Cara setting mikrotik dengan winbox dari awal sampai benar-benar terhubung dengan internet cukup membuat orang pusing. Jika anda termasuk pemula dalam ilmu IT, tentu memerlukan panduan lengkap agar tidak kesulitan dan akhirnya terjadi kesalahan. Mikrotik umumnya terdapat pada operasi komputer PC atau laptop. Perangkat lunak tersebut menjadi router network paling handal sekaligus mencakup semua fitur untuk IP.

Adapun contoh fitur yang dipergunakan yaitu Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DHCP Server, Firewall & Nat, Routing, dll. Tanpa adanya mikrotik maka akses anda terbatas pada sistem komputer yang digunakan apalagi pakai jaringan internet. Biasanya aktivasi program ini dibantu oleh pemilik toko tempat anda membeli perangkat mikrotik pertama kali sehingga dapat langsung dipergunakan.

Namun anda juga boleh melakukannya sendiri supaya mengetahui seluk beluk mikrotik serta memanfaatkan tiap fitur semaksimal mungkin sesuai keinginan. Proses administrasi harus melalui Winbox atau Windows Application yang akan dijelaskan pada artikel ini. Agar lebih paham maka kenali dahulu apa itu pengertian Winbox beserta fungsinya.

1. Pengertian dan Fungsi Winbox Untuk Setting Mikrotik

Sebelum melakukan setting OS mikrotik, anda wajib tau apa itu winbox. Winbox adalah aplikasi berbentuk dan berkapasitas kecil yang berguna sebagai media administrasi program mikrotik RouterOS. Pengguna komputer canggih sering memakai cara ini karena sangat praktis dilengkapi panduan sederhana. Dengan tampilan berbasis GIU, penggunaannya cocok bagi para pemula.

Winbox diunduh gratis pada website resmi yang menyediakan aplikasi setting mikrotik gratis ini. Aplikasi ini sengaja dibuat memakai Win32 Binary sehingga dapat diakses pada Linux, Windows dan MacOS tanpa memerlukan syarat tambahan lain. Keunikan lain terletak pada fungsinya sebab sengaja didesain serupa dengan console. Jadi jangan heran kalau anda temukan berbagai istilah awam yang digunakan pada console.

Intinya, sebelum melakukan pengaturan mikrotik, anda siapkan dahulu aplikasi tersebut. Unduh pada website terpercaya pada link disini bergantung jenis file yang diinginkan seperti versi Winbox 2 atau Winbox 3.11. Keduanya sama-sama menguntungkan untuk keperluan penyetingan mikrotik dengan hasil maksimal. Pada tahapan awal, hubungkan dahulu ke internet berkecepatan stabil supaya terhindar dari beragam resiko kegagalan.

Baca Juga:  Jenis Jenis Mikrotik dan Fungsinya - Cermati Ketika Membeli!

2. Tutorial Cara Setting Mikrotik Dengan Winbox

2.1. Login Pada Winbox

Pertama kali yang anda lakukan pada proses setting pada mikrotik adalah membuka file Winbox. Masukkan kode login ke bagian mikrotik bagi pengguna yang sudah pernah melakukannya. Jika anda masih pemula bisa melihat artikel Cara Login Mikrotik, bagi menggunakan mikrotik bekas dan tidak mengetahui data loginnya, anda bisa melakukan reset terlebih dahulu konfigurasi mikrotik dengan melihat pada artikel sebelumnya untuk Cara Reset Mikrotik. Dilanjutkan dengan klik IP kemudian Identify untuk mengisi nama pengguna, lalu tekan OK agar datanya tersimpan.

Winbox
Login Winbox

2.2. Memberikan Nama Pada Interface

Kedua, pilih Interface maka muncul tampilan berisi berbagai perintah pemrograman. Penting diketahui jika ether1 berarti interface terhubung ke modem dan ubahkan namanya menjadi ISP. Ether 2 merupakan interface untuk router beserta jaringan lokal sehingga berikan nama LOKAL. Untuk artikel kali ini mikrotik yang digunakan dengan type Router RB941-2nD (hAP-Lite), setelah ini anda hubungkan mikrotik tersebut ke jaringan internet.

Interface List
Interface List

2.3. Setting IP

2.3.1. Menggunakan DHCP

Tahapan cara setting mikrotik dengan winbox ketiga, pilih menu IP – DHCP Client – tanda+ pada bagian Interface pilih ether1-ISP kemudian simpan dengan Apply. Harus pilih DHCP karena memudahkan pengguna dapat IP otomatis dari modem jika informasi IP publik ISP tidak diketahui.

Setting DHCP Client
Setting DHCP Client

2.3.2. Secara Manual

Jika langkah ketiga cara setting mikrotik dengan winbox menggunakan DHCP Client tidak bisa, dikarenakan tidak semua ISP menggunakan DHCP Server, maka kita harus settingan dengan cara manual. Pilih Menu – IP – Addresses – tanda+ pada bagian Address dan Network isi IP yang didapatkan dari ISP atau Modem, Lalu Interface pilih ether1-ISP kemudian Pilih Ok.

Setting IP Address
Setting IP Address

Langkah selanjutnya setting manual pada bagian gateway, pada menu IP – Routes – tanda+ pada bagian gateway isi dengan gateway yang di dapat dari ISP atau modem setelah itu pilih Ok.

Setting Gateway
Setting Gateway

2.4. Setting DNS

Langkah keempat memilih IP kemudian DNS server dengan mengisikan angka 8.8.8.8 serta 8.8.4.4. Kode tersebut sifatnya optional dan bisa diganti sesuai keinginan.

DNS
DNS Setting

2.5. Setting Firewall

Tahapan terakhir membuat firewall supaya aksesnya lancar terhindar dari pemblokiran. Klik IP – firewall – tab NAT – tanda+, akan muncul chain lalu pilih menu action pilih masquerade. Apabila semua selesai, lakukan pengecekan dengan Ping 8.8.8.8 melalui menu terminal. Jika prosesnya berhasil maka mikrotik terhubung otomatis ke internet. Lanjutkan settingan lain seperti hotspot ataupun jaringan warnet jika diperlukan.

Setting Firewall
Setting Firewall
Cara Setting Mikrotik Dengan Winbox - Ping DNS Google
Ping DNS Google

3. Kesimpulan

Selain berguna sebagai media akses berbagai fitur router mikrotik secara bebas, pengaturan mikrotik mampu memisahkan macam-macam tipe koneksi. Misalnya anda ingin bermain games online, jaringan khusus upload, browsing maupun download aneka file besar seperti video Youtube. Begitulah informasi cara setting mikrotik dengan winbox yang mudah diterapkan oleh semua orang.

Baca Juga:  Router Mikrotik Rusak? Jangan Panik Mudah Mengatasinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *