Lewati ke konten
AhmadWeb
MIKROTIK

Cara Setting Hotspot Mikrotik di Winbox untuk Pemula

Ahmad Saripudin8 menit baca
Cara Setting Hotspot Mikrotik di Winbox untuk Pemula
Daftar Isi

Cara setting hotspot Mikrotik adalah langkah wajib kalau Anda ingin membagi koneksi internet ke banyak pengguna lewat halaman login — persis seperti WiFi di kafe, kos, sekolah, warnet, atau jaringan RT/RW Net. Dengan fitur hotspot, setiap orang harus memasukkan username dan password (atau kode voucher) sebelum bisa terhubung, sehingga jaringan Anda lebih aman, tertib, dan mudah dipantau.

Kabar baiknya, Mikrotik sudah menyediakan wizard bernama Hotspot Setup yang membuat konfigurasi ini bisa selesai dalam hitungan menit, bahkan untuk pemula. Pada panduan ini Anda akan belajar cara setting hotspot Mikrotik di Winbox dari nol: mulai dari menjalankan wizard, membuat user, membuat voucher, membatasi bandwidth tiap pengguna, hingga mengganti tampilan halaman login. Ikuti urutannya pelan-pelan dan jaringan hotspot Anda akan langsung siap dipakai.

Diagram topologi jaringan hotspot Mikrotik: internet, router Mikrotik, hotspot WiFi, dan perangkat pengguna yang login
Diagram topologi jaringan hotspot Mikrotik: internet, router Mikrotik, hotspot WiFi, dan perangkat pengguna yang login

Alur jaringan hotspot Mikrotik: internet masuk ke Mikrotik, lalu dibagikan sebagai hotspot WiFi, dan setiap pengguna harus login sebelum bisa terhubung.

Persiapan Sebelum Setting Hotspot Mikrotik

Sebelum masuk ke konfigurasi hotspot, pastikan tiga hal berikut sudah beres supaya prosesnya lancar:

  1. Mikrotik sudah terhubung ke internet. Hotspot hanya membagikan koneksi yang sudah ada. Jika Mikrotik Anda belum online, selesaikan dulu konfigurasi dasarnya lewat panduan cara setting Mikrotik dengan Winbox sampai bisa ping ke 8.8.8.8.
  2. Anda sudah bisa masuk ke RouterOS. Jika belum paham caranya, baca cara login Mikrotik. Untuk perangkat bekas yang lupa passwordnya, lakukan reset Mikrotik terlebih dahulu.
  3. Tentukan interface untuk hotspot. Pisahkan antara interface ke ISP (mis. ether1) dan interface yang akan menjadi jaringan hotspot (mis. ether2, atau wlan1 bila memakai WiFi). Jangan pasang hotspot di interface yang mengarah ke ISP.

Setelah ketiganya siap, buka Winbox dan login ke Mikrotik Anda.

Cara Setting Hotspot Mikrotik di Winbox Langkah demi Langkah

Inti dari cara setting hotspot Mikrotik ada pada wizard Hotspot Setup. Wizard ini otomatis membuatkan DHCP server, IP address, NAT, dan halaman login sekaligus, jadi Anda tidak perlu mengatur semuanya satu per satu.

1. Buka Menu Hotspot Setup

Pada Winbox, klik menu IP → Hotspot. Setelah jendela Hotspot terbuka, masuk ke tab Servers lalu klik tombol Hotspot Setup. Sebuah wizard akan muncul dan memandu Anda langkah demi langkah.

Menu Hotspot di Winbox dengan tombol Hotspot Setup di panel Actions
Menu Hotspot di Winbox dengan tombol Hotspot Setup di panel Actions

Buka IP → Hotspot → tab Servers, lalu klik tombol Hotspot Setup di panel Actions.

2. Pilih Hotspot Interface

Pada kolom HotSpot Interface, pilih interface yang akan dijadikan jaringan hotspot, misalnya ether2 atau wlan1. Inilah port atau WiFi tempat para pengguna nanti terhubung. Klik Next.

Memilih HotSpot Interface pada wizard Hotspot Setup Mikrotik
Memilih HotSpot Interface pada wizard Hotspot Setup Mikrotik

Pilih interface untuk hotspot, misalnya ether2 atau wlan1.

3. Tentukan IP Address Hotspot

Mikrotik akan mengisi Local Address of Network secara otomatis, umumnya 10.5.50.1/24. Anda boleh membiarkannya atau menggantinya dengan IP lain sesuai selera. Pastikan opsi Masquerade Network tetap tercentang agar pengguna hotspot bisa keluar ke internet. Klik Next.

Pengaturan Local Address of Network 10.5.50.1/24 dan Masquerade Network di Hotspot Setup
Pengaturan Local Address of Network 10.5.50.1/24 dan Masquerade Network di Hotspot Setup

IP hotspot terisi otomatis 10.5.50.1/24; pastikan Masquerade Network tetap tercentang.

4. Atur Address Pool (Rentang IP Pengguna)

Bagian Address Pool of Network adalah rentang IP yang akan dibagikan otomatis ke perangkat pengguna, misalnya 10.5.50.2 – 10.5.50.254. Semakin lebar rentangnya, semakin banyak perangkat yang bisa terhubung sekaligus. Klik Next.

Address Pool hotspot Mikrotik 10.5.50.2 sampai 10.5.50.254
Address Pool hotspot Mikrotik 10.5.50.2 sampai 10.5.50.254

Rentang IP yang dibagikan otomatis ke perangkat pengguna hotspot.

5. Lewati Sertifikat SSL

Pada Select Certificate, pilih none jika Anda belum memakai sertifikat HTTPS untuk halaman login. Untuk kebutuhan dasar, opsi ini sudah cukup. Klik Next.

Memilih Select Certificate none pada Hotspot Setup Mikrotik
Memilih Select Certificate none pada Hotspot Setup Mikrotik

Pilih none jika belum memakai sertifikat HTTPS untuk halaman login.

6. Isi SMTP dan DNS Server

Biarkan IP Address of SMTP Server pada 0.0.0.0. Lalu pada DNS Servers, isi 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 (DNS Google) agar pengguna bisa membuka situs dengan lancar. Klik Next.

Pengaturan IP Address of SMTP Server 0.0.0.0 pada Hotspot Setup Mikrotik
Pengaturan IP Address of SMTP Server 0.0.0.0 pada Hotspot Setup Mikrotik

Biarkan IP Address of SMTP Server pada 0.0.0.0.

Pengaturan DNS Servers 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 pada hotspot Mikrotik
Pengaturan DNS Servers 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 pada hotspot Mikrotik

Isi DNS Servers dengan 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 (DNS Google).

7. Tentukan DNS Name Halaman Login

DNS Name adalah alamat yang muncul di browser saat halaman login terbuka, misalnya login.hotspot.net atau wifi.lokal. Kolom ini boleh dikosongkan, tetapi mengisinya membuat tampilan lebih rapi dan profesional. Klik Next.

Mengisi DNS Name login.hotspot.net untuk halaman login hotspot Mikrotik
Mengisi DNS Name login.hotspot.net untuk halaman login hotspot Mikrotik

DNS Name menjadi alamat halaman login yang muncul di browser pengguna.

8. Buat User Admin Pertama

Langkah terakhir wizard, isi Name of Local HotSpot User dan Password untuk akun pertama (mis. admin). Akun ini bisa Anda pakai untuk menguji apakah hotspot sudah berfungsi. Klik Next, dan jika muncul pesan "Setup has completed successfully", berarti hotspot Anda sudah aktif.

Membuat user admin pertama pada wizard Hotspot Setup Mikrotik
Membuat user admin pertama pada wizard Hotspot Setup Mikrotik

Buat akun admin pertama untuk menguji apakah hotspot sudah berfungsi.

9. Uji Coba Login Hotspot

Hubungkan ponsel atau laptop ke jaringan hotspot tadi (lewat kabel ether2 atau WiFi wlan1). Buka browser, lalu Anda akan otomatis dialihkan ke halaman login. Masukkan username dan password yang barusan dibuat. Bila berhasil masuk dan bisa berselancar, artinya cara setting hotspot Mikrotik Anda sudah sukses.

Cara Membuat User Hotspot Mikrotik

Setelah hotspot aktif, Anda tentu ingin menambah banyak pengguna. Untuk membuat user hotspot Mikrotik satu per satu:

  1. Buka IP → Hotspot, lalu pindah ke tab Users.
  2. Klik tombol + (Add).
  3. Isi kolom Name (username) dan Password.
  4. Pada kolom Profile, pilih profil yang sesuai (lihat bagian berikutnya untuk membatasi bandwidth).
  5. Klik OK untuk menyimpan.

Ulangi langkah ini untuk setiap pengguna baru. Cara ini cocok untuk jumlah user yang sedikit, misalnya penghuni kos atau anggota keluarga.

Membuat user hotspot Mikrotik baru di tab Users
Membuat user hotspot Mikrotik baru di tab Users

Tambah user baru: isi Name, Password, lalu pilih Profile.

Cara Membuat Voucher Hotspot Mikrotik

Untuk warnet atau RT/RW Net yang menjual akses internet, membuat voucher hotspot Mikrotik satu per satu jelas merepotkan. Ada dua pendekatan:

  • Cara cepat (manual batch): buat beberapa user di tab Users dengan pola nama dan password yang mudah dibagikan, lalu cetak sebagai voucher. Cocok untuk skala kecil.
  • Cara profesional (User Manager): Mikrotik punya paket tambahan bernama User Manager (userman) yang bisa men-generate ratusan voucher sekaligus, lengkap dengan masa aktif dan kuota. Caranya: unduh paket user-manager sesuai versi RouterOS dari situs resmi MikroTik, unggah ke Mikrotik lewat menu Files, lalu reboot. Setelah aktif, kelola voucher dari menu Userman.

Untuk pemula, mulailah dengan cara manual dulu agar paham konsepnya, baru naik ke User Manager saat kebutuhan voucher sudah banyak.

