Kata Pengantar: 14 Contoh, Struktur, dan Cara Membuat

Daftar Isi
Kata pengantar adalah halaman ucapan yang ditulis penyusun di bagian depan sebuah karya tulis. Isinya empat hal: rasa syukur, gambaran singkat berkas yang diserahkan, ucapan terima kasih kepada pihak yang membantu, dan permintaan masukan. Panjangnya cukup satu halaman dan dikerjakan paling akhir.
Yang membuat halaman ini merepotkan justru bukan isinya. Dua hal lain yang lebih sering menghentikan orang: urutannya — kata pengantar dulu atau daftar isi — dan nomor halamannya harus romawi apa. Keduanya dijawab tuntas di bagian ketiga artikel ini, lengkap dengan 14 contoh yang tinggal disesuaikan.
Poin Penting
- Kata pengantar berisi ucapan, bukan ringkasan isi. Ringkasan isi ada di abstrak, uraian masalah ada di pendahuluan.
- Letaknya sebelum daftar isi — logikanya sederhana: daftar isi memuat halaman kata pengantar, bukan sebaliknya.
- Bagian awal bernomor romawi kecil (i, ii, iii); angka 1 baru dimulai di BAB I.
- Ejaan yang paling sering salah justru ada di kalimat pertama: yang benar ke hadirat (terpisah) dan Allah Swt.
- Kata pengantar ditulis setelah naskah selesai, karena baru saat itu Anda tahu isi berkas yang sedang diantar.
Kata Pengantar Adalah Halaman Ucapan, Bukan Ringkasan Isi
Pertanyaan apa itu kata pengantar paling mudah dijawab lewat fungsinya: halaman ini menyerahkan berkas. Bayangkan Anda meletakkan makalah di meja dosen sambil mengatakan sesuatu — kalimat yang Anda ucapkan saat itulah yang dituliskan menjadi kata pengantar. Karena itu nadanya personal dan memakai sudut pandang penulis, berbeda dari bab isi yang harus netral.
Ada tiga hal yang dikerjakan halaman ini sekaligus. Pertama, memberi tahu pembaca berkas apa yang sedang ia pegang dan untuk keperluan apa dibuat. Kedua, mengakui bantuan orang lain — dosen pembimbing, pembimbing lapangan, narasumber, keluarga. Ketiga, membuka ruang koreksi dengan menyatakan bahwa naskah ini belum sempurna.
Yang bukan tugasnya: menjelaskan latar belakang masalah, menyajikan data, atau merangkum kesimpulan. Kesalahan paling umum di kalangan mahasiswa baru adalah menulis pendahuluan mini di halaman ini, lalu mengulang isinya persis di BAB I.

Bedanya dengan Prakata, Pendahuluan, Abstrak, dan Kata Sambutan
Lima halaman ini sama-sama berada di depan dan sering tertukar. Pembedanya dua: siapa yang menulis dan apa yang disampaikan. Kata sambutan, misalnya, justru ditulis pihak lain — kepala sekolah, pejabat, atau tokoh yang diminta memberi dukungan.
| Halaman | Penulis | Isinya | Letak |
|---|---|---|---|
| Kata pengantar | Penyusun | Syukur, gambaran berkas, terima kasih, saran | Sebelum daftar isi |
| Prakata | Penulis | Sama, istilah lazim di buku | Bagian awal buku |
| Kata sambutan | Pihak lain | Dukungan atas karya yang terbit | Sebelum kata pengantar |
| Abstrak | Penyusun | Ringkasan masalah, metode, hasil, kata kunci | Setelah lembar pengesahan |
| Pendahuluan | Penyusun | Latar belakang, rumusan masalah, tujuan | BAB I, sudah masuk isi |
Prakata adalah istilah lain untuk halaman yang sama, dan keduanya memang bermakna sangat dekat serta sering dipertukarkan. Kebiasaan penerbitan membedakannya seperti ini: prakata ditulis oleh penulis bukunya sendiri, sedangkan kata pengantar kadang ditulis pihak lain yang dianggap punya otoritas di bidang itu. Di lingkungan kampus dan sekolah perbedaan tersebut nyaris tidak berlaku — pedoman hampir selalu meminta judul "KATA PENGANTAR", dan yang menulis tetap penyusunnya. Karena itu contoh prakata dan contoh kata pengantar bisa saling dipakai; sebagian kampus bahkan menerima judul prakata skripsi selama isinya sama.
Abstrak paling mudah dibedakan. Kalau sebuah halaman memuat kata kunci dan angka hasil penelitian, itu abstrak. Kalau memuat nama orang yang diucapkan terima kasih, itu kata pengantar.
Letak Kata Pengantar dan Urutan Halaman Awal
Pertanyaannya datang dari dua arah — kata pengantar dulu atau daftar isi, dan sebaliknya daftar isi dulu atau kata pengantar — tetapi jawabannya satu: kata pengantar lebih dulu, daftar isi sesudahnya. Alasannya bisa diuji sendiri — daftar isi mencantumkan "KATA PENGANTAR ... i" di baris pertamanya. Sebuah halaman tidak mungkin mendaftar sesuatu yang belum ada di belakangnya.
Urutan lengkapnya berbeda-beda menurut jenis dokumen, tetapi posisi relatifnya tetap.
| Dokumen | Urutan bagian awal |
|---|---|
| Makalah | Sampul → Kata pengantar → Daftar isi → BAB I |
| Proposal formal | Sampul → Lembar pengesahan → Kata pengantar → Daftar isi → BAB I |
| Laporan PKL | Sampul → Lembar pengesahan → Kata pengantar → Daftar isi → Daftar tabel/gambar → BAB I |
| Skripsi | Sampul → Lembar pengesahan → Pernyataan keaslian → Abstrak → Kata pengantar → Daftar isi → BAB I |
| Buku | Sampul → Kata sambutan → Prakata → Daftar isi → Bab 1 |
Yang berbeda antarpedoman kampus umumnya hanya satu titik: sebagian menaruh abstrak sebelum kata pengantar, sebagian sesudahnya. Kalau program studi Anda punya buku pedoman, ikuti buku itu — urutan bagian awal termasuk hal yang paling sering dikoreksi saat pemeriksaan berkas.

Nomor Halamannya i, ii, atau iii?
Aturannya bukan angka tetap, melainkan hitungan. Seluruh bagian awal memakai angka romawi kecil, dan sampul selalu dihitung sebagai halaman i meskipun nomornya tidak dicetak. Tinggal hitung mundur dari sana:
- Makalah tanpa lembar pengesahan: sampul (i, tidak dicetak) → kata pengantar ii → daftar isi iii.
- Laporan atau proposal dengan lembar pengesahan: sampul (i) → pengesahan ii → kata pengantar iii.
- Skripsi dengan pernyataan keaslian dan abstrak: nomornya bisa jatuh di iv atau v.
Angka arab 1 baru dimulai di halaman pertama BAB I. Karena satu dokumen memakai dua format sekaligus, Word menuntut satu langkah tambahan yang sering dilewati: memasang Section Break dan mematikan Link to Previous. Langkah lengkapnya ada di panduan cara membuat halaman di Word.
Dan ya, kata pengantar masuk ke daftar isi, ditulis di baris paling atas dengan nomor romawinya. Kalau Anda memakai daftar isi otomatis, beri judul halaman itu gaya Heading 1 supaya ikut terbaca saat daftar isi dibuat.
Struktur Kata Pengantar: Tiga Bagian dan Isinya
Sepanjang apa pun, isinya selalu bisa dipetakan ke tiga bagian. Proporsi yang wajar untuk satu halaman: pembuka satu paragraf pendek, isi satu sampai dua paragraf, penutup satu paragraf.
| Bagian | Berisi | Contoh kalimat |
|---|---|---|
| Pembuka | Ucapan syukur | "Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa…" |
| Isi | Judul naskah, keperluan penulisannya, dan ucapan terima kasih | "Laporan ini disusun untuk memenuhi syarat kelulusan…" |
| Penutup | Pengakuan keterbatasan, permintaan kritik, harapan manfaat | "Penulis menerima kritik dan saran demi perbaikan…" |
| Identitas | Kota, tanggal, dan sebutan penyusun di pojok kanan bawah | "Semarang, 22 Agustus 2026 — Penulis" |

Urutan Ucapan Terima Kasih
Nama yang disebut tidak boleh acak. Urutannya mengikuti kedekatan dengan naskah, dari yang paling berwenang ke yang paling personal. Untuk skripsi atau laporan PKL, urutan yang lazim diminta:
- Pimpinan institusi — rektor, dekan, atau kepala sekolah.
- Ketua program studi atau ketua jurusan.
- Dosen pembimbing, disebut lengkap dengan gelarnya.
- Pembimbing lapangan dan pihak tempat penelitian atau tempat PKL.
- Orang tua dan keluarga.
- Rekan seangkatan, biasanya disebut kolektif tanpa nama satu per satu.
Untuk makalah kuliah biasa, dua baris saja cukup: dosen pengampu dan rekan sekelompok. Menyebut sepuluh nama pada makalah lima halaman terbaca berlebihan.

Cara membuat kata pengantar berikut disusun dalam enam langkah, urut dari yang paling menentukan hasil akhirnya. Enam langkah yang sama berlaku untuk makalah, proposal, maupun laporan — yang berubah hanya nama pihak yang disebut.
1. Tulis Paling Akhir, Setelah Naskah Selesai
Kata pengantar berisi gambaran isi berkas. Selama isinya belum final, gambaran itu pasti meleset — dan inilah asal salah satu kesalahan paling sering ditemukan pemeriksa: kata pengantar menyebut "tiga bab pembahasan" padahal naskah akhirnya hanya dua.
Urutan kerja yang aman: selesaikan bab isi, susun daftar pustaka, baru tulis kata pengantar dan daftar isi berurutan. Keduanya sama-sama bergantung pada bentuk akhir naskah.
2. Buka dengan Ucapan Syukur yang Ejaannya Benar
Penulisan kata pengantar yang benar diuji paling awal justru di kalimat pertama — dan di sanalah salah ketik paling banyak terjadi, diwariskan turun-temurun lewat salin-tempel. Empat koreksi berikut mengacu pada Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan edisi V:
- "ke hadirat", bukan "kehadirat". Ke di sini kata depan, dan kata depan ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Yang ditulis serangkai hanya bentuk yang sudah dianggap satu kata seperti kepada dan daripada.
- "Allah Swt.", bukan "Allah SWT". EYD V menuliskan singkatan itu dengan satu huruf kapital di depan dan tanda titik di belakang.
- "rahmat-Nya", bukan "rahmatNya" atau "rahmat nya". Kata ganti Tuhan ditulis dengan tanda hubung dan huruf kapital.
- "Tuhan Yang Maha Esa" ditulis kapital seluruhnya pada tiap unsur.
Kalau naskah akan dibaca lintas keyakinan — misalnya laporan kegiatan sekolah negeri — pilih bentuk "Tuhan Yang Maha Esa". Bentuk ini netral dan tetap sopan.

3. Sebutkan Judul dan Keperluan Penulisannya
Satu kalimat, dua informasi: judul lengkap naskah dan alasan naskah itu ada. "Makalah berjudul Pengaruh Media Sosial terhadap Pola Belajar Siswa ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Pendidikan."
Judul ditulis persis seperti di sampul, termasuk huruf kapitalnya. Perbedaan judul antara sampul dan kata pengantar adalah tanda paling jelas bahwa sebuah berkas hasil menyalin milik orang lain, dan pemeriksa berpengalaman langsung menangkapnya.
4. Susun Ucapan Terima Kasih Berurutan
Ikuti urutan pada bagian sebelumnya, lalu periksa penulisan gelarnya. Aturannya: singkatan gelar diikuti tanda titik di setiap unsurnya — S.Pd., M.Si., S.Kom., Ph.D. Jadi "Dr. Rina Kusuma, M.Pd." benar, sedangkan "Dr Rina Kusuma, M.pd" salah dua kali.
Sebut peran orangnya, bukan hanya namanya: "selaku dosen pembimbing", "selaku pembimbing lapangan". Tanpa keterangan itu, daftar nama kehilangan maknanya bagi pembaca luar.

5. Akui Keterbatasan secara Spesifik
Kalimat "penulis menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna" muncul di hampir semua berkas dan sudah kehilangan bobotnya. Sebutkan keterbatasan yang benar-benar ada: jumlah responden yang sedikit, rentang waktu pengamatan yang pendek, atau rujukan yang terbatas pada sumber daring.
Cara ini mengubah kalimat basa-basi menjadi informasi. Pada laporan penelitian, keterbatasan yang diakui sendiri di depan juga mengurangi kemungkinan hal yang sama dipersoalkan penguji.
6. Tutup dengan Tempat, Tanggal, dan Sebutan Penyusun
Formatnya "Kota, tanggal bulan tahun" di sisi kanan bawah, lalu sebutan penyusun di bawahnya. Tanggal yang ditulis adalah tanggal naskah diselesaikan atau diserahkan, bukan tanggal kegiatan berlangsung. Laporan PKL bulan Januari yang baru dikumpulkan Maret memakai tanggal Maret.
Sebutannya menyesuaikan jumlah penyusun: "Penulis" untuk tugas perorangan, "Penyusun" atau "Penulis" untuk kelompok. Nama terang dan tanda tangan hanya dibutuhkan pada berkas resmi seperti skripsi, laporan PKL, dan proposal yang diajukan ke instansi. Makalah kuliah biasa cukup dengan sebutan "Penulis".
Panjang, Format, dan Aturan Teknis yang Sering Ditanya
Format kata pengantar nyaris seluruhnya mengikuti dokumen induk, sehingga yang dicari orang sebagai template kata pengantar sebenarnya hanya tiga aturan: panjang, penomoran, dan judul halaman.
| Elemen | Aturan umum | Catatan |
|---|---|---|
| Panjang | Satu halaman, sekitar 150–300 kata | Skripsi boleh dua halaman karena daftar nama lebih panjang |
| Jumlah paragraf | 3–5 paragraf | Kurang dari tiga biasanya ada bagian yang hilang |
| Judul halaman | "KATA PENGANTAR", kapital, rata tengah, tebal | Tanpa tanda titik di akhir |
| Font dan spasi | Sama dengan bab isi | Umumnya Times New Roman 12, spasi 1,5 |
| Nomor halaman | Romawi kecil, umumnya di tengah bawah | Berbeda format dengan bab isi |
| Tanda tangan | Hanya untuk berkas resmi | Makalah biasa cukup "Penulis" |
| Halaman terpisah | Selalu berdiri sendiri | Jangan disambung dengan daftar isi |
Cara Cepat Menjaganya Tetap Satu Halaman
Sebut rekan secara kolektif ("rekan-rekan kelas XI IPA 2"), bukan satu per satu. Daftar nama yang panjang adalah satu-satunya penyebab kata pengantar melebar ke halaman kedua.
Batas satu halaman bukan aturan formal, melainkan konvensi yang dijaga karena alasan praktis: pembaca datang untuk isi naskah. Yang membuat kata pengantar melebar sampai dua halaman hampir selalu daftar ucapan terima kasih yang menyebut terlalu banyak nama satu per satu.

