Lewati ke konten
AhmadWeb
MIKROTIK

Cara Setting Mikrotik Dengan Winbox Sampai Bisa Internet

Ahmad SaripudinDiperbarui 5 menit baca
Cara Setting Mikrotik Dengan Winbox Sampai Bisa Internet
Daftar Isi

Cara setting mikrotik dengan winbox dari awal sampai benar-benar terhubung dengan internet cukup membuat orang pusing. Jika Anda termasuk pemula dalam ilmu IT, tentu memerlukan panduan lengkap agar tidak kesulitan dan akhirnya terjadi kesalahan. Mikrotik umumnya terdapat pada operasi komputer PC atau laptop. Perangkat lunak tersebut menjadi router network paling handal sekaligus mencakup semua fitur untuk IP.

Adapun contoh fitur yang dipergunakan yaitu Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DHCP Server, Firewall & Nat, Routing, dll. Tanpa adanya mikrotik maka akses Anda terbatas pada sistem komputer yang digunakan apalagi pakai jaringan internet. Biasanya aktivasi program ini dibantu oleh pemilik toko tempat Anda membeli perangkat mikrotik pertama kali sehingga dapat langsung dipergunakan.

Namun Anda juga boleh melakukannya sendiri supaya mengetahui seluk beluk mikrotik serta memanfaatkan tiap fitur semaksimal mungkin sesuai keinginan. Proses administrasi harus melalui Winbox atau Windows Application yang akan dijelaskan pada artikel ini. Agar lebih paham maka kenali dahulu apa itu pengertian Winbox beserta fungsinya.

Pengertian dan Fungsi Winbox

Sebelum melakukan setting OS mikrotik, Anda wajib tau apa itu winbox. Winbox adalah aplikasi berbentuk dan berkapasitas kecil yang berguna sebagai media administrasi program mikrotik RouterOS. Pengguna komputer canggih sering memakai cara ini karena sangat praktis dilengkapi panduan sederhana. Dengan tampilan berbasis GUI, penggunaannya cocok bagi para pemula.

Winbox diunduh gratis pada website resmi yang menyediakan aplikasi setting mikrotik gratis ini. Aplikasi ini sengaja dibuat memakai Win32 Binary sehingga dapat diakses pada Linux, Windows dan MacOS tanpa memerlukan syarat tambahan lain. Keunikan lain terletak pada fungsinya sebab sengaja didesain serupa dengan console. Jadi jangan heran kalau Anda temukan berbagai istilah awam yang digunakan pada console.

Intinya, sebelum melakukan pengaturan mikrotik, Anda siapkan dahulu aplikasi tersebut. Unduh pada website terpercaya pada link disini dan pilih versi terbaru (Winbox 3 atau Winbox 4) agar fiturnya lengkap serta kompatibel dengan RouterOS terkini. Pada tahapan awal, hubungkan dahulu ke internet berkecepatan stabil supaya terhindar dari beragam risiko kegagalan.

Cara Setting Mikrotik dengan Winbox Langkah demi Langkah

Iklan

1. Login ke Winbox

Pertama kali yang Anda lakukan pada proses setting pada mikrotik adalah membuka file Winbox. Masukkan kode login ke bagian mikrotik bagi pengguna yang sudah pernah melakukannya. Jika Anda masih pemula bisa melihat artikel Cara Login Mikrotik, bagi menggunakan mikrotik bekas dan tidak mengetahui data loginnya, Anda bisa melakukan reset terlebih dahulu konfigurasi mikrotik dengan melihat pada artikel sebelumnya untuk Cara Reset Mikrotik. Dilanjutkan dengan klik IP kemudian Identify untuk mengisi nama pengguna, lalu tekan OK agar datanya tersimpan.

Tampilan login aplikasi Winbox untuk mengakses RouterOS Mikrotik
Tampilan login aplikasi Winbox untuk mengakses RouterOS Mikrotik

2. Memberi Nama Interface

Kedua, pilih Interface maka muncul tampilan berisi berbagai perintah pemrograman. Penting diketahui jika ether1 berarti interface terhubung ke modem dan ubahkan namanya menjadi ISP. Ether 2 merupakan interface untuk router beserta jaringan lokal sehingga berikan nama LOKAL. Untuk artikel kali ini mikrotik yang digunakan dengan tipe Router RB941-2nD (hAP-Lite), setelah ini Anda hubungkan mikrotik tersebut ke jaringan internet.

Memberi nama interface ether1 jadi ISP dan ether2 jadi LOKAL di Winbox
Memberi nama interface ether1 jadi ISP dan ether2 jadi LOKAL di Winbox

3. Setting IP (DHCP atau Manual)

Menggunakan DHCP

Tahapan cara setting mikrotik dengan winbox ketiga, pilih menu IP – DHCP Client – tanda+ pada bagian Interface pilih ether1-ISP kemudian simpan dengan Apply. Harus pilih DHCP karena memudahkan pengguna dapat IP otomatis dari modem jika informasi IP publik ISP tidak diketahui.

Menambahkan DHCP Client pada interface ether1-ISP di menu IP Mikrotik
Menambahkan DHCP Client pada interface ether1-ISP di menu IP Mikrotik

Secara Manual

Jika langkah ketiga cara setting mikrotik dengan winbox menggunakan DHCP Client tidak bisa, dikarenakan tidak semua ISP menggunakan DHCP Server, maka kita harus settingan dengan cara manual. Pilih Menu – IP – Addresses – tanda+ pada bagian Address dan Network isi IP yang didapatkan dari ISP atau Modem, Lalu Interface pilih ether1-ISP kemudian Pilih Ok.

Mengisi IP Address manual dari ISP pada interface ether1-ISP Mikrotik
Mengisi IP Address manual dari ISP pada interface ether1-ISP Mikrotik

Langkah selanjutnya setting manual pada bagian gateway, pada menu IP – Routes – tanda+ pada bagian gateway isi dengan gateway yang di dapat dari ISP atau modem setelah itu pilih Ok.

Menambahkan gateway dari ISP di menu IP Routes pada Mikrotik
Menambahkan gateway dari ISP di menu IP Routes pada Mikrotik
Iklan

4. Setting DNS

Langkah keempat memilih IP kemudian DNS server dengan mengisikan angka 8.8.8.8 serta 8.8.4.4. Kode tersebut sifatnya optional dan bisa diganti sesuai keinginan.

Mengisi DNS server 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 di menu IP DNS Mikrotik
Mengisi DNS server 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 di menu IP DNS Mikrotik

5. Setting Firewall (NAT Masquerade)

Tahapan terakhir membuat firewall supaya aksesnya lancar terhindar dari pemblokiran. Klik IP – firewall – tab NAT – tanda+, akan muncul chain lalu pilih menu action pilih masquerade. Apabila semua selesai, lakukan pengecekan dengan Ping 8.8.8.8 melalui menu terminal. Jika prosesnya berhasil maka mikrotik terhubung otomatis ke internet. Lanjutkan settingan lain seperti hotspot ataupun jaringan warnet jika diperlukan.

Membuat rule NAT masquerade di tab NAT pada menu IP Firewall Mikrotik
Membuat rule NAT masquerade di tab NAT pada menu IP Firewall Mikrotik
Uji koneksi internet dengan ping ke DNS Google 8.8.8.8 lewat terminal Mikrotik
Uji koneksi internet dengan ping ke DNS Google 8.8.8.8 lewat terminal Mikrotik

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu Winbox? Winbox adalah aplikasi kecil berbasis GUI dari MikroTik untuk mengatur (administrasi) RouterOS. Aplikasi ini memudahkan konfigurasi Mikrotik tanpa harus menghafal banyak perintah terminal, sehingga cocok untuk pemula.

Bagaimana cara setting Mikrotik dengan Winbox agar bisa internet? Secara garis besar: login ke Winbox, beri nama interface (ISP dan LOKAL), atur IP lewat DHCP Client atau manual, isi DNS (misalnya 8.8.8.8), lalu buat NAT masquerade di menu firewall. Setelah itu uji dengan ping 8.8.8.8.

Kenapa Mikrotik tidak bisa internet setelah disetting? Penyebab paling umum adalah NAT masquerade belum dibuat, gateway atau DNS salah, atau kabel ISP tidak terpasang di ether1. Periksa kembali langkah firewall dan IP, lalu lakukan ping ke 8.8.8.8 untuk memastikannya.

Apa fungsi masquerade pada Mikrotik? Masquerade (NAT) menyamarkan IP lokal menjadi IP publik dari ISP, sehingga semua perangkat di jaringan lokal Anda bisa mengakses internet melalui satu Mikrotik.

Kesimpulan

Itulah cara setting Mikrotik dengan Winbox dari awal hingga terhubung internet — mulai dari login, interface, IP, DNS, sampai firewall NAT. Setelah Mikrotik online, Anda bisa melanjutkan ke konfigurasi lain seperti memanfaatkan fungsi Mikrotik sebagai access point atau memblokir situs tertentu. Selamat mencoba, semoga jaringan Anda langsung lancar!

Iklan

Bagikan artikel

Suka tulisan ini? Sebarkan ke yang lain.

Artikel Terkait

Iklan