Lewati ke konten
AhmadWeb
KOMPUTER

Kabel UTP: Fungsi, Jenis, dan Kategori Cat5e–Cat8

Ahmad Saripudin30 menit baca
Gulungan kabel jaringan biru dengan ujung terkupas memperlihatkan empat pasang kawat tembaga terpilin berwarna
Daftar Isi

Dua kotak kabel berdiri berdampingan di rak toko. Keduanya bertuliskan Cat6, sama-sama 305 meter, dan selisih harganya hampir dua kali lipat. Yang murah biasanya laku duluan.

Enam bulan kemudian kamera pengawas di ujung jalur mulai mati sendiri tiap sore, dan tak seorang pun mencurigai kabelnya. Kabel UTP memang terlihat seperti komponen paling sepele di sebuah jaringan — sebatas benda memanjang yang menyambungkan dua ujung. Padahal ia satu-satunya bagian yang tertanam permanen di dinding dan plafon, dan satu-satunya yang paling merepotkan untuk diganti.

Poin Penting

  • UTP dibaca unshielded twisted pair: delapan kawat tembaga terpilin berpasangan, tanpa lapisan pelindung logam.
  • "Jenis kabel UTP" yang benar dibedakan dari pelindung (U/UTP, F/UTP, S/FTP), bukan dari susunan warnanya.
  • Kategori menentukan lebar pita: Cat5e 100 MHz, Cat6 250 MHz, Cat6A 500 MHz, Cat8 2.000 MHz.
  • Cat6 sanggup 10 Gbps, tetapi hanya sampai 55 meter — bukan 100 meter.
  • Kabel CCA (tembaga lapis aluminium) melanggar standar TIA-568 dan berbahaya untuk PoE.

1. Kabel UTP Adalah Apa? Kepanjangan dan Arti Sebenarnya

Kabel UTP adalah kabel jaringan yang isinya delapan kawat tembaga, dipilin menjadi empat pasang, tanpa lapisan logam pelindung di dalamnya. Huruf UTP sendiri dibaca unshielded twisted pair — "pasangan terpilin tanpa perisai". Kata "unshielded" itulah yang membedakannya dari kabel sejenis yang memakai foil atau anyaman logam.

Pengertian sesingkat itu sudah memuat seluruh isinya. Nama tersebut menjelaskan dua hal sekaligus: bentuk kawatnya (terpilin berpasangan) dan apa yang tidak ada padanya (perisai). Keduanya bukan kekurangan. Justru karena tidak berperisai, kabel ini lebih murah, lebih lentur, lebih mudah dipasang, dan tidak menuntut pembumian khusus — alasan yang membuatnya mendominasi hampir semua jaringan lokal di dunia.

Impedansi karakteristiknya dipatok 100 ohm. Angka ini penting karena seluruh perangkat Ethernet dirancang untuk nilai tersebut; kabel yang menyimpang jauh membuat sebagian sinyal memantul balik alih-alih diteruskan.

Kenapa Kawatnya Harus Dipilin

Pilinan adalah inti dari seluruh cara kerja kabel ini, dan alasannya bukan supaya rapi.

Ethernet mengirim data lewat sepasang kawat sebagai selisih tegangan: satu kawat membawa sinyal, pasangannya membawa kebalikannya. Penerima di ujung sana tidak membaca tegangan masing-masing kawat, melainkan selisih keduanya. Sekarang bayangkan ada gangguan listrik dari lampu, motor, atau kabel daya di dekat jalur. Karena kedua kawat terpilin rapat, keduanya berada di posisi yang praktis sama terhadap sumber gangguan, sehingga menerima gangguan dalam kadar yang sama besar. Begitu penerima mengurangkan satu terhadap yang lain, gangguan yang identik itu terhapus dan tinggal sinyalnya.

Inti kabel UTP adalah pilinannya: dua kawat terpilin menerima derau sama besar, lalu penerima menghitung selisih tegangan sehingga derau saling meniadakan
Inti kabel UTP adalah pilinannya: dua kawat terpilin menerima derau sama besar, lalu penerima menghitung selisih tegangan sehingga derau saling meniadakan

Ada detail yang jarang disebut: kerapatan pilinan tiap pasangan sengaja dibuat berbeda. Pasangan oranye, hijau, biru, dan cokelat masing-masing punya panjang lilitan yang tidak sama. Kalau keempatnya dipilin dengan kerapatan identik, sinyal antar-pasangan justru saling bocor — inilah yang disebut crosstalk. Perbedaan kerapatan membuat pola bocorannya tidak pernah sinkron, sehingga saling menghapus.