Contoh Kata Pengantar Makalah: Individu, Kelompok, dan Singkat
Tiga bentuk yang paling sering dibutuhkan. Contoh kata pengantar makalah kelompok ada di nomor dua, dan bedanya dengan versi perorangan hanya pada kata ganti — bukan pada strukturnya. Untuk tugas yang ringkas, versi ketiga menunjukkan kata pengantar singkat yang tetap memuat keempat unsur wajib.
Contoh 1 — kata pengantar makalah individu (tugas kuliah)
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Swt. atas
limpahan rahmat-Nya sehingga makalah berjudul "[judul makalah]"
dapat diselesaikan sesuai tenggat. Makalah ini disusun untuk
memenuhi tugas mata kuliah [nama mata kuliah] pada Program Studi
[nama prodi].
Penulis mengucapkan terima kasih kepada [nama dosen, S.Pd.,
M.Pd.] selaku dosen pengampu atas arahan mengenai batasan
pembahasan, serta kepada rekan-rekan kelas [kelas] yang membantu
menelusuri rujukan.
Penulis menyadari pembahasan pada bagian [sebutkan bagian yang
paling terbatas] masih dangkal karena rujukan yang tersedia
terbatas. Kritik dan saran untuk perbaikan sangat penulis
harapkan.
[Kota], [tanggal]
Penulis
Contoh 2 — kata pengantar makalah kelompok
KATA PENGANTAR
Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, makalah
berjudul "[judul makalah]" akhirnya dapat kami selesaikan. Makalah ini merupakan tugas
kelompok mata pelajaran [nama mata pelajaran] di kelas [kelas].
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada [nama guru] selaku
guru pengampu, serta kepada seluruh anggota kelompok yang telah
membagi tugas penelusuran bahan, penyuntingan, dan penyusunan
naskah ini.
Kami menyadari makalah ini masih memiliki kekurangan, terutama
pada kedalaman analisis. Saran dari pembaca kami terima untuk
penyusunan tugas berikutnya.
[Kota], [tanggal]
Penyusun
Contoh 3 — kata pengantar makalah singkat untuk tugas sekolah
KATA PENGANTAR
Rasa syukur penulis sampaikan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas
selesainya makalah "[judul makalah]" yang disusun untuk memenuhi
tugas mata pelajaran [nama pelajaran].
Terima kasih penulis sampaikan kepada [nama guru] selaku guru
pengampu dan kepada orang tua yang telah mendukung penyusunan
tugas ini.
Penulis menerima kritik dan saran demi perbaikan tugas
berikutnya.
[Kota], [tanggal]
Penulis
Pencarian seperti kata pengantar makalah agama, makalah sejarah, atau makalah PKn sebenarnya menuju kerangka yang sama persis. Yang diganti hanya nama mata pelajaran dan judul naskahnya. Begitu pula soal jenjang: kata pengantar makalah SMA dan kata pengantar makalah mahasiswa berbeda pada sebutan pengampu (guru atau dosen) dan panjang paragraf, bukan pada strukturnya.
Satu hal lagi yang layak diperhatikan: kalimat syukurnya sengaja tidak seragam di seluruh contoh. Bentuk "Puji syukur penulis panjatkan…" memang paling lazim, tetapi ketika satu kelas mengumpulkan tugas dengan kalimat pertama yang identik, keseragaman itu terlihat jelas. Bentuk lain — "Dengan mengucap syukur kepada…", "Rasa syukur penulis sampaikan kepada…", "Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa…" — sama sopannya dan sama benarnya.
Perhatikan pergantian kata gantinya. Tugas perorangan konsisten memakai "penulis" dari awal sampai akhir; tugas kelompok memakai "kami" dan ditutup dengan "Penyusun". Mencampur keduanya dalam satu halaman — "puji syukur kami… penulis menyadari…" — adalah kesalahan khas berkas hasil menggabungkan dua contoh dari internet.

Contoh Kata Pengantar Proposal Kegiatan dan Proposal Usaha
Kata pengantar proposal punya satu perbedaan mendasar: naskahnya berbicara tentang rencana yang belum berjalan. Karena itu kalimatnya memakai bentuk akan, bukan telah. Penjelasan lengkap soal jenis dan strukturnya ada di artikel proposal adalah.
Contoh 4 — kata pengantar proposal kegiatan sekolah atau organisasi
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
rahmat-Nya sehingga proposal kegiatan [nama kegiatan] ini dapat
kami susun. Proposal ini kami ajukan sebagai permohonan izin dan
dukungan dana bagi kegiatan yang akan dilaksanakan pada [tanggal
pelaksanaan] di [tempat].
Kami mengucapkan terima kasih kepada [nama kepala sekolah atau
pembina] atas arahan dalam penyusunan rencana kegiatan ini,
serta kepada seluruh anggota kepanitiaan yang telah menyiapkan
rincian acara dan anggaran.
Kami menyadari rencana ini masih terbuka untuk penyesuaian,
terutama pada bagian anggaran. Masukan dari Bapak/Ibu sangat
kami harapkan sebelum kegiatan dijalankan.
[Kota], [tanggal]
Ketua Panitia
Contoh 5 — kata pengantar proposal usaha
KATA PENGANTAR
Penyusun bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesempatan
merampungkan proposal usaha [nama usaha] ini.
Proposal ini disusun untuk mengajukan [permodalan/kemitraan]
kepada [nama pihak yang dituju].
Terima kasih penyusun sampaikan kepada [nama pembimbing atau
mentor] yang telah memeriksa perhitungan modal dan proyeksi
penjualan, serta kepada [nama pihak] yang bersedia menjadi
narasumber mengenai kondisi pasar di [lokasi].
Angka pada proyeksi keuangan dalam proposal ini disusun
berdasarkan harga bahan per [bulan, tahun] dan dapat berubah
mengikuti pasar. Koreksi atas asumsi tersebut sangat penyusun
harapkan.
[Kota], [tanggal]
Penyusun
Contoh 6 — kata pengantar proposal penelitian dan proposal skripsi
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Swt. atas
rahmat-Nya sehingga proposal penelitian berjudul "[judul
penelitian]" ini dapat diselesaikan. Proposal ini diajukan
sebagai syarat mengikuti seminar proposal pada Program Studi
[nama prodi], [nama universitas].
Penulis mengucapkan terima kasih kepada [nama dosen, gelar]
selaku dosen pembimbing atas koreksi terhadap rumusan masalah
dan pemilihan metode, serta kepada [nama pihak] yang telah
memberikan data awal mengenai [sebutkan objek penelitian].
Rancangan penelitian ini masih dapat berubah mengikuti masukan
pada seminar, terutama pada bagian teknik pengambilan sampel.
Saran dari tim penguji sangat penulis harapkan.
[Kota], [tanggal]
Penulis
Perhatikan bedanya antara kata pengantar proposal skripsi di atas dan kata pengantar skripsi pada bagian berikutnya. Proposal menyebut penelitian yang akan dijalankan dan meminta persetujuan; skripsi melaporkan penelitian yang sudah selesai. Kalimat "telah dilaksanakan" di kata pengantar proposal adalah tanda naskah itu disalin dari laporan.
Contoh Kata Pengantar Laporan PKL, Magang, dan Praktikum
Kelompok laporan punya satu unsur yang tidak ada di makalah: pembimbing lapangan. Nama perusahaan atau instansi tempat praktik wajib disebut, dan biasanya disebut sebelum keluarga. Inilah yang membedakan kata pengantar PKL dari kata pengantar dalam makalah biasa — pembacanya bertambah satu, yaitu pihak industri.
Contoh 7 — kata pengantar laporan PKL SMK
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Swt. atas rahmat
dan karunia-Nya sehingga Laporan Praktik Kerja Lapangan di
[nama perusahaan] ini dapat diselesaikan. Laporan ini disusun
sebagai salah satu syarat menyelesaikan program keahlian [nama
jurusan] di SMK [nama sekolah].
Penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. [Nama kepala sekolah] selaku Kepala SMK [nama sekolah].
2. [Nama guru pembimbing] selaku pembimbing sekolah.
3. [Nama pembimbing industri] selaku pembimbing di [nama
perusahaan] yang telah mengajarkan [sebutkan pekerjaan yang
dipelajari].
4. Seluruh karyawan [nama bagian] atas kesediaannya menerima
penulis selama [jumlah] bulan.
5. Orang tua yang memberikan dukungan selama masa praktik.
Penulis menyadari laporan ini masih memiliki kekurangan dalam
penyajian data kegiatan harian. Kritik dan saran sangat penulis
harapkan.
[Kota], [tanggal]
Penulis
Contoh 8 — kata pengantar laporan magang mahasiswa
KATA PENGANTAR
Syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas
selesainya Laporan Magang di [nama instansi] yang dilaksanakan
pada [rentang tanggal]. Laporan ini disusun untuk
memenuhi mata kuliah Magang pada Program Studi [nama prodi],
[nama universitas].
Terima kasih penulis sampaikan kepada [nama dosen, gelar] selaku
dosen pembimbing magang, kepada [nama pembimbing lapangan]
selaku pembimbing di [nama divisi], serta kepada seluruh staf
yang telah menjelaskan alur kerja [sebutkan proses yang
dipelajari].
Uraian pada bab hasil masih terbatas pada pekerjaan yang penulis
tangani langsung. Penulis mengharapkan masukan untuk
penyempurnaan laporan ini.
[Kota], [tanggal]
Penulis
Contoh 9 — kata pengantar laporan praktikum
KATA PENGANTAR
Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Laporan Praktikum [nama
praktikum] dengan judul percobaan "[judul percobaan]" dapat
diselesaikan tepat waktu.
Laporan ini disusun untuk memenuhi tugas praktikum [nama mata
kuliah] pada [semester dan tahun akademik].
Penulis berterima kasih kepada [nama dosen pengampu] dan
[nama asisten praktikum] yang telah memandu jalannya percobaan
serta memeriksa data pengamatan.
Hasil percobaan pada laporan ini diperoleh dari [jumlah] kali
pengulangan, sehingga masih mungkin terdapat simpangan. Koreksi
atas analisis data sangat penulis harapkan.
[Kota], [tanggal]
Penulis
Contoh 10 — kata pengantar laporan kegiatan dan laporan study tour
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
terlaksananya [nama kegiatan] pada [tanggal] di [tempat],
sehingga laporan kegiatan ini dapat kami susun. Laporan ini
merupakan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan sekaligus
tugas mata pelajaran [nama pelajaran].
Terima kasih kami sampaikan kepada [nama kepala sekolah] atas
izin pelaksanaan kegiatan, kepada [nama guru pendamping] yang
mendampingi selama perjalanan, serta kepada [nama pihak yang
dikunjungi] yang telah menerima rombongan dan menjelaskan
[sebutkan hal yang dipelajari].
Dokumentasi pada laporan ini terbatas pada [sebutkan
keterbatasan, misalnya sesi yang diizinkan difoto]. Kami
mengharapkan masukan untuk penyusunan laporan berikutnya.
[Kota], [tanggal]
Penyusun
Kerangka yang sama dipakai untuk kata pengantar laporan tugas sekolah apa pun. Perbedaan utamanya dari laporan PKL ada pada pihak yang berterima kasih: rombongan, bukan perorangan. Karena itu kata gantinya "kami", dan tanggal yang ditulis di bawah tetap tanggal penyusunan laporan — bukan tanggal keberangkatan.


Contoh Kata Pengantar Skripsi dan Karya Tulis Ilmiah
Contoh kata pengantar karya ilmiah — skripsi, tesis, maupun kata pengantar KTI untuk lomba — memuat daftar ucapan terima kasih terpanjang, dan justru di sinilah aturan urutan paling ketat diperhatikan. Beberapa kampus melarang menyebut nama di luar lingkup akademik dan keluarga inti — periksa pedoman program studi Anda sebelum menulis.
Contoh 11 — kata pengantar skripsi
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Swt. atas rahmat
dan hidayah-Nya sehingga skripsi berjudul "[judul skripsi]"
dapat diselesaikan. Skripsi ini disusun sebagai salah satu
syarat memperoleh gelar [nama gelar] pada Program Studi [nama
prodi], Fakultas [nama fakultas], [nama universitas].
Penulis menyampaikan terima kasih kepada:
1. [Nama, gelar] selaku Dekan Fakultas [nama fakultas].
2. [Nama, gelar] selaku Ketua Program Studi [nama prodi].
3. [Nama, gelar] selaku dosen pembimbing yang telah mengoreksi
[sebutkan bagian, misalnya instrumen penelitian] hingga
layak digunakan.
4. [Nama instansi atau responden] yang telah mengizinkan
pengambilan data pada [rentang waktu].
5. Kedua orang tua penulis atas dukungan selama masa studi.
Penelitian ini terbatas pada [jumlah] responden di [lokasi],
sehingga simpulannya belum tentu berlaku pada populasi yang
lebih luas. Penulis mengharapkan penelitian lanjutan yang
memperluas cakupan tersebut.
[Kota], [tanggal]
Penulis
Menyebut Orang Tua, Pasangan, dan Diri Sendiri
Kata pengantar skripsi untuk orang tua, untuk pasangan, bahkan untuk diri sendiri adalah bagian yang paling sering ditanyakan sekaligus paling sering ragu ditulis. Tiga rambu yang berlaku umum:
- Orang tua hampir selalu boleh dan lazim disebut, umumnya di urutan terakhir setelah seluruh pihak akademik.
- Pasangan atau teman dekat sebaiknya disebut dengan nama dan peran yang wajar — "yang menemani proses pengambilan data" — bukan dengan kalimat yang lebih pantas ada di media sosial. Beberapa program studi memeriksa hal ini saat pengesahan.
- Ucapan terima kasih kepada diri sendiri belakangan sering muncul. Sah-sah saja bila ditulis satu kalimat wajar di akhir, tetapi kata pengantar tetap dokumen akademik; nada bercanda di halaman ini bisa diminta dihapus saat revisi.
Aturan pastinya ada di pedoman kampus masing-masing. Kalau ragu, lihat skripsi kakak tingkat di repositori kampus Anda — halaman kata pengantarnya ikut terunggah dan menjadi acuan yang paling akurat.
Contoh 12 — kata pengantar karya tulis ilmiah (KTI)
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa
atas selesainya karya tulis ilmiah berjudul "[judul karya]".
Karya ini disusun untuk diikutsertakan dalam [nama lomba atau
kegiatan] tingkat [tingkat] tahun [tahun].
Terima kasih penulis sampaikan kepada [nama guru pembina] yang
telah membimbing penyusunan kerangka dan metode penulisan, serta
kepada [nama pihak] yang bersedia menjadi narasumber.
Gagasan dalam karya tulis ini masih berupa usulan yang belum
diuji dalam skala besar. Kritik dan saran dari dewan juri serta
pembaca sangat penulis harapkan.
[Kota], [tanggal]
Penulis
Sumber rujukan yang Anda sebut di kata pengantar harus benar-benar muncul di daftar pustaka. Menyebut nama pakar yang karyanya tidak pernah dikutip adalah hal kecil yang membuat penguji bertanya.
Contoh Kata Pengantar Kliping, Buku, dan Portofolio
Tiga jenis berkas ini lebih longgar aturannya. Kliping bahkan sering hanya diminta dua paragraf.