Cara Limit Bandwidth Hotspot Mikrotik (User Profile)

Agar satu pengguna tidak menghabiskan seluruh bandwidth, batasi kecepatan lewat User Profiles:

  1. Buka IP → Hotspot, lalu masuk ke tab User Profiles.
  2. Klik + (Add) dan beri Name, misalnya paket-1mbps.
  3. Isi kolom Rate Limit (rx/tx) dengan format 1M/1M (artinya download dan upload dibatasi 1 Mbps).
  4. Atur Shared Users untuk menentukan berapa perangkat yang boleh memakai satu akun secara bersamaan.
  5. Klik OK.

Setelah profil dibuat, tinggal terapkan profil tersebut ke user di tab Users. Dengan begitu setiap paket bisa punya kecepatan berbeda — misalnya paket murah 1 Mbps dan paket premium 5 Mbps.

Membuat User Profile hotspot Mikrotik dengan Rate Limit untuk membatasi bandwidth
Membuat User Profile hotspot Mikrotik dengan Rate Limit untuk membatasi bandwidth

Buat User Profile lalu isi Rate Limit (rx/tx) untuk membatasi kecepatan tiap pengguna.

Cara Mengganti Tampilan Halaman Login Hotspot Mikrotik

Halaman login bawaan Mikrotik memang sederhana. Anda bisa mengubahnya agar tampil logo dan nama usaha sendiri:

  1. Buka menu Files pada Winbox.
  2. Masuk ke folder hotspot, lalu temukan file login.html.
  3. Unduh file tersebut, edit dengan editor teks (mis. VS Code atau Notepad++), ubah teks, warna, atau tambahkan logo.
  4. Unggah kembali file yang sudah diedit ke folder hotspot untuk menggantikan yang lama.

Simpan dahulu cadangan file asli sebelum mengedit, supaya bisa dikembalikan jika terjadi kesalahan.

Cara Bypass Perangkat Tertentu dari Hotspot

Kadang ada perangkat yang tidak ingin dipaksa login, misalnya printer, CCTV, atau laptop admin. Anda bisa membebaskannya lewat IP Bindings:

  1. Buka IP → Hotspot, masuk ke tab IP Bindings.
  2. Klik +, isi MAC Address perangkat, lalu set Type menjadi bypassed.
  3. Klik OK.
Pengaturan IP Binding hotspot Mikrotik dengan Type bypassed
Pengaturan IP Binding hotspot Mikrotik dengan Type bypassed

Tambahkan MAC Address perangkat lalu set Type menjadi bypassed agar tidak perlu login.

Pembahasan lebih lengkap soal melewati halaman login bisa Anda baca pada artikel login hotspot Mikrotik tanpa autentikasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara setting hotspot Mikrotik di Winbox? Buka menu IP → Hotspot, masuk ke tab Servers, lalu klik Hotspot Setup. Ikuti wizard-nya: pilih interface hotspot, atur IP dan address pool, isi DNS 8.8.8.8, tentukan DNS name, dan buat user admin. Setelah muncul pesan setup selesai, hotspot langsung aktif.

Berapa default IP hotspot Mikrotik? Secara bawaan, wizard Hotspot Setup mengisi Local Address of Network dengan 10.5.50.1/24, dan membagikan IP ke pengguna dari rentang 10.5.50.2 hingga 10.5.50.254. Nilai ini bisa Anda ubah sesuai kebutuhan jaringan.

Kenapa hotspot Mikrotik tidak bisa login? Penyebab paling umum adalah Mikrotik belum benar-benar terhubung ke internet, DNS belum diisi, user atau password salah, atau perangkat tidak mendapat IP dari address pool. Periksa kembali koneksi internet Mikrotik, pastikan DNS terisi, dan cek apakah user sudah dibuat di tab Users.

Apakah hotspot Mikrotik bisa tanpa Winbox? Bisa. Selain Winbox, Anda dapat mengaksesnya lewat WebFig (browser) atau terminal SSH/Telnet. Namun Winbox tetap paling nyaman untuk pemula karena tampilannya berbasis grafis dan menu Hotspot Setup mudah ditemukan.

Bagaimana cara membatasi kecepatan internet per pengguna hotspot? Gunakan fitur User Profiles di menu IP → Hotspot. Buat profil baru, isi kolom Rate Limit (rx/tx) misalnya 1M/1M, lalu terapkan profil itu ke user yang diinginkan. Dengan cara ini setiap pengguna mendapat batas kecepatan sesuai paketnya.

Kesimpulan

Itulah cara setting hotspot Mikrotik di Winbox secara lengkap — dari menjalankan wizard Hotspot Setup, membuat user dan voucher, membatasi bandwidth lewat User Profiles, sampai mengganti tampilan halaman login. Dengan hotspot, jaringan internet Anda jadi lebih tertib dan siap dimonetisasi untuk warnet maupun RT/RW Net.

Setelah hotspot berjalan, lanjutkan memperkuat jaringan Anda dengan mengamankan router lewat panduan router Mikrotik tidak aman, atau membatasi akses pengguna dengan memblokir situs di Mikrotik. Selamat mencoba, semoga hotspot Anda langsung lancar dipakai!

Bagikan artikel

Suka tulisan ini? Sebarkan ke yang lain.

Artikel Terkait