard. Karena itu, saat orang bilang "beli Mikrotik", biasanya maksudnya membeli RouterBoard yang sudah terpasang RouterOS. Pelajari ragam perangkatnya di jenis-jenis Mikrotik.

Sejarah Singkat Mikrotik
MikroTik didirikan pada tahun 1996 di Latvia, awalnya untuk menjual layanan internet nirkabel. Setahun kemudian, perusahaan ini mengembangkan RouterOS — perangkat lunak router yang bisa berjalan di perangkat keras standar. Pendekatan itu membuat teknologi router kelas profesional menjadi jauh lebih terjangkau dibanding perangkat pabrikan besar.
Di Indonesia, Mikrotik populer sejak era warnet dan RT/RW Net karena harga perangkatnya masuk akal sementara fiturnya setara solusi mahal. Komunitas penggunanya juga besar, sehingga materi belajar dan sertifikasi (MTCNA dan seterusnya) mudah ditemukan.
Fungsi Mikrotik
Kekuatan Mikrotik terletak pada banyaknya fungsi yang menyatu di satu perangkat. Berikut fungsi utamanya beserta contoh pemakaian nyata.

1. Router dan Gateway
Fungsi paling dasar: menghubungkan dua jaringan atau lebih dan menjadi pintu keluar-masuk ke internet. Mikrotik mengatur ke mana setiap paket data dikirim, sehingga jaringan lokal (LAN) bisa mengakses internet lewat satu gateway terpusat.
2. Manajemen Bandwidth
Lewat fitur Queue, Mikrotik bisa membatasi dan membagi kecepatan internet per pengguna atau per perangkat. Di warnet, misalnya, tiap komputer bisa dijatah 2 Mbps agar tidak ada satu klien yang menghabiskan seluruh bandwidth. Inilah alasan utama banyak usaha jaringan memakai Mikrotik.
3. Hotspot dan Manajemen User
Mikrotik dapat membuat jaringan hotspot dengan halaman login dan sistem voucher — persis seperti WiFi berbayar di kafe atau kos. Setiap pengguna bisa diberi kuota waktu atau data. Cara membuatnya dibahas di setting hotspot Mikrotik.
4. Firewall dan Keamanan
Firewall bawaan RouterOS mampu memblokir akses tertentu, menyaring konten, dan melindungi jaringan dari lalu lintas berbahaya. Anda bisa memblokir situs, menutup port, atau mencegat serangan dasar. Contoh penerapannya ada di cara blokir situs di Mikrotik.
5. DHCP Server
Alih-alih memberi IP address manual ke tiap perangkat, DHCP server Mikrotik membagikannya otomatis. Perangkat baru yang tersambung langsung mendapat IP, gateway, dan DNS tanpa konfigurasi tangan.
6. VPN
Mikrotik bisa membuat koneksi terenkripsi (VPN) antar-lokasi lewat internet publik — misalnya menghubungkan kantor pusat dan cabang seolah berada di satu jaringan lokal. Protokol yang didukung antara lain L2TP, PPTP, dan IPsec.
7. Wireless Access Point
Selama tipe Mikrotik punya kartu wireless, ia bisa memancarkan sinyal WiFi sendiri lewat mode AP Bridge. Langkah lengkapnya dibahas terpisah di cara setting Mikrotik jadi access point WiFi.
Kelebihan dan Kekurangan Mikrotik
Sebelum memutuskan memakai Mikrotik, timbang dua sisinya:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Fitur sangat lengkap dalam satu perangkat | Kurva belajar curam bagi pemula |
| Kontrol detail (bandwidth, jadwal, filter) | Antarmuka teknis, tidak "colok langsung jalan" |
| Harga terjangkau untuk kelas profesional | Salah konfigurasi bisa membuat jaringan kacau |
| RouterOS bisa diperbarui & jalan di banyak perangkat | Butuh pemahaman dasar jaringan (IP, routing) |
Intinya, Mikrotik menukar kemudahan dengan fleksibilitas. Router rumahan lebih gampang dipasang, tapi begitu Anda paham dasar Mikrotik, kendali yang ditawarkannya sulit ditandingi.
RouterOS, RouterBoard, dan CHR: Apa Bedanya?
Tiga istilah ini sering membingungkan pemula. Ringkasnya:
| Istilah | Apa itu | Dipakai untuk |
|---|---|---|
| RouterOS | Sistem operasi (software) Mikrotik | Otak semua perangkat Mikrotik |
| RouterBoard | Perangkat keras Mikrotik ber-RouterOS | Router fisik (hAP, hEX, RB series) |
| CHR (Cloud Hosted Router) | RouterOS versi virtual untuk server/VPS | Cloud, VirtualBox, data center |
Jadi RouterOS adalah inti yang sama; yang berbeda adalah tempat ia berjalan — di RouterBoard fisik atau di mesin virtual lewat CHR.
Jenis Lisensi RouterOS (Level 0–6)
RouterOS memakai sistem lisensi berjenjang yang menentukan batas fitur. Ini penting saat memakai RouterOS di perangkat non-RouterBoard:
| Level | Keterangan |
|---|---|
| 0 (trial) | Semua fitur aktif, tapi hanya 24 jam |
| 1 (free/demo) | Fungsi terbatas, tanpa batas waktu |
| 3 | Umumnya untuk perangkat CPE/klien |
| 4–5 | Fitur lebih lengkap, batas jumlah tunnel/hotspot naik |
| 6 (unlimited) | Tanpa batas, untuk kebutuhan besar |
RouterBoard yang dibeli baru biasanya sudah menyertakan lisensi sesuai kelasnya, jadi Anda tidak perlu membeli terpisah.
Kapan Mikrotik Layak Dipakai?
Mikrotik tidak selalu jawaban terbaik. Untuk rumah dengan beberapa perangkat dan kebutuhan sederhana, router bawaan ISP sudah memadai. Mikrotik mulai masuk akal ketika muncul kebutuhan berikut:
- Warnet atau game center — perlu menjatah bandwidth tiap komputer agar merata dan stabil saat jam ramai.
- RT/RW Net atau usaha WiFi — perlu sistem hotspot voucher, pencatatan pemakaian, dan pembagian kuota per pelanggan.
- Kantor dengan cabang — perlu VPN antar-lokasi dan aturan firewall yang lebih ketat daripada router biasa.
- Kos atau kontrakan — perlu membatasi jumlah perangkat dan mengatur jam akses per kamar.
Benang merahnya: begitu Anda butuh mengatur siapa mendapat apa di jaringan — bukan sekadar "asal tersambung" — di situlah Mikrotik unggul. Untuk pemula, tipe rumahan seperti seri hAP sudah cukup untuk berlatih semua fungsi di atas tanpa perangkat mahal.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu Mikrotik?
Mikrotik adalah sistem operasi jaringan (RouterOS) sekaligus perangkat keras (RouterBoard) yang mengubah komputer atau perangkat khusus menjadi router andal untuk mengelola jaringan dan internet.
Mikrotik dipakai untuk apa saja?
Untuk membuat router/gateway, membagi bandwidth, membangun hotspot voucher, mengamankan jaringan dengan firewall, membagikan IP lewat DHCP, membuat VPN, hingga menjadi access point WiFi.
Apa beda Mikrotik dengan router biasa?
Router rumahan mengutamakan kemudahan, sedangkan Mikrotik mengutamakan kontrol. Mikrotik memungkinkan pengaturan bandwidth per pengguna, penjadwalan, filter konten, dan hotspot — hal yang tidak dimiliki router bawaan ISP.
Apakah belajar Mikrotik susah?
Ada kurva belajar karena antarmukanya teknis dan butuh pemahaman dasar jaringan — mulai dari topologi jaringan, IP, sampai routing. Namun materi belajar berbahasa Indonesia melimpah, dan begitu paham konsep dasarnya, konfigurasi jadi jauh lebih mudah.
Berapa harga perangkat Mikrotik?
Bervariasi menurut tipe — RouterBoard kelas rumahan seperti hAP lite relatif murah, sementara seri Cloud Core Router untuk jaringan besar jauh lebih mahal. Lihat jenis-jenis Mikrotik untuk gambaran per kelas.
Kesimpulan
Mikrotik adalah solusi jaringan serba bisa: satu perangkat yang menyatukan fungsi router, manajemen bandwidth, hotspot, firewall, DHCP, VPN, hingga access point. Kekuatannya ada pada kontrol yang detail, dengan konsekuensi kurva belajar yang lebih menantang dari router biasa. Setelah memahami fungsinya, langkah berikutnya adalah praktik: mulai dari cara setting Mikrotik dengan Winbox, lalu dalami tutorial Mikrotik lain sesuai kebutuhan Anda.
Bagikan artikel
Suka tulisan ini? Sebarkan ke yang lain.
Artikel Terkait

Router Mikrotik Rusak? Cara Atasi Error, Login & Upgrade
Router Mikrotik rusak? Jangan panik. Pelajari cara mengatasi Mikrotik error, tidak bisa login, dan gagal upgrade — dari reset, remote, hingga Netinstall.

Cara Setting Firewall Mikrotik (Filter Rules Dasar)
Cara setting firewall Mikrotik dari nol: konsep chain, connection state, action, dan filter rules dasar untuk mengamankan router. Plus contoh script.

Router Mikrotik Tidak Aman? 7 Cara Mengamankannya
Router Mikrotik tidak aman? 7 cara mengamankannya: matikan Neighbors Discovery & MAC Server, ganti password default, ubah port, dan batasi akses firewall.