Konsekuensi praktisnya sering diabaikan saat memasang: setiap sentimeter pilinan yang Anda urai di ujung kabel adalah bagian yang kehilangan perlindungan itu. Standar membatasi bagian terurai maksimal 13 milimeter untuk Cat6.

2. Anatomi Kabel UTP: Apa Saja yang Ada di Dalamnya

Kupas jaket sepanjang lima sentimeter dan Anda akan menemukan struktur yang selalu sama di kabel bermutu. Gambar potongan melintang di bawah ini memperlihatkan urutan lapisannya dari luar ke dalam.

Gambar potongan melintang kabel UTP berlabel: jaket luar PVC, tali perobek, empat pasang kawat tembaga terpilin dengan kode warna, dan diameter konduktor AWG 23
Gambar potongan melintang kabel UTP berlabel: jaket luar PVC, tali perobek, empat pasang kawat tembaga terpilin dengan kode warna, dan diameter konduktor AWG 23

Jaket luar melindungi isi dari gesekan, kelembapan, dan sinar matahari. Bahannya menentukan kabel itu boleh dipasang di mana — bahasan tersendiri di bagian jaket nanti.

Tali perobek (ripcord) adalah benang tipis yang berjalan sepanjang kabel di bawah jaket. Fungsinya untuk merobek jaket tanpa perlu menyayat dengan pisau, sehingga kawat di dalamnya tidak ikut tergores. Kabel murah sering tidak menyertakannya.

Empat pasang kawat tembaga adalah bagian yang mengangkut data. Total delapan kawat, masing-masing terbungkus isolasi berwarna.

Pemisah pasangan berbentuk plastik bersirip menyerupai tanda tambah, kadang disebut spline, hanya ada pada Cat6 ke atas. Ia menjaga jarak antar-pasangan agar crosstalk tetap rendah pada frekuensi tinggi.

Delapan Kawat, Empat Pasang, dan Kode Warnanya

Keempat pasangan diberi warna oranye, hijau, biru, dan cokelat. Setiap pasangan terdiri dari satu kawat berwarna penuh dan satu kawat putih bergaris warna yang sama. Kombinasi ini memungkinkan teknisi mengenali pasangan mana yang mana tanpa perlu menelusuri kabel sampai ujung.

Urutan kedelapan kawat itu di dalam konektor bukan urusan selera — ia mengikuti standar T568A atau T568B, dan salah urut membuat kabel gagal total meski secara fisik tersambung. Susunan lengkapnya, termasuk cara memasangnya, sudah dibahas terpisah di panduan urutan kabel straight dan cross.

Yang perlu diketahui di sini hanya ini: pada jaringan 100 Mbps, hanya dua pasang yang benar-benar dipakai. Pada Gigabit, keempat pasangan bekerja bersamaan. Jadi kabel yang salah satu pasangannya putus bisa tetap menyala di 100 Mbps dan gagal di 1 Gbps — gejala yang membingungkan kalau Anda tidak tahu sebabnya.

3. Fungsi Kabel UTP dalam Jaringan

Fungsi kabel UTP adalah menghantarkan data Ethernet antar-perangkat dalam satu jaringan lokal: komputer ke switch, switch ke router, router ke modem. Kabel yang sama juga bisa mengalirkan listrik lewat PoE, membawa sinyal kamera pengawas, menyambungkan titik akses Wi-Fi, sampai melayani telepon IP dan interkom kantor.

Lima fungsi kabel UTP — sehari-hari disebut kabel LAN atau kabel internet — yaitu data Ethernet, daya PoE, kamera pengawas, titik akses Wi-Fi, serta telepon IP dan interkom
Lima fungsi kabel UTP — sehari-hari disebut kabel LAN atau kabel internet — yaitu data Ethernet, daya PoE, kamera pengawas, titik akses Wi-Fi, serta telepon IP dan interkom

Daftar kegunaannya lebih panjang daripada sekadar "menyambungkan komputer ke internet".

Mengalirkan data Ethernet. Ini pekerjaan utamanya, dari 10 Mbps sampai 40 Gbps tergantung kategori kabel dan perangkatnya — dari komputer ke switch, lalu ke router dan modem.

Mengalirkan listrik lewat PoE. Power over Ethernet mengirim daya dan data pada kabel yang sama. Standar 802.3af memberi 15,4 watt, 802.3at (PoE+) 30 watt, dan 802.3bt (PoE++) sampai 90 watt di sisi sumber. Inilah alasan kamera pengawas, titik akses nirkabel, dan telepon IP di plafon cukup ditarik satu kabel — tidak perlu stopkontak di atas sana.

Menyalurkan sinyal kamera pengawas. Kamera IP memakai kabel UTP apa adanya. Kamera analog pun banyak yang dialihkan ke UTP memakai balun, karena menarik satu kabel UTP jauh lebih murah daripada kabel koaksial.

Menyambungkan titik akses nirkabel. Sinyal Wi-Fi berhenti di titik aksesnya; dari situ ke belakang tetap kabel. Jalur inilah yang menentukan batas atas kecepatan seluruh perangkat nirkabel yang menempel padanya, dan sering menjadi penyebab tersembunyi ketika Wi-Fi terhubung tetapi tidak ada internet.

Membawa suara dan sinyal lain. Jaringan telepon kantor, sistem interkom, sampai kendali proyektor di ruang rapat banyak yang menumpang kabel jenis ini.

Kabel LAN untuk WiFi: Router, Titik Akses, dan Batas Kecepatannya

Pertanyaan yang paling sering muncul: kalau sudah pakai Wi-Fi, buat apa lagi kabel LAN? Jawabannya, Wi-Fi tidak menggantikan kabel — ia hanya menggantikan meter terakhirnya.

Jalur kabel LAN untuk WiFi: modem atau ONT ke port WAN router, lalu kabel LAN ke titik akses — repeater nirkabel kehilangan separuh kapasitas sedangkan titik akses berkabel tetap utuh
Jalur kabel LAN untuk WiFi: modem atau ONT ke port WAN router, lalu kabel LAN ke titik akses — repeater nirkabel kehilangan separuh kapasitas sedangkan titik akses berkabel tetap utuh

Di rumah biasa ada dua jalur kabel yang menentukan segalanya. Pertama, kabel dari modem atau ONT ke port WAN router. Kedua, kabel dari router ke titik akses tambahan di lantai atas atau ruang belakang. Kedua jalur itu adalah tulang punggung; berapa pun cepatnya Wi-Fi yang dipancarkan, ia tidak akan melewati kapasitas kabel di belakangnya.

Karena itu memasang titik akses kedua dengan tarikan kabel hampir selalu mengalahkan repeater nirkabel. Repeater harus bergantian menerima dan memancar di frekuensi yang sama, sehingga separuh kapasitasnya hilang. Titik akses berkabel tidak kehilangan apa pun.

Untuk jalur seperti ini Cat5e sudah memadai selama langganan Anda di bawah 1 Gbps — tetapi wajib berinti tembaga murni, karena titik akses di plafon hampir selalu diberi daya lewat PoE.

Satu hal yang perlu diluruskan: kabel UTP tidak "mempercepat" internet. Ia hanya menghilangkan pelemahan yang terjadi di udara. Sambungan berkabel terasa lebih cepat dan lebih stabil daripada Wi-Fi bukan karena kabelnya menambah kecepatan, melainkan karena ia tidak berbagi kanal dengan tetangga dan tidak melemah karena tembok.

4. Jenis Kabel UTP Menurut Pelindungnya: UTP, FTP, STP, dan S/FTP

Di sinilah kekeliruan yang paling luas beredar perlu diluruskan.

Hampir semua daftar "jenis kabel UTP" yang beredar menyebut tiga hal: straight, cross, dan rollover. Itu bukan jenis kabel. Ketiganya adalah susunan kawat di dalam konektor — kabel fisik yang dipakai persis sama, hanya urutan pemasangannya yang berbeda. Anda bisa membuat ketiganya dari satu gulung kabel yang sama.

Jenis kabel yang sesungguhnya dibedakan oleh ada tidaknya perisai logam di dalamnya.

