Lewati ke konten
AhmadWeb
MIKROTIK

Jenis & Tipe Mikrotik: Macam RouterBoard + Panduan Beli

Ahmad SaripudinDiperbarui 8 menit baca
Ilustrasi beberapa perangkat router bertumpuk menurut kelasnya, sampul panduan memilih tipe Mikrotik
Daftar Isi

Salah membeli jenis Mikrotik itu mahal. RB 450 yang harganya ratusan ribu sudah cukup untuk warnet kecil, tapi orang sering tergoda membeli seri mahal yang fiturnya tidak terpakai. Sebaliknya, memaksakan perangkat kelas rumahan untuk melayani ratusan klien hotspot hanya berakhir dengan jaringan yang lambat. Karena itu, mengenali tipe dan fungsinya dulu sebelum bayar jauh lebih hemat ketimbang menyesal belakangan.

Routerboard adalah perangkat keras buatan perusahaan MikroTik asal Latvia, sudah terpasang sistem operasi RouterOS sehingga langsung bisa dipakai sebagai router tanpa instalasi tambahan. Di Indonesia, perangkat ini populer di kalangan pengelola warnet, RT/RW Net, dan ISP kecil karena fitur manajemen jaringannya lengkap dengan harga yang relatif terjangkau.

Secara garis besar, perangkat Mikrotik dikelompokkan menjadi tiga kelas sesuai skala pemakaian: CCR untuk jaringan besar, RB 900 Series untuk kebutuhan wireless, dan RB 450/850 untuk jaringan kecil (SOHO).

Tiga kelas Mikrotik: CCR untuk jaringan besar, RB 900 untuk wireless, dan RB 450/850 untuk jaringan kecil SOHO
Tiga kelas Mikrotik: CCR untuk jaringan besar, RB 900 untuk wireless, dan RB 450/850 untuk jaringan kecil SOHO

Cara Membaca Kode Model Mikrotik

Sebelum membandingkan seri, ada satu hal yang membuat seluruh daftar produk Mikrotik jauh lebih mudah dipahami: kode modelnya bukan nama acak. Setiap huruf dan angkanya punya arti tetap, jadi Anda bisa menebak isi sebuah perangkat hanya dari namanya.

Arti tiap huruf dan angka pada kode model Mikrotik RB951G-2HnD
Arti tiap huruf dan angka pada kode model Mikrotik RB951G-2HnD

Aturan intinya ada pada tiga angka setelah RB: angka pertama menunjukkan serinya, angka kedua jumlah port kabel, dan angka ketiga jumlah interface wireless. Jadi RB951 berarti seri 9 dengan 5 port ethernet dan 1 radio wireless, sementara RB952 berarti seri 9 dengan 5 port ethernet dan 2 radio wireless — biasanya karena perangkat itu mendukung dua band sekaligus.

Huruf di belakangnya menjelaskan fitur tambahan. Selain yang ada di gambar, beberapa yang sering muncul:

  • U — tersedia port USB.
  • i — ada PoE out pada satu port.
  • A — memori lebih besar dan level lisensi RouterOS lebih tinggi.
  • L — versi ringan, fiturnya dipangkas agar lebih murah.
  • S — punya port SFP untuk kabel fiber.
  • -IN / -OUT / -RM — jenis casing: indoor, outdoor, atau rackmount.

Aturan lengkapnya dipublikasikan MikroTik di dokumentasi Product Naming. Sekali paham polanya, membandingkan dua produk cukup dengan membaca namanya.

1. Cloud Core Router (CCR)

Kalau pertanyaannya "mana Mikrotik yang paling kuat?", jawabannya hampir selalu mengarah ke keluarga Cloud Core Router. Seri CCR1072-1G-8S+ berada di puncak kelas ini. Kekuatannya datang dari jumlah core prosesor yang besar, sehingga sanggup memproses paket data dalam jumlah masif tanpa kewalahan.

Perangkat seperti ini bukan untuk rumah — tempatnya di rak data center atau ruang jaringan ISP. Spesifikasi yang dibawa CCR1072-1G-8S+:

  • Prosesor Tilera Tile-Gx72 dengan 72 core @1 GHz
  • Throughput hingga 80 Gbps
  • 8 port SFP+ 10G
  • 1 port Gigabit Ethernet yang terhubung langsung ke CPU
  • Redundant PSU untuk operasi nonstop 24 jam
  • Slot USB, microSD, smart card, dan M.2
  • Tersedia juga varian CCR dengan 36, 16, dan 9 core
Iklan

2. RB 900 Series

RB 900 Series dicari karena satu alasan utama: daya pancar nirkabelnya besar. Berbeda dengan CCR yang fokus pada routing kabel, seri ini punya radio wireless onboard sehingga bisa langsung berfungsi sebagai access point atau CPE (penerima sinyal). Inilah yang membuatnya jadi tulang punggung banyak jaringan RT/RW Net dan koneksi point-to-point antargedung.

  • Tersedia dalam empat varian routerboard
  • Dilengkapi port Gigabit Ethernet
  • Wireless onboard 802.11n
  • Daya pancar besar
  • Ada versi 2,4 GHz maupun 5 GHz, dalam mode Access Point atau CPE
  • Dilengkapi port USB, slot SIM card, dan slot mini PCIe

3. RB 450 / RB 850

Ini seri yang paling sering jadi pilihan pertama orang yang baru belajar Mikrotik. RB 450 dan RB 850 dirancang untuk jaringan SOHO — kantor kecil, warnet, atau koneksi rumahan yang butuh manajemen lebih dari sekadar router bawaan ISP.

Lima port ethernet-nya bisa dikelompokkan, dan port 2 sampai 5 dapat difungsikan sebagai switch berkat switch chip di dalamnya. Hasilnya, satu perangkat sudah cukup tanpa perlu membeli switch terpisah.

  • Lima port ethernet
  • Switch chip pada RB 450
  • Ditujukan untuk jaringan SOHO
  • Tersedia varian G dengan prosesor dan RAM lebih besar
  • Slot microSD
  • Umumnya berlisensi RouterOS level 5

Lini Produk Mikrotik Selain RouterBoard

Daftar produk Mikrotik tidak berhenti di kode RB. Sejak beberapa tahun terakhir, MikroTik memberi nama panggilan pada lini produknya agar peruntukannya langsung terbaca:

LiniKepanjanganPeruntukan
hEXHome Ethernet RouterRouter kabel tanpa WiFi, mis. RB750Gr3
hAPHome Access PointRouter rumahan dengan WiFi terintegrasi
cAPCeiling Access PointAccess point pasang plafon untuk kantor
wAPWireless Access PointAccess point outdoor tahan cuaca
CRSCloud Router SwitchSwitch berfitur routing penuh
CSSCloud Smart SwitchSwitch terkelola, fokus kecepatan
CCRCloud Core RouterRouter kelas ISP dan data center

Perlu diperhatikan, satu perangkat bisa punya dua nama sekaligus. hEX adalah nama panggilan untuk RB750Gr3 — keduanya merujuk barang yang sama, jadi jangan bingung ketika penjual menyebutnya berbeda-beda.

Tabel Perbandingan Jenis Mikrotik

SeriKeunggulan utamaCocok untuk
Cloud Core Router (CCR)Banyak core, throughput sangat tinggiISP, data center, jaringan besar
RB 900 SeriesWireless onboard, daya pancar besarAccess point, jaringan nirkabel
RB 450 / RB 8505 port ethernet + switch, hematKantor kecil, warnet, SOHO

Mikrotik untuk Perusahaan: Seri Apa yang Cukup?

Pertanyaan ini sering muncul, dan jawabannya bergantung pada jumlah pengguna aktif, bukan pada jumlah karyawan di atas kertas.

  • Di bawah 25 pengguna. RB 450/850 atau hEX sudah memadai. Tambahkan access point terpisah bila butuh WiFi.
  • 25–100 pengguna. Naik ke seri dengan prosesor lebih kuat seperti RB 2011 atau RB 3011, terutama bila hotspot dan firewall aktif bersamaan.
  • Di atas 100 pengguna atau ada layanan publik. Pertimbangkan CCR kelas bawah. Beban terberat biasanya bukan jumlah orangnya, melainkan fitur yang dinyalakan — hotspot, VPN, dan queue sekaligus jauh lebih menuntut daripada routing biasa.

Perhatikan level lisensi, bukan hanya perangkat kerasnya

Level RouterOS membatasi jumlah pengguna hotspot yang bisa aktif bersamaan. Perangkat keras kuat dengan level lisensi rendah tetap akan menolak pengguna ke-201, jadi cocokkan keduanya sejak awal.

Iklan

Tips Memilih Mikrotik Sesuai Kebutuhan

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah salah menakar skala. Empat hal ini membantu Anda memilih dengan tepat.

  • Hitung jumlah perangkat dan trafik dulu. Jaringan rumah atau kantor dengan belasan perangkat tidak butuh CCR. Membeli kelas itu untuk pemakaian rumahan sama saja membayar mahal untuk core prosesor yang menganggur.
  • Pisahkan kebutuhan kabel dan nirkabel. RB 450/850 tidak punya radio WiFi. Kalau perlu memancarkan sinyal sendiri, pilih seri dengan wireless onboard seperti RB 900 — atau pasangkan router non-wireless dengan access point terpisah.
  • Cek level lisensi RouterOS. Level menentukan batas fitur, misalnya jumlah maksimal user hotspot yang bisa login bersamaan.
  • Sisakan ruang untuk tumbuh. Pilih perangkat sedikit di atas kebutuhan hari ini. Lebih murah membeli satu tingkat lebih tinggi sekarang daripada mengganti seluruh perangkat enam bulan lagi karena kapasitas mentok.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa saja jenis-jenis Mikrotik?

Beberapa jenis populer adalah Cloud Core Router (CCR) untuk jaringan besar, RB 900 Series untuk daya pancar wireless besar, dan RB 450/850 untuk jaringan kecil atau SOHO.

Apa arti angka pada tipe Mikrotik?

Angka pertama setelah RB menunjukkan serinya, angka kedua jumlah port kabel, dan angka ketiga jumlah interface wireless. RB951 berarti seri 9 dengan 5 port dan 1 radio wireless.

Apa maksud RB952?

RB952 adalah perangkat seri 9 dengan 5 port ethernet dan 2 interface wireless, sehingga umumnya mendukung dua band frekuensi sekaligus.

Apa itu RouterBoard Mikrotik?

RouterBoard adalah perangkat keras buatan MikroTik yang sudah terpasang RouterOS, sehingga bisa langsung dipakai sebagai router tanpa instalasi tambahan.

Apa beda hEX, hAP, dan CCR?

hEX adalah router kabel tanpa WiFi, hAP router rumahan yang sudah ber-WiFi, sedangkan CCR ditujukan untuk ISP dan data center dengan throughput sangat tinggi.

Mikrotik mana yang cocok untuk jaringan kecil atau SOHO?

RB 450, RB 850, atau hEX paling cocok karena sudah dilengkapi lima port ethernet dan fitur switch dengan harga terjangkau.

Mikrotik seri apa untuk perusahaan?

Di bawah 25 pengguna cukup RB 450/850 atau hEX; 25–100 pengguna sebaiknya RB 2011 atau RB 3011; di atas itu pertimbangkan CCR kelas bawah.

Apa jenis Mikrotik yang paling kuat?

Seri Cloud Core Router seperti CCR1072-1G-8S+ tergolong paling kuat, dengan 72 core prosesor dan throughput hingga 80 Gbps.

Kesimpulan

Inti memilih Mikrotik bukan mencari yang termahal, melainkan yang paling pas dengan skala jaringan Anda. CCR untuk beban besar di data center dan ISP, RB 900 saat butuh memancarkan sinyal nirkabel, dan RB 450/850 untuk kantor kecil atau warnet yang ingin manajemen rapi tanpa biaya berlebih.

Modal paling berguna sebelum membeli justru kemampuan membaca kode modelnya — begitu Anda tahu digit kedua adalah jumlah port dan digit ketiga jumlah radio, membandingkan produk jadi jauh lebih cepat. Setelah unit di tangan, lanjutkan ke instalasi Mikrotik dan cara setting Mikrotik dengan Winbox, atau pahami dulu fungsi Mikrotik selengkapnya.

Iklan

Bagikan artikel

Suka tulisan ini? Sebarkan ke yang lain.

Artikel Terkait

Iklan