Contoh 13 — kata pengantar kliping
KATA PENGANTAR
Syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas
selesainya kliping bertema "[tema kliping]" ini. Kliping
disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran [nama pelajaran]
kelas [kelas].
Seluruh gambar dan artikel dalam kliping ini dikumpulkan dari
[sebutkan sumber, misalnya surat kabar atau majalah] terbitan
[rentang waktu], dan sumbernya dicantumkan pada setiap halaman.
Terima kasih penulis sampaikan kepada [nama guru] atas
bimbingannya.
Penulis menerima saran demi perbaikan tugas berikutnya.
[Kota], [tanggal]
Penulis
Contoh 14 — kata pengantar buku dan portofolio
KATA PENGANTAR
Buku ini berangkat dari [sebutkan pengalaman atau kebutuhan yang
melatarbelakangi], sesuatu yang penulis temui berulang kali
selama [rentang waktu] menekuni [bidang].
Naskah ini ditujukan bagi [sebutkan pembaca sasaran], dan
disusun dalam [jumlah] bab yang dapat dibaca berurutan maupun
terpisah. Bagian [sebutkan bab] adalah bagian yang paling
penulis sarankan untuk dibaca lebih dahulu oleh pembaca pemula.
Terima kasih penulis sampaikan kepada [nama editor atau
pembaca awal] yang telah memberi masukan atas naskah awal, serta
kepada [nama pihak] atas izin penggunaan [dokumen atau foto].
Koreksi dari pembaca akan sangat membantu penyempurnaan cetakan
berikutnya.
[Kota], [tanggal]
Penulis
Kata pengantar buku memang boleh dibuka tanpa kalimat syukur. Yang tidak boleh dilewati justru dua hal lain: untuk siapa buku itu ditulis dan bagaimana sebaiknya dibaca. Aturan yang sama berlaku untuk kata pengantar novel dan antologi — bedanya, di buku fiksi halaman ini lebih sering diberi judul prakata dan ditulis dengan nada bercerita.
Kesalahan yang Membuat Kata Pengantar Terlihat Menyalin
Halaman ini pendek, tetapi bekas salin-tempelnya paling mudah terlihat. Enam hal berikut yang paling sering ditemukan:
- Nama dokumen tertinggal dari contoh aslinya. Berkasnya laporan PKL, kalimatnya masih menyebut "makalah ini". Kesalahan nomor satu, dan sekali terbaca merusak seluruh halaman.
- Ejaan warisan salin-tempel: "kehadirat", "Allah SWT", "rahmatNya". Ketiganya sudah dibahas di bagian kedua.
- Kata ganti tidak konsisten — membuka dengan "kami", menutup dengan "penulis".
- Tanggal tidak diperbarui. Tanggal masih memakai bulan revisi pertama padahal berkas dikumpulkan dua bulan kemudian.
- Gelar pembimbing salah ketik. "M.pd" atau "S.Pd" tanpa titik akhir. Untuk halaman yang isinya berterima kasih, salah menulis gelar orang yang dituju adalah ironi yang mahal.
- Menyalin utuh dari internet. Kata pengantar ikut terbaca aplikasi pemeriksa kemiripan yang dipakai kampus. Halaman yang seharusnya paling personal justru menyumbang persentase kemiripan.
Kata Pengantar Ikut Dipindai Pemeriksa Kemiripan
Banyak kampus menjalankan seluruh berkas — termasuk halaman pembuka — melalui aplikasi pemeriksa kemiripan. Kata pengantar yang disalin utuh dari internet menyumbang persentase kemiripan tanpa memberi nilai apa pun, padahal halaman ini justru yang paling mudah ditulis sendiri.
Cara memeriksanya cepat: baca ulang halaman itu dan tandai setiap kata benda — nama dokumen, nama mata kuliah, nama orang, nama tempat, tanggal. Kalau ada satu saja yang tidak sesuai dengan berkas Anda, halaman itu belum selesai.

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa isi kata pengantar?
Isi kata pengantar makalah, laporan, maupun proposal sama saja — empat unsur: ucapan syukur, gambaran singkat berkas beserta keperluan penulisannya, ucapan terima kasih kepada pihak yang membantu, dan permohonan kritik. Ditutup dengan kota, tanggal, dan sebutan penyusun di sisi kanan bawah.
Kata pengantar dulu atau daftar isi?
Kata pengantar lebih dulu, daftar isi sesudahnya. Daftar isi memuat baris "KATA PENGANTAR" beserta nomor halamannya, sehingga tidak mungkin ditempatkan di depannya.
Apakah kata pengantar masuk daftar isi?
Masuk, dan biasanya menjadi baris pertama dengan nomor halaman romawi kecil. Halaman sampul justru yang tidak dicantumkan.
Kata pengantar halaman i atau ii?
Bergantung jumlah halaman di depannya. Sampul dihitung sebagai i meski nomornya tidak dicetak, sehingga pada makalah sederhana kata pengantar jatuh di halaman ii. Bila ada lembar pengesahan, nomornya bergeser ke iii.
Apakah makalah harus ada kata pengantar?
Untuk makalah tugas sekolah dan kuliah, hampir selalu diminta dan menjadi bagian dari penilaian kelengkapan. Yang boleh menghilangkannya hanya makalah singkat dua sampai tiga halaman bila pengajarnya memang tidak memintanya.
Apakah proposal pakai kata pengantar?
Proposal formal memakainya. Proposal semiformal untuk kegiatan sekolah dan organisasi umumnya cukup dengan sampul dan lembar pengesahan, sedangkan proposal nonformal berbentuk surat tidak memerlukannya sama sekali.
Apa bedanya kata pengantar dan pendahuluan?
Kata pengantar berisi ucapan penyusun dan berada di bagian awal sebelum daftar isi. Pendahuluan adalah BAB I yang sudah masuk isi naskah dan memuat latar belakang, rumusan masalah, serta tujuan. Keduanya tidak boleh saling menyalin.
Apakah prakata sama dengan kata pengantar?
Maknanya sangat dekat dan di lingkungan akademik dipakai bergantian. Kebiasaan penerbitan buku membedakannya: prakata ditulis penulis bukunya sendiri, sedangkan kata pengantar kadang ditulis pihak lain. Untuk tugas sekolah dan kampus, pakai judul "KATA PENGANTAR".
Apakah kata pengantar boleh 2 halaman?
Boleh untuk skripsi, tesis, dan laporan PKL yang daftar ucapan terima kasihnya panjang. Untuk makalah, dua halaman sudah terlalu panjang — pertimbangkan menyebut rekan secara kolektif alih-alih satu per satu.
Tanggal di kata pengantar itu tanggal apa?
Tanggal naskah selesai disusun atau tanggal berkas diserahkan, bukan tanggal kegiatan berlangsung. Bila berkas direvisi lalu dikumpulkan ulang, perbarui tanggalnya.
Apakah kata pengantar perlu tanda tangan?
Hanya pada berkas resmi seperti skripsi, laporan PKL, dan proposal yang diajukan ke instansi — biasanya berupa nama terang dengan tanda tangan di atasnya. Makalah kuliah cukup dengan sebutan "Penulis" tanpa tanda tangan.
Bagaimana kata pengantar makalah yang baik dan benar?
Kata pengantar yang baik dan benar tidak diukur dari kalimatnya yang indah, melainkan empat hal yang mudah diperiksa: strukturnya lengkap tiga bagian, judul naskahnya sama persis dengan sampul, nama dan gelar yang disebut ditulis tepat, dan panjangnya tidak melewati satu halaman. Kata pengantar yang memenuhi keempatnya sudah lolos, sepolos apa pun bahasanya.
Apa arti kata pengantar?
Secara harfiah, kata yang mengantar — teks pembuka yang mengantarkan pembaca kepada naskah di belakangnya. Padanan bakunya prakata, dan dalam pemakaian sehari-hari keduanya berarti sama.
Kata pengantar dalam bahasa Inggris disebut apa?
Ada dua istilah dan maknanya berbeda. Preface ditulis oleh penulis naskah itu sendiri, sedangkan foreword ditulis pihak lain. Bagian ucapan terima kasihnya sering dipisah menjadi acknowledgements.
Bolehkah memakai kata pengantar buatan AI?
Perintah seperti "buatkan kata pengantar makalah" memang menghasilkan teks rapi, dan hasilnya boleh dijadikan kerangka — tetapi jangan diserahkan mentah. Teks buatan mesin cenderung generik dan tidak memuat nama, tanggal, maupun keterbatasan yang benar-benar ada pada berkas Anda — dan justru bagian spesifik itulah yang dinilai. Isi ulang setiap detailnya sendiri.
Penutup
Kata pengantar dikerjakan paling akhir, tetapi dibaca paling awal. Kesan pertama pemeriksa terbentuk di sini, sebelum ia sampai ke bab yang Anda kerjakan berminggu-minggu.
Modal untuk menulisnya hanya tiga: struktur tiga bagian, urutan halaman yang benar, dan ejaan kalimat pertama yang tidak diwariskan dari salinan orang lain. Ambil salah satu dari 14 contoh di atas sebagai kerangka, lalu ganti setiap tanda kurung siku dengan data berkas Anda sendiri — termasuk keterbatasannya, karena bagian itu yang tidak bisa disalin dari mana pun.
Bagikan artikel
Suka tulisan ini? Sebarkan ke yang lain.
Artikel Terkait

Cara Membuat Proposal: 7 Langkah, Format, dan Contoh
Cara membuat proposal kegiatan, usaha, dan penelitian: 7 langkah, struktur baku, ukuran margin dan kertas, rincian RAB, plus kerangka siap salin.

Cara Membuat Makalah yang Benar: Struktur & Format Lengkap
Cara membuat makalah yang baik dan benar: urutan struktur dari cover sampai daftar pustaka, format margin dan font standar, serta 6 langkah menulisnya di Word.

Proposal Adalah: Pengertian, 4 Jenis, dan Strukturnya
Proposal adalah rencana kerja tertulis yang diajukan untuk meminta keputusan. Pahami pengertian, 4 jenis, bentuk, struktur, dan kaidah kebahasaannya.