Perbandingan empat jenis kabel LAN berdasarkan pelindungnya: U/UTP tanpa perisai, F/UTP berfoil keseluruhan, U/FTP berfoil tiap pasangan, dan S/FTP yang termasuk kabel STP dengan anyaman logam serta foil
Perbandingan empat jenis kabel LAN berdasarkan pelindungnya: U/UTP tanpa perisai, F/UTP berfoil keseluruhan, U/FTP berfoil tiap pasangan, dan S/FTP yang termasuk kabel STP dengan anyaman logam serta foil

U/UTP tidak punya perisai sama sekali. Ini yang orang sebut "kabel UTP" begitu saja, dan yang dipakai di sebagian besar rumah dan kantor.

F/UTP menambahkan satu lembar foil aluminium melingkupi keempat pasangan sekaligus. Di pasaran Indonesia sering disebut "kabel FTP".

U/FTP membalik urutannya: tiap pasangan dibungkus foilnya sendiri, tetapi tidak ada perisai keseluruhan. Cocok untuk menekan crosstalk antar-pasangan pada frekuensi tinggi.

S/FTP memakai keduanya — anyaman kawat logam melingkupi seluruh isi, ditambah foil pada tiap pasangan. Inilah yang paling terlindungi, dan paling kaku, mahal, serta merepotkan dipasang.

Istilah STP (shielded twisted pair) dipakai secara longgar untuk menyebut semua yang berperisai. Karena longgar itulah ia sering menimbulkan salah beli.

Cara Membaca Notasi U/UTP, F/UTP, dan S/FTP

Notasi yang terlihat membingungkan itu sebenarnya punya aturan baca yang sederhana, dan berasal dari standar ISO/IEC 11801. Bentuknya selalu dua bagian yang dipisah garis miring.

Cara membaca notasi kabel jaringan S/FTP: bagian sebelum garis miring menyatakan pelindung keseluruhan, bagian sesudahnya menyatakan pelindung tiap pasangan
Cara membaca notasi kabel jaringan S/FTP: bagian sebelum garis miring menyatakan pelindung keseluruhan, bagian sesudahnya menyatakan pelindung tiap pasangan

Bagian sebelum garis miring menyatakan perisai yang melingkupi seluruh isi kabel: U berarti tidak ada, F berarti foil, S berarti anyaman kawat, SF berarti keduanya. Bagian sesudah garis miring menyatakan perisai pada tiap pasangan, dengan huruf yang sama, ditutup TP untuk twisted pair.

Maka S/FTP terbaca: anyaman di luar, foil di tiap pasangan. Dan U/UTP terbaca: tidak ada perisai di mana pun. Sekali aturannya dipegang, Anda tidak perlu lagi menebak apa yang sebenarnya dijual.

Kapan Kabel Berpelindung Benar-benar Diperlukan

Jawaban jujurnya: lebih jarang daripada yang dikira.

Pilinan sudah menangani sebagian besar gangguan sehari-hari. Perisai baru berguna kalau jalur kabel memang berdempetan dengan sumber gangguan berat — sejajar kabel daya dalam jarak dekat dan panjang, melewati ruang panel listrik, dekat mesin las atau motor industri, atau di lingkungan pabrik.

Ada syarat yang sering dilupakan dan justru membalikkan hasilnya: perisai wajib dibumikan dengan benar, dan hanya di satu ujung. Perisai yang menggantung tanpa pembumian tidak menahan gangguan — ia berubah menjadi antena yang mengumpulkan gangguan lalu menyalurkannya ke seluruh panjang kabel. Membeli kabel berperisai lalu memasangnya pada perangkat dan soket biasa yang tidak berbumi bukan hanya sia-sia; hasilnya bisa lebih buruk daripada memakai U/UTP polos.

Iklan

5. Kategori Kabel UTP: Cat5e, Cat6, Cat6A, Cat7, dan Cat8

Angka kategori bukan penomoran versi seperti pada perangkat lunak. Ia menyatakan lebar pita yang dijamin dalam megahertz, dan dari angka itulah turun batas kecepatan serta jarak tempuhnya.

KategoriLebar pitaKecepatan maksimumJarakStatus
Cat316 MHz10 Mbps100 musang, tersisa di jalur telepon
Cat5100 MHz100 Mbps100 mditarik dari standar
Cat5e100 MHz1 Gbps100 mmasih layak untuk rumah
Cat6250 MHz1 Gbps · 10 Gbps100 m · 55 mpilihan umum saat ini
Cat6A500 MHz10 Gbps100 muntuk jalur 10 Gbps penuh
Cat7600 MHz10 Gbps100 mstandar ISO, bukan TIA
Cat82.000 MHz25–40 Gbps30 mkhusus pusat data

Perhatikan kolom jarak pada baris Cat6. Kabel ini memang sanggup 10 Gbps, tetapi hanya sampai 55 meter. Untuk 1 Gbps ia tetap kuat sampai 100 meter. Membeli Cat6 untuk jalur 90 meter lalu berharap 10 Gbps adalah salah kaprah yang sering terjadi; untuk jarak segitu Cat6A yang dibutuhkan.

Grafik perbedaan batas jarak kabel LAN Cat 5e, Cat 6, dan Cat 6A: Cat6 sanggup 10 Gbps hanya sampai 55 meter sedangkan Cat6A bertahan penuh sampai 100 meter
Grafik perbedaan batas jarak kabel LAN Cat 5e, Cat 6, dan Cat 6A: Cat6 sanggup 10 Gbps hanya sampai 55 meter sedangkan Cat6A bertahan penuh sampai 100 meter

Cat7 punya cerita tersendiri yang jarang dijelaskan di daftar berbahasa Indonesia. Ia standar ISO/IEC, tidak pernah diakui TIA, dan dalam bentuk aslinya memakai konektor GG45 atau TERA — bukan RJ45 biasa. Artinya kabel bertuliskan "Cat7" yang berujung RJ45 standar di pasaran tidak benar-benar memenuhi spesifikasi Cat7 secara utuh. Untuk kebutuhan nyata, Cat6A memberi hasil yang sama-sama 10 Gbps dengan ekosistem yang jelas.

Cat8 justru sebaliknya: diakui TIA, tetapi dirancang untuk jarak sangat pendek antar-sakelar di dalam rak pusat data. Tiga puluh meter adalah batasnya. Membelinya untuk instalasi rumah adalah pemborosan yang tidak menghasilkan apa pun.

Cat 1 dan Cat 2 yang Sebenarnya Tidak Pernah Ada

Hampir setiap daftar kategori berbahasa Indonesia dibuka dengan "Cat 1 untuk telepon analog" lalu "Cat 2 untuk 4 Mbps". Keduanya tidak pernah menjadi kategori resmi.

Standar TIA/EIA-568 hanya membakukan kategori mulai dari Cat3 ke atas. Nama "Category 1" dan "Category 2" berasal dari penggolongan internal seorang distributor Amerika yang menamainya Level 1 dan Level 2, lalu terlanjur dikutip berulang sampai tampak seperti standar. Jadi kalau ada penjual menawarkan "kabel Cat 1", yang ia maksud sebenarnya kabel telepon biasa.

Cat5e atau Cat6: Mana yang Perlu Anda Beli

Untuk sambungan rumah dengan langganan di bawah 500 Mbps, Cat5e masih cukup dan akan tetap cukup untuk beberapa tahun. Selisih harganya nyata, dan kabel ini lebih tipis serta lebih mudah ditarik lewat celah sempit.

Cat6 pantas dipilih kalau kabel akan ditanam permanen di dinding atau plafon. Alasannya bukan kecepatan hari ini, melainkan biaya penggantian nanti — mengganti kabel yang sudah tertanam jauh lebih mahal daripada selisih harga saat membeli. Untuk jalur yang mungkin dilewati 10 Gbps dalam lima tahun ke depan, langsung Cat6A.

Satu catatan pasar: kabel bertuliskan "Cat6e" tidak ada dalam standar mana pun. Itu istilah pemasaran, bukan kategori.

6. Inti Tunggal atau Serabut, dan Arti Angka AWG

Kawat di dalam kabel UTP hadir dalam dua bentuk. Inti tunggal (solid) berupa satu kawat pejal per jalur: kaku, tahan jarak jauh, dan menjadi pilihan untuk jalur yang ditanam permanen di bangunan. Inti serabut (stranded) tersusun dari banyak kawat halus: lentur, tahan ditekuk berulang, dan dipakai untuk kabel pendek dari soket ke perangkat.

Menukar keduanya adalah kesalahan yang mahal. Kabel inti tunggal yang dipakai sebagai kabel colok akan patah di dalam isolasinya setelah beberapa bulan ditekuk — dan patahnya tidak terlihat dari luar. Sebaliknya, kabel serabut yang ditarik sepanjang 80 meter kehilangan sinyal jauh lebih cepat.

Yang jarang dibahas adalah angