Cara Menghitung Upah Lembur per Jam, Hari Libur & Contoh

Daftar Isi
Cara menghitung upah lembur ada tiga langkah: bagi upah sebulan dengan 173 untuk mendapat upah per jam, kalikan dengan pengali sesuai jenis hari, lalu jumlahkan semua jam lemburnya. Pada hari kerja biasa, jam lembur pertama dibayar 1,5 kali upah sejam dan jam berikutnya 2 kali upah sejam.
Contohnya, karyawan bergaji Rp5.190.000 punya upah sejam Rp5.190.000 ÷ 173 = Rp30.000. Kalau ia lembur 2 jam pada hari Selasa, upah lemburnya (1,5 + 2) × Rp30.000 = Rp105.000.
Rumus lembur ini berasal dari Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 dan berlaku untuk perhitungan lembur karyawan swasta di seluruh Indonesia. Cara hitung lembur karyawan yang dipakai bagian HRD, baik untuk karyawan tetap, kontrak, maupun harian, semuanya berangkat dari rumus yang sama.
Poin Penting
- Upah per jam = 1/173 × upah sebulan. Angka 173 berasal dari 40 jam × 52 minggu ÷ 12 bulan.
- Hari kerja: jam pertama 1,5×, jam kedua dan seterusnya 2×. Lembur di hari kerja maksimal 4 jam sehari dan 18 jam seminggu.
- Hari libur atau istirahat mingguan: mulai dari 2× sejak jam pertama, naik menjadi 3× dan 4× pada jam-jam terakhir.
- Dasar upah = gaji pokok + tunjangan tetap. Kalau keduanya kurang dari 75% total upah, dasarnya 75% total upah.
- Lembur sah hanya bila ada perintah pengusaha dan persetujuan pekerja secara tertulis atau digital.
Apa Itu Lembur dan Kapan Jam Kerja Dihitung Lembur?
Apa itu lembur kerja, dan lembur artinya apa? Lembur atau kerja lembur adalah waktu kerja yang melewati jam kerja normal, atau pekerjaan yang dilakukan pada hari istirahat mingguan dan hari libur resmi. Singkatnya, lembur berarti bekerja di luar jadwal kerja yang sudah disepakati, atas perintah perusahaan.
Dalam bahasa sehari-hari lembur juga disebut overtime, sehingga overtime kerja dan lembur kerja adalah hal yang sama, begitu pula cara menghitung overtime dan upah lembur. Upah lembur adalah bayaran tambahan untuk jam-jam tersebut. Di pabrik dan gudang, uangnya sering disebut lemburan, jadi cara menghitung lemburan sama persis dengan cara menghitung upah lembur di artikel ini.
Arti lembur menurut Pasal 1 PP 35/2021 bergantung pada sistem kerja perusahaan Anda:
- Sistem 5 hari kerja: 8 jam sehari, 40 jam seminggu. Jam ke-9 di hari kerja sudah dihitung lembur.
- Sistem 6 hari kerja: 7 jam sehari, 40 jam seminggu. Biasanya Senin–Jumat 7 jam dan Sabtu 5 jam. Jam ke-8 pada Senin–Jumat, atau jam ke-6 pada Sabtu, sudah dihitung lembur.
- Hari istirahat mingguan dan hari libur resmi: setiap jam kerja di hari itu adalah lembur, sejak jam pertama.
Jam istirahat tidak termasuk jam kerja. Karyawan yang masuk pukul 08.00, istirahat 1 jam, lalu pulang pukul 17.00 baru bekerja 8 jam. Lemburnya dimulai pukul 17.00, bukan pukul 16.00.
Cara menghitung jam lembur karena itu sederhana: hitung dari jam pulang normal sampai jam selesai lembur, lalu kurangi istirahat di tengahnya. Hasil perhitungan jam lembur inilah yang nanti dikalikan pengali di langkah 4.
Hitungan Lembur Depnaker, Disnaker, dan Pemerintah
Anda mungkin menemukan istilah perhitungan lembur Depnaker, aturan lembur Disnaker, atau hitungan lembur pemerintah. Ketiganya merujuk ke aturan yang sama. Depnaker adalah nama lama Kementerian Ketenagakerjaan (Departemen Tenaga Kerja), sedangkan Disnaker adalah dinas tenaga kerja di kabupaten/kota.
Dinas tenaga kerja tidak membuat rumus lembur sendiri. Perhitungan lembur menurut undang-undang yang berlaku sekarang adalah PP 35/2021, jadi rumus perhitungan lembur Depnaker terbaru sama dengan rumus di artikel ini.
Lembur Normatif dan Lembur dengan Sebutan Lain
Lembur normatif adalah istilah bagian HR untuk lembur yang dibayar sesuai norma aturan pemerintah, yaitu rumus 1/173 dan pengali di artikel ini. Upah lembur termasuk hak normatif pekerja, jadi bukan bonus yang boleh diberikan atau tidak sesuai selera perusahaan.
Sebagian perusahaan memakai sebutan lain, misalnya "uang lembur flat" Rp50.000 per kedatangan atau "insentif jam tambahan". Pasal 34 PP 35/2021 membolehkan cara ini hanya jika nilainya sama atau lebih besar daripada hasil rumus resmi. Kalau hasil flat lebih kecil, selisihnya tetap menjadi hak pekerja.
1. Pastikan Lembur Anda Sah dan Berhak Dibayar
Sebelum menghitung, cek dulu apakah jam tambahan Anda memang tergolong lembur menurut aturan. Pulang terlambat karena keinginan sendiri tanpa perintah tidak otomatis menjadi lembur.
Aturan lembur karyawan yang pertama menyangkut sah atau tidaknya lembur. Syarat lembur yang sah menurut Pasal 28 PP 35/2021:
- Ada perintah dari pengusaha atau atasan yang diberi wewenang.
- Ada persetujuan dari pekerja yang bersangkutan.
- Perintah dan persetujuan itu dibuat secara tertulis dan/atau melalui media digital, misalnya formulir lembur, aplikasi HR, atau surat elektronik.
- Perusahaan membuat daftar pelaksanaan lembur yang memuat nama pekerja dan lamanya waktu lembur.
Karena perlu persetujuan, pekerja pada dasarnya boleh menolak perintah lembur. Penolakan sebaiknya disampaikan sopan dan tertulis, apalagi kalau perjanjian kerja Anda mengatur kesediaan lembur untuk keadaan tertentu.
Selama lembur, perusahaan juga wajib memberi kesempatan istirahat secukupnya. Untuk lembur 4 jam atau lebih, perusahaan wajib memberi makanan dan minuman paling sedikit 1.400 kilokalori (Pasal 29). Kewajiban makan ini tidak boleh diganti dengan uang.
Contoh Form Lembur dan Surat Perintah Lembur
Bentuk perintah lembur tidak diatur baku. Yang penting isinya cukup untuk membuktikan siapa yang lembur, kapan, berapa lama, untuk pekerjaan apa, dan bahwa pekerja setuju. Form lembur yang lazim memuat:
- nama, jabatan, dan nomor induk karyawan;
- tanggal lembur serta jam mulai dan jam selesai;
- uraian pekerjaan yang dikerjakan;
- jenis hari (hari kerja, istirahat mingguan, atau libur resmi);
- tanda tangan atasan yang memerintah dan tanda tangan pekerja sebagai persetujuan.
Kalau perusahaan Anda memakai surat resmi, susunannya sama dengan surat resmi pada umumnya: kop, nomor surat, isi perintah, lalu tanda tangan. Persetujuan pekerja bisa dibuat terpisah seperti surat pernyataan bersedia lembur, atau cukup kolom tanda tangan di form yang sama.
Siapa yang Tidak Berhak Upah Lembur?
Menurut Pasal 27, kewajiban membayar upah lembur dikecualikan bagi pekerja dalam golongan jabatan tertentu. Mereka adalah pekerja yang bertanggung jawab sebagai pemikir, perencana, pelaksana, atau pengendali jalannya perusahaan, waktu kerjanya tidak dapat dibatasi, dan menerima upah lebih tinggi. Contoh di lapangan: manajer, kepala divisi, atau direktur.
Golongan ini wajib disebut dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama. Kalau tidak diatur di salah satu dokumen itu, pengusaha tetap wajib membayar upah lembur kepada siapa pun yang bekerja lembur.
Status kontrak (PKWT), tetap (PKWTT), harian, atau masa percobaan tidak menghapus hak lembur. Karyawan kontrak yang lembur dihitung dengan rumus yang sama.
Batas Jam Lembur Maksimal per Hari dan per Minggu
Lembur maksimal berapa jam? Ketentuan lembur di Pasal 26 PP 35/2021 dan Pasal 78 UU Ketenagakerjaan yang diubah UU Cipta Kerja membatasi waktu kerja lembur:
- paling lama 4 jam dalam 1 hari, dan
- paling lama 18 jam dalam 1 minggu, yaitu batas maksimal lembur dalam 1 minggu.
Batas ini berlaku untuk lembur di hari kerja. Lembur pada hari istirahat mingguan atau hari libur resmi tidak masuk hitungan batas 4 jam dan 18 jam tersebut, sehingga lembur di hari libur bisa sampai 11 atau 12 jam seperti pada tabel pengali di langkah 4.
Bagaimana dengan maksimal lembur dalam 1 bulan? PP 35/2021 tidak menetapkan batas bulanan tersendiri. Karena sebulan berisi 4 sampai 4,4 minggu, batas 18 jam seminggu berarti lembur di hari kerja paling banyak sekitar 72–79 jam sebulan, belum termasuk lembur di hari libur.
2. Tentukan Upah Sebulan sebagai Dasar Hitungan Lembur
Perhitungan upah lembur didasarkan pada upah bulanan, bukan upah harian atau take home pay (Pasal 32). Kesalahan paling sering terjadi di sini: ada yang memakai take home pay, ada yang hanya memakai gaji pokok. Keduanya keliru.
Aturannya bergantung pada komponen gaji di slip Anda:
| Komponen upah di slip gaji | Dasar hitungan lembur |
|---|---|
| Gaji pokok saja | 100% gaji pokok |
| Gaji pokok + tunjangan tetap | 100% dari jumlah keduanya |
| Gaji pokok + tunjangan tetap + tunjangan tidak tetap, dan (pokok + tetap) ≥ 75% total | 100% gaji pokok + tunjangan tetap |
| Gaji pokok + tunjangan tetap + tunjangan tidak tetap, dan (pokok + tetap) < 75% total | 75% dari total upah |
Tunjangan tetap dibayar dalam jumlah yang sama setiap bulan tanpa melihat kehadiran, misalnya tunjangan jabatan atau tunjangan keluarga. Tunjangan tidak tetap bergantung pada kehadiran atau kinerja, misalnya uang makan per hari masuk dan uang transport harian. Uang lembur bulan lalu tidak pernah ikut menjadi dasar.
Contoh Dasar Lembur dengan Aturan 75%
Rina menerima gaji pokok Rp4.000.000, tunjangan jabatan Rp500.000, serta uang makan dan transport harian rata-rata Rp2.420.000. Total upahnya Rp6.920.000.
Gaji pokok ditambah tunjangan tetap = Rp4.500.000, atau 65% dari total. Karena kurang dari 75%, dasar hitungan lembur Rina adalah 75% × Rp6.920.000 = Rp5.190.000. Upah sejamnya Rp5.190.000 ÷ 173 = Rp30.000.
Upah Sebulan untuk Karyawan Harian dan Borongan
Pekerja yang dibayar harian atau per hasil kerja tetap berhak lembur. Upah sebulannya dihitung dulu dengan ketentuan Pasal 33:
- Upah harian, 6 hari kerja seminggu: upah sehari × 25.
- Upah harian, 5 hari kerja seminggu: upah sehari × 21.
- Upah satuan hasil atau borongan: rata-rata penghasilan 12 bulan terakhir. Kalau hasilnya lebih rendah dari upah minimum, yang dipakai adalah upah minimum kabupaten/kota tempat Anda bekerja.
Contoh: pekerja harian 6 hari kerja dengan upah Rp207.600 sehari punya upah sebulan Rp207.600 × 25 = Rp5.190.000. Upah sejamnya juga Rp30.000. Pekerja harian 5 hari kerja dengan upah Rp250.000 sehari punya upah sebulan Rp5.250.000 dan upah sejam sekitar Rp30.347.
3. Hitung Upah Lembur per Jam dengan Rumus 1/173
Berapa upah lembur per jam? Langkah ini menjawabnya, karena perhitungan lembur per jam selalu dimulai dari upah sejam. Kalkulator lembur online pun memakai cara hitung lembur per jam yang sama. Cara menghitung lembur per jam dari gaji pokok dan tunjangan tetap memakai satu rumus, sama untuk sistem 5 hari kerja maupun 6 hari kerja:
Upah sejam = 1/173 × gaji
= gaji ÷ 173
Di kalkulator HP, cara menghitung 1/173 paling mudah adalah langsung membagi: ketik gaji sebulan, tekan ÷, ketik 173, lalu =. Hasilnya sama dengan mengalikan 0,00578.
Apa Itu Angka 173 dalam Perhitungan Lembur?
Angka 173 dalam perhitungan lembur adalah rata-rata jam kerja dalam sebulan. Batas jam kerja normal 40 jam seminggu, setahun ada 52 minggu, dan setahun dibagi 12 bulan:
40 jam × 52 minggu = 2.080 jam
2.080 jam ÷ 12 bulan = 173,33
Hasil 173,33 jam itu dibulatkan pemerintah menjadi 173.
Lalu 173 jam berapa hari? 173 jam setara dengan sekitar 21,6 hari kerja 8 jam, atau sekitar 7,2 hari bila dihitung 24 jam penuh. Karena jumlah jam per minggu sama-sama 40, pembaginya tetap 173 walaupun perusahaan Anda memakai 6 hari kerja.
