Jenis-Jenis Mikrotik dan Fungsinya: Panduan Sebelum Beli

Daftar Isi
Salah membeli jenis Mikrotik itu mahal. RB 450 yang harganya ratusan ribu sudah cukup untuk warnet kecil, tapi orang sering tergoda membeli seri mahal yang fiturnya tidak terpakai. Sebaliknya, memaksakan perangkat kelas rumahan untuk melayani ratusan klien hotspot hanya berakhir dengan jaringan yang lambat. Karena itu, mengenali tipe dan fungsinya dulu sebelum bayar jauh lebih hemat ketimbang menyesal belakangan.
Routerboard adalah perangkat keras buatan perusahaan MikroTik asal Latvia, sudah terpasang sistem operasi RouterOS sehingga langsung bisa dipakai sebagai router tanpa instalasi tambahan. Di Indonesia, perangkat ini populer di kalangan pengelola warnet, RT/RW Net, dan ISP kecil karena fitur manajemen jaringannya lengkap dengan harga yang relatif terjangkau.
Secara garis besar, perangkat Mikrotik dikelompokkan menjadi tiga kelas sesuai skala pemakaian: CCR untuk jaringan besar, RB 900 Series untuk kebutuhan wireless, dan RB 450/850 untuk jaringan kecil (SOHO). Tiga kelas inilah yang dibahas tuntas di artikel ini.

Jenis Mikrotik, Spesifikasi, dan Fungsinya
Setiap seri Mikrotik punya peran yang berbeda. Ada yang dirancang untuk menahan beban trafik puluhan gigabit, ada yang fokus memancarkan sinyal nirkabel, ada pula yang dibuat ringkas untuk kantor kecil. Berikut tiga jenis yang paling sering dicari beserta spesifikasi dan fungsinya.
Tipe Mikrotik Cloud Core Router 1072-1G-8S+
Kalau pertanyaannya "mana Mikrotik yang paling kuat?", jawabannya hampir selalu mengarah ke keluarga Cloud Core Router. Seri CCR1072-1G-8S+ berada di puncak kelas ini. Kekuatannya datang dari jumlah core prosesor yang besar, sehingga sanggup memproses paket data dalam jumlah masif tanpa kewalahan. Perangkat seperti ini bukan untuk rumah — tempatnya di rak data center atau ruang jaringan ISP. Berikut spesifikasi yang dibawa routerboard CCR1072-1G-8S+.
- Dibekali prosesor Tilera Tile-Gx 72/ 72 core @1 Ghz
- Dilengkapi kemampuan throughput traffic up sampai 80 Gbps
- Tersedia 8 port SFP+10G
- Dilengkapi dengan 1 port Gigabit Ethernet dan terkoneksi ke CPU
- Didukung Redundant PSU yang memperkuat jaringan selama 24 jam nonstop
- Dilengkapi USB, microSD, microSB, smart card dan M.2 Slot
- Tersedia 3 varian CCR 36 core, 16 core dan 9 core
Tipe Mikrotik RB 900 Series
RB 900 Series dicari karena satu alasan utama: daya pancar nirkabelnya besar. Berbeda dengan CCR yang fokus pada routing kabel, seri ini punya radio wireless onboard sehingga bisa langsung berfungsi sebagai access point atau CPE (penerima sinyal). Inilah yang membuatnya jadi tulang punggung banyak jaringan RT/RW Net dan koneksi point-to-point antargedung. Berikut spesifikasinya.
- Tersedia dalam 4 varian routerboard
- Dilengkapi dengan 1 GB ethernet
- Didukung wireless onboard 802.11 n
- Daya pancar sangat besar
- Tersedia versi 2,4 GHz dan 5 GHz serta Access Point dan CPE
- Routerboard dilengkapi port USB, slot sim card, slot mini express
Jenis Mikrotik RB 450/ RB 850
Ini seri yang paling sering jadi pilihan pertama orang yang baru belajar Mikrotik. RB 450 dan RB 850 dirancang untuk jaringan SOHO (Small Office Home Office) — kantor kecil, warnet, atau koneksi rumahan yang butuh manajemen lebih dari sekadar router bawaan ISP. Lima port ethernet-nya bisa dikelompokkan, dan port 2 sampai 5 dapat difungsikan sebagai switch berkat switch chip di dalamnya. Hasilnya, satu perangkat sudah cukup tanpa perlu beli switch terpisah. Berikut spesifikasi dan fiturnya.
- Sudah dilengkapi dengan 5 buah port ethernet
- Dilengkapi switch chip di RB 450
- Sesuai untuk jaringan SOHO
- Tersedia varian G dengan processor dan RAM besar
- Didukung 5 GB ethernet serta slot microSD
- Masuk ke dalam router OS di level 5
Tabel Perbandingan Jenis Mikrotik
Agar mudah dibandingkan sebelum membeli:
| Seri | Keunggulan utama | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Cloud Core Router (CCR) | Banyak core, throughput sangat tinggi | ISP, data center, jaringan besar |
| RB 900 Series | Wireless onboard, daya pancar besar | Access point, jaringan nirkabel |
| RB 450 / RB 850 | 5 port ethernet + switch, hemat | Kantor kecil, warnet, SOHO |
Tips Memilih Mikrotik Sesuai Kebutuhan
Pengalaman di lapangan, kesalahan terbesar pemula adalah salah menakar skala. Empat hal ini membantu Anda memilih dengan tepat.
- Hitung jumlah perangkat dan trafik dulu. Jaringan rumah atau kantor dengan belasan perangkat tidak butuh CCR. Beli kelas itu untuk pemakaian rumahan sama saja membayar mahal untuk core prosesor yang menganggur.
- Pisahkan kebutuhan kabel dan nirkabel. RB 450/850 tidak punya radio WiFi. Kalau perlu memancarkan sinyal sendiri, pilih seri dengan wireless onboard seperti RB 900 — atau pasangkan router non-wireless dengan access point terpisah.
- Cek level lisensi RouterOS. Level menentukan batas fitur, misalnya jumlah maksimal user hotspot yang bisa login bersamaan. RB 450/850 umumnya di level 5; pastikan angkanya sesuai jumlah pengguna Anda.
- Sisakan ruang untuk tumbuh. Pilih perangkat sedikit di atas kebutuhan hari ini. Lebih murah membeli satu tingkat lebih tinggi sekarang daripada mengganti seluruh perangkat enam bulan lagi karena kapasitas mentok.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa saja jenis-jenis Mikrotik? Beberapa jenis populer adalah Cloud Core Router (CCR) untuk jaringan besar, RB 900 Series untuk daya pancar wireless besar, dan RB 450/850 untuk jaringan kecil atau SOHO.
Apa itu RouterBoard Mikrotik? RouterBoard adalah perangkat keras buatan MikroTik yang sudah terpasang RouterOS, sehingga bisa langsung dipakai sebagai router tanpa instalasi tambahan.
Mikrotik mana yang cocok untuk jaringan kecil atau SOHO? RB 450 atau RB 850 paling cocok untuk SOHO karena sudah dilengkapi 5 port ethernet dan fitur switch dengan harga yang terjangkau.
Apa jenis Mikrotik yang paling kuat? Seri Cloud Core Router (CCR) seperti CCR1072-1G-8S+ tergolong paling kuat, dengan banyak core prosesor dan throughput tinggi untuk jaringan skala besar.
Kesimpulan
Inti memilih Mikrotik bukan mencari yang termahal, melainkan yang paling pas dengan skala jaringan Anda. CCR untuk beban besar di data center dan ISP, RB 900 saat butuh memancarkan sinyal nirkabel, dan RB 450/850 untuk kantor kecil atau warnet yang ingin manajemen rapi tanpa biaya berlebih. Cocokkan jumlah perangkat, kebutuhan wireless, dan level lisensi sebelum memutuskan.
Sebelum membeli, pahami juga fungsi Mikrotik agar perangkat yang dipilih benar-benar menjawab kebutuhan. Setelah unit di tangan, lanjutkan ke instalasi Mikrotik dan cara setting Mikrotik dengan Winbox.
Bagikan artikel
Suka tulisan ini? Sebarkan ke yang lain.
Artikel Terkait

Router Mikrotik Rusak? Cara Atasi Error, Login & Upgrade
Router Mikrotik rusak? Jangan panik. Pelajari cara mengatasi Mikrotik error, tidak bisa login, dan gagal upgrade — dari reset, remote, hingga Netinstall.

Mikrotik Adalah? Pengertian, Fungsi & Kelebihannya (Lengkap)
Mikrotik adalah sistem operasi jaringan berbasis RouterOS. Pahami pengertian, sejarah, fungsi lengkap, kelebihan, serta beda RouterOS, RouterBoard & CHR.

Cara Setting Firewall Mikrotik (Filter Rules Dasar)
Cara setting firewall Mikrotik dari nol: konsep chain, connection state, action, dan filter rules dasar untuk mengamankan router. Plus contoh script.