Tabel berikut sekaligus menunjukkan uang lembur per jam, atau gaji lembur per jam, untuk beberapa besaran gaji, dibulatkan ke rupiah terdekat:
| Upah sebulan | Upah per jam (÷ 173) | Lembur jam ke-1 (1,5×) | Jam berikutnya (2×) |
|---|---|---|---|
| Rp3.000.000 | Rp17.341 | Rp26.012 | Rp34.682 |
| Rp4.000.000 | Rp23.121 | Rp34.682 | Rp46.243 |
| Rp5.000.000 | Rp28.902 | Rp43.353 | Rp57.803 |
| Rp5.190.000 | Rp30.000 | Rp45.000 | Rp60.000 |
| Rp6.000.000 | Rp34.682 | Rp52.023 | Rp69.364 |
| Rp8.000.000 | Rp46.243 | Rp69.364 | Rp92.486 |
| Rp10.000.000 | Rp57.803 | Rp86.705 | Rp115.607 |
4. Kalikan dengan Pengali Lembur Sesuai Jenis Harinya
Upah sejam belum menjadi upah lembur. Setiap jam lembur dikalikan dengan angka pengali yang besarnya bergantung pada jenis hari dan jam ke berapa. Semua angka di bawah ini dikutip dari Pasal 31 PP 35/2021.
Rumus upah lembur lengkapnya, yang juga disebut rumus hitung lembur atau rumus overtime:
Upah sejam = gaji ÷ 173
Jam hidup = jam × pengali
Upah lembur = jam hidup
× upah sejam
Rumus Perhitungan Lembur di Hari Kerja Biasa
Perhitungan lembur hari biasa, yaitu lembur pada hari kerja untuk sistem 5 hari maupun 6 hari kerja:
- Jam lembur pertama: 1,5 × upah sejam.
- Jam lembur kedua dan seterusnya: 2 × upah sejam.
Dengan batas 4 jam sehari, lembur hari kerja paling banyak bernilai 1,5 + 2 + 2 + 2 = 7,5 kali upah sejam.
Perhitungan Lembur di Hari Libur untuk 5 Hari Kerja
Perhitungan lembur 5 hari kerja di akhir pekan berbeda dengan hari biasa. Bagi karyawan yang bekerja Senin–Jumat, hari Sabtu dan Minggu adalah hari istirahat mingguan. Lembur di hari itu, juga di tanggal merah, dihitung:
- Jam ke-1 sampai ke-8: 2 × upah sejam.
- Jam ke-9: 3 × upah sejam.
- Jam ke-10, ke-11, dan ke-12: 4 × upah sejam.
Perhitungan Lembur di Hari Libur untuk 6 Hari Kerja
Bagi karyawan yang bekerja Senin–Sabtu, hari istirahat mingguannya biasanya Minggu. Lembur di hari Minggu atau hari libur nasional dihitung:
- Jam ke-1 sampai ke-7: 2 × upah sejam.
- Jam ke-8: 3 × upah sejam.
- Jam ke-9, ke-10, dan ke-11: 4 × upah sejam.
Ada satu pengecualian. Jika hari libur resmi jatuh pada hari kerja terpendek, misalnya tanggal merah jatuh di hari Sabtu yang normalnya hanya 5 jam:
- Jam ke-1 sampai ke-5: 2 × upah sejam.
- Jam ke-6: 3 × upah sejam.
- Jam ke-7, ke-8, dan ke-9: 4 × upah sejam.
Banyak Tabel Lembur di Internet Keliru
Cukup banyak tabel yang menulis pengali 4 kali hanya sampai jam ke-8 untuk hari kerja terpendek. Teks resmi Pasal 31 ayat (2) huruf b menyebut jam ketujuh, kedelapan, dan kesembilan.
Lembur Karyawan Shift
Karyawan shift memakai rumus yang sama. Yang berbeda hanya patokan "jam normal" dan "hari libur"-nya:
- Jam normal adalah jadwal shift Anda, misalnya shift malam 23.00–07.00 dengan istirahat 1 jam = 7 jam kerja. Jam di luar jadwal itu dihitung lembur hari kerja.
- Hari istirahat mingguan mengikuti roster, tidak harus hari Minggu. Kalau jadwal libur Anda Rabu lalu dipanggil masuk, pengalinya memakai tabel hari libur.
- Tanggal merah yang jatuh pada jadwal kerja Anda tetap termasuk hari libur resmi. Bekerja pada hari itu dihitung lembur sejak jam pertama.
Perusahaan di sektor tertentu, misalnya pertambangan atau minyak dan gas, boleh memakai waktu kerja khusus yang ditetapkan Menteri Ketenagakerjaan (Pasal 23 ayat 3 dan Pasal 30 PP 35/2021). Kalau Anda bekerja dengan pola seperti 14 hari kerja dan 7 hari libur, cek perjanjian kerja atau peraturan perusahaan untuk cara hitung lemburnya.
Jam Hidup dan Jam Mati dalam Hitungan Lembur
Di banyak pabrik dan gudang, bagian HR memakai dua istilah lapangan. Perbedaan lembur jam hidup dan jam mati ada pada pengalinya.
Jam mati adalah jam lembur sebenarnya sesuai mesin absensi. Jam hidup adalah jam setelah dikalikan pengali, yaitu angka yang benar-benar dibayar.
Lembur 3 jam di hari kerja = 3 jam mati, tetapi 1,5 + 2 + 2 = 5,5 jam hidup. Hitungan lembur jam hidup cukup satu perkalian: jam hidup × upah sejam. Kedua istilah ini tidak ada di peraturan, tetapi memudahkan rekap bulanan.
Tabel perhitungan lembur berikut merangkum semua perkalian lembur dalam satu tempat. Kalikan angka di tabel dengan upah sejam Anda.
| Lama lembur | Hari kerja | Libur, 5 hari kerja | Libur, 6 hari kerja | Libur jatuh di hari kerja terpendek |
|---|---|---|---|---|
| 1 jam | 1,5 | 2 | 2 | 2 |
| 2 jam | 3,5 | 4 | 4 | 4 |
| 3 jam | 5,5 | 6 | 6 | 6 |
| 4 jam | 7,5 | 8 | 8 | 8 |
| 5 jam | – | 10 | 10 | 10 |
| 6 jam | – | 12 | 12 | 13 |
| 7 jam | – | 14 | 14 | 17 |
| 8 jam | – | 16 | 17 | 21 |
| 9 jam | – | 19 | 21 | 25 |
| 10 jam | – | 23 | 25 | – |
| 11 jam | – | 27 | 29 | – |
| 12 jam | – | 31 | – | – |
5. Contoh Perhitungan Upah Lembur Karyawan
Contoh-contoh ini menunjukkan cara perhitungan lembur karyawan dari jam absensi sampai rupiah. Semua contoh di bawah memakai upah sebulan Rp5.190.000 sehingga upah sejamnya Rp30.000. Ganti angka itu dengan upah sejam Anda sendiri.
Lembur 1 Jam, 2 Jam, dan 4 Jam di Hari Kerja Dikali Berapa?
Ini pertanyaan paling sering soal hitungan lembur per jam, termasuk cara menghitung lembur 4 jam:
| Lembur di hari kerja | Dikali berapa | Upah lembur |
|---|---|---|
| 1 jam | 1,5 | Rp45.000 |
| 2 jam | 1,5 + 2 = 3,5 | Rp105.000 |
| 3 jam | 1,5 + 2 + 2 = 5,5 | Rp165.000 |
| 4 jam | 1,5 + 2 + 2 + 2 = 7,5 | Rp225.000 |
Jadi 1 jam lembur dibayar 1,5 kali upah sejam, lembur 2 jam dikali 3,5, dan lembur 4 jam dikali 7,5. Perhatikan bahwa lembur 2 jam bukan 2 × 1,5, karena hanya jam pertama yang memakai pengali 1,5.
Contoh Lembur Hari Minggu dan Tanggal Merah
Cara menghitung lembur di hari libur sama dengan hitungan lembur tanggal merah: pengali 2 berlaku sejak jam pertama. Contoh perhitungan lembur hari Minggu berikut memakai sistem 5 hari kerja.
Andi bekerja 5 hari seminggu dan diminta masuk pada hari Minggu selama 10 jam di luar istirahat:
Jam 1–8 : 8 × 2 = 16
Jam 9 : 1 × 3 = 3
Jam 10 : 1 × 4 = 4
Jam hidup = 23
23 × Rp30.000 = Rp690.000
Budi bekerja 6 hari seminggu dan masuk 10 jam pada tanggal merah yang jatuh hari Rabu. Pengalinya mengikuti tabel 6 hari kerja: 7 × 2 + 1 × 3 + 2 × 4 = 25 jam hidup, sehingga upah lemburnya 25 × Rp30.000 = Rp750.000. Untuk lama kerja yang sama, Budi mendapat lebih banyak karena pengali 3 dan 4 pada sistem 6 hari kerja datang lebih awal.
Perhitungan lembur hari raya, misalnya karyawan toko yang masuk saat Lebaran, memakai tabel yang sama karena hari raya termasuk hari libur resmi.
Contoh Lembur Hari Sabtu
Perhitungan lembur hari Sabtu berbeda tergantung sistem kerja Anda:
- 5 hari kerja: Sabtu adalah hari istirahat mingguan. Lembur 5 jam di hari Sabtu = 5 × 2 = 10 jam hidup = Rp300.000.
- 6 hari kerja: Sabtu adalah hari kerja terpendek, normalnya 5 jam. Jam ke-6 dan seterusnya dihitung lembur hari kerja. Kalau Anda bekerja sampai 7 jam, lemburnya 2 jam = 3,5 jam hidup = Rp105.000.
Contoh Rekap Lembur Sebulan
Cara menghitung uang lembur dalam sebulan cukup menjumlahkan upah tiap kejadian lembur. Berikut perhitungan uang lembur Rina selama Oktober. Rina bekerja 5 hari seminggu dan lembur:
| Tanggal | Jenis hari | Lama | Jam hidup | Upah lembur |
|---|---|---|---|---|
| 6 Okt | Hari kerja | 2 jam | 3,5 | Rp105.000 |
| 8 Okt | Hari kerja | 3 jam | 5,5 | Rp165.000 |
| 14 Okt | Hari kerja | 1 jam | 1,5 | Rp45.000 |
| 17 Okt | Sabtu (istirahat mingguan) | 5 jam | 10 | Rp300.000 |
| 22 Okt | Hari kerja | 4 jam | 7,5 | Rp225.000 |
| Total | 15 jam | 28 | Rp840.000 |
Lima belas jam lembur menghasilkan 28 jam hidup. Rasio sekitar 1,9 kali ini wajar untuk campuran lembur hari kerja dan akhir pekan.
6. Cek Potongan Pajak Uang Lembur (PPh 21)
Uang lembur termasuk penghasilan yang dipotong PPh Pasal 21. Lembur tidak punya tarif pajak sendiri: ia digabung dengan gaji di bulan dibayar, lalu totalnya dikenai tarif efektif rata-rata (TER) sesuai PMK 168 Tahun 2023.
Contoh untuk Rina yang berstatus TK/0 (kategori TER A), tanpa memperhitungkan iuran BPJS:
Bulan biasa : Rp5.190.000
TER A 0% : Rp0
Gaji+lembur : Rp6.030.000
TER A 0,75% : Rp45.225
Bruto Rp6.030.000 berada di lapisan Rp5.950.001–Rp6.300.000 dengan tarif 0,75%. Jadi di bulan Rina banyak lembur, slip gajinya tiba-tiba menunjukkan potongan pajak padahal di bulan biasa nol.
Potongan bulanan ini bukan pajak final. Di masa pajak Desember, pemberi kerja menghitung ulang PPh 21 setahun dengan tarif Pasal 17.
Kalau penghasilan setahun Rina tetap di bawah penghasilan tidak kena pajak, potongan yang terlanjur diambil dikembalikan. Pola yang sama terjadi pada pajak THR, dan contoh lengkapnya ada di panduan cara menghitung THR.
Cara Menghitung Lembur di Excel
Bagi admin HR atau pemilik usaha dengan banyak karyawan, menghitung jam hidup satu per satu rawan salah. Perhitungan lembur Excel bisa dibuat otomatis dengan fungsi MIN dan MAX.
Buat tabel di Excel dengan kolom: A = nama, B = jenis hari (K untuk hari kerja, L5 untuk libur 5 hari kerja, L6 untuk libur 6 hari kerja), C = jam lembur, D = upah sebulan, E = jam hidup, F = upah lembur.
| Kolom E untuk | Rumus |
|---|---|
| Hari kerja | =2*C2-0,5*MIN(C2;1) |
| Libur (5 hari) | =2*C2+MAX(C2-8;0)+MAX(C2-9;0) |
| Libur (6 hari) | =2*C2+MAX(C2-7;0)+MAX(C2-8;0) |
| Kolom F | =ROUND(E2*D2/173;0) |
Rumus ini sengaja dibuat pendek. Semua jam dihitung 2 kali dulu, lalu jam pertama di hari kerja dikurangi 0,5 sehingga menjadi 1,5. Di hari libur, jam sesudah batas jam normal mendapat tambahan 1 (menjadi 3), dan jam-jam berikutnya tambahan 2 (menjadi 4). Hasilnya sama persis dengan tabel jam hidup di langkah 4.
Untuk satu rumus yang otomatis memilih jenis hari, salin rumus berikut ke sel E2. Rumus ini satu baris, jadi aman ditempel ke Excel walaupun tampil terlipat di layar HP:
=IF(B2="K";2*C2-0,5*MIN(C2;1);IF(B2="L5";2*C2+MAX(C2-8;0)+MAX(C2-9;0);2*C2+MAX(C2-7;0)+MAX(C2-8;0)))
Jam lembur boleh pecahan, misalnya 1,5 untuk satu setengah jam. Total sebulan bisa dihitung dengan SUM, seperti di panduan cara menjumlahkan di Excel.
Excel berbahasa Indonesia memakai koma sebagai tanda desimal dan titik koma sebagai pemisah argumen. Pada Excel berformat Amerika, ganti 0,5 menjadi 0.5 dan titik koma menjadi koma.
Aturan Lembur Lama dan Terbaru: Apa yang Berubah?
Aturan perhitungan lembur sebenarnya jarang berubah. Namun banyak artikel lama, contoh soal, dan file peraturan lembur Depnaker masih mengutip Kepmenakertrans Nomor KEP.102/MEN/VI/2004. Pengali dan rumus 1/173 tidak berubah, tetapi batas jamnya sudah naik sejak UU Cipta Kerja.
| Ketentuan | Aturan lama (UU 13/2003 & Kepmen 102/2004) | Aturan sekarang (UU 6/2023 & PP 35/2021) |
|---|---|---|
| Batas lembur hari kerja | 3 jam sehari, 14 jam seminggu | 4 jam sehari, 18 jam seminggu |
| Rumus upah sejam | 1/173 × upah sebulan | sama |
| Pengali hari kerja | 1,5 lalu 2 | sama |
| Jam terakhir pengali 4 (libur, 6 hari kerja) | jam ke-9 dan ke-10 | jam ke-9 sampai ke-11 |
| Bentuk perintah lembur | tertulis | tertulis dan/atau media digital |
Jadi kalau Anda menemukan tabel peraturan lembur dengan batas "3 jam sehari", itu tabel versi lama. Perhitungan lembur UU Cipta Kerja hanya mengubah batas jam, bukan rumusnya. Peraturan lembur kerja terbaru yang berlaku adalah PP Nomor 35 Tahun 2021 sebagai aturan turunan UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.
Kalau Upah Lembur Tidak Dibayar: Sanksi dan Langkah yang Bisa Diambil
Tidak membayar upah lembur termasuk tindak pidana. Pasal 187 UU Ketenagakerjaan, sebagaimana diubah UU 6/2023, mengancam pelanggaran Pasal 78 ayat (2) dengan pidana kurungan 1–12 bulan dan/atau denda Rp10.000.000–Rp100.000.000.
Langkah yang bisa ditempuh pekerja:
- Kumpulkan bukti. Form atau pesan perintah lembur, rekap absensi, dan slip gaji yang tidak mencantumkan lembur.
- Ajukan secara tertulis ke HR atau atasan dengan hitungan Anda. Ini sekaligus menjadi perundingan bipartit.
- Laporkan ke dinas ketenagakerjaan kabupaten/kota bila tidak ada penyelesaian dalam 30 hari kerja. Dinas akan menawarkan mediasi.
- Pengawas ketenagakerjaan di tingkat provinsi dapat memeriksa perusahaan dan memerintahkan pembayaran kekurangan upah lembur lewat nota pemeriksaan.
Simpan bukti lembur Anda sendiri, misalnya foto form yang sudah ditandatangani. Bukti ini juga berguna saat Anda mengundurkan diri, karena lembur yang belum dibayar tetap harus diselesaikan bersama hak lain yang dibahas di panduan surat pengunduran diri.
Lembur PNS dan ASN Memakai Aturan Lain
Rumus 1/173 dan pengali di artikel ini berlaku untuk pekerja swasta, BUMN, dan pekerja lain yang tunduk pada UU Ketenagakerjaan. Uang lembur PNS dan ASN dibayar dengan tarif per jam yang tetap sesuai golongan, ditambah uang makan lembur, berdasarkan Standar Biaya Masukan yang ditetapkan Menteri Keuangan setiap tahun anggaran.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menghitung Lembur
Selisih hitungan lembur antara pekerja dan HR biasanya berasal dari kesalahan berikut:
- Semua jam dikali 1,5. Hanya jam pertama di hari kerja yang 1,5. Lembur 3 jam dengan cara ini menghasilkan 4,5 jam hidup, padahal seharusnya 5,5.
- Dasar upah memakai take home pay. Lembur bulan lalu dan uang makan harian ikut terhitung, hasilnya terlalu besar.
- Dasar upah hanya gaji pokok padahal ada tunjangan tetap. Hasilnya terlalu kecil.
- Lembur Sabtu karyawan 5 hari kerja dihitung seperti hari kerja. Sabtu bagi mereka adalah hari istirahat mingguan, pengalinya 2 sejak jam pertama.
- Jam istirahat ikut dihitung. Istirahat makan di tengah lembur panjang tidak termasuk jam lembur.
- Membagi dengan jumlah hari kerja bulan itu. Pembagi lembur selalu 173, tidak berubah walau bulan itu punya 20 atau 23 hari kerja.
Kalau angka Anda masih berbeda dengan slip gaji, cocokkan dulu jenis hari dan dasar upahnya, karena dua hal itu yang paling sering berbeda. Bagi pemilik usaha, total upah lembur juga perlu masuk biaya tenaga kerja ketika menghitung harga pokok produksi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1 jam lembur dibayar berapa?
Satu jam lembur di hari kerja dibayar 1,5 × upah sejam, dengan upah sejam = upah sebulan ÷ 173. Untuk gaji Rp5.190.000, upah lembur 1 jam adalah 1,5 × Rp30.000 = Rp45.000. Di hari libur, satu jam lembur dibayar 2 × upah sejam atau Rp60.000.
Apa itu 1/173 dalam perhitungan lembur?
1/173 adalah rumus untuk mengubah upah bulanan menjadi upah per jam, sesuai Pasal 32 PP 35/2021. Angka 173 berasal dari 40 jam kerja seminggu × 52 minggu ÷ 12 bulan, yaitu 173,33 jam kerja rata-rata dalam sebulan.
Lembur 4 jam dikali berapa?
Lembur 4 jam di hari kerja dikali 7,5, yaitu 1,5 untuk jam pertama ditambah 2 + 2 + 2 untuk tiga jam berikutnya. Di hari libur, lembur 4 jam dikali 8 karena keempat jamnya memakai pengali 2.
Lembur 2 jam dikali berapa?
Lembur 2 jam di hari kerja dikali 3,5, yaitu 1,5 untuk jam pertama dan 2 untuk jam kedua. Dengan upah sejam Rp30.000, hasilnya Rp105.000. Di hari libur, lembur 2 jam dikali 4.
Apakah karyawan boleh menolak lembur?
Boleh. Pasal 28 PP 35/2021 mensyaratkan persetujuan pekerja untuk setiap lembur, sehingga lembur tanpa persetujuan tidak sah. Sampaikan penolakan secara sopan dan tertulis, dan periksa apakah perjanjian kerja Anda mengatur kesediaan lembur.
Apakah karyawan kontrak dan pekerja harian berhak upah lembur?
Berhak. Status PKWT, harian, maupun borongan tidak menghapus hak lembur. Pekerja harian menghitung upah sebulannya dengan upah sehari × 25 untuk 6 hari kerja atau × 21 untuk 5 hari kerja, lalu dibagi 173.
Benarkah karyawan yang berhak mendapatkan upah lembur adalah karyawan dengan grade 1–4?
Tidak ada aturan pemerintah yang memakai istilah grade. Pengecualian hanya berlaku bagi golongan jabatan tertentu yang tugasnya memimpin atau mengendalikan perusahaan, berupah lebih tinggi, dan tercantum dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama. Batas grade biasanya adalah cara perusahaan menuliskan golongan itu.
Bagaimana menghitung lembur yang kurang dari 1 jam?
PP 35/2021 tidak mengatur lembur dalam satuan menit. Banyak perusahaan menghitung pecahan secara proporsional, misalnya 30 menit = 0,5 jam, sementara sebagian lain membulatkan per setengah jam. Ketentuannya biasanya ada di peraturan perusahaan, jadi tanyakan ke HR.
Apakah lembur malam dibayar lebih mahal?
Tidak ada pengali khusus untuk malam hari, jadi lembur pukul 22.00 dihitung sama dengan lembur pukul 18.00. Untuk pekerja perempuan antara pukul 23.00–07.00, Pasal 76 UU Ketenagakerjaan mewajibkan makanan dan minuman bergizi, dan antar-jemput bila berangkat atau pulang antara pukul 23.00–05.00.
Apakah uang lembur ikut dihitung dalam THR?
Tidak. THR dihitung dari gaji pokok ditambah tunjangan tetap, sedangkan uang lembur bergantung pada jam kerja tambahan setiap bulan sehingga tidak termasuk dasar THR.
Kapan upah lembur dibayarkan?
PP 35/2021 tidak menetapkan tanggal khusus. Umumnya upah lembur dibayar bersama gaji bulan berikutnya setelah rekap absensi ditutup, sesuai jadwal di peraturan perusahaan. Yang penting, lembur tercatat di slip gaji sebagai komponen tersendiri.
Penutup
Rumus lembur pada dasarnya hanya tiga angka: upah sebulan, pembagi 173, dan pengali sesuai jenis hari. Bagian yang paling sering membuat hasil meleset justru dasar upah dan jenis harinya, terutama hari Sabtu dan tanggal merah.
Simpan tabel jam hidup di atas, isi rekap lembur setiap minggu, dan cocokkan dengan slip gaji saat gajian. Kalau ada selisih, Anda sudah punya angka dan dasar pasal untuk menanyakannya ke HR.
Bagikan artikel
Suka tulisan ini? Sebarkan ke yang lain.
Artikel Terkait

Cara Menghitung Zakat Mal: Nisab, Rumus 2,5% & Contohnya
Cara menghitung zakat mal: syarat nisab dan haul, zakat mal berapa persen, nisab 2026 dalam rupiah, dan contoh hitungan tabungan, emas, gaji, serta usaha.

Cara Menghitung THR Karyawan: Rumus Prorata, Pajak & Contoh
Cara menghitung THR karyawan tetap, kontrak, harian lepas, dan yang belum 1 tahun: rumus prorata, komponen upah, potongan pajak PPh 21, dan contohnya.

Cara Menghitung IPK dan IP Semester: Rumus + Contoh
Cara menghitung IPK dan IP semester: rumus SKS × bobot nilai, contoh KHS, mata kuliah mengulang, rumus Excel, target IPK, dan predikat cumlaude terbaru.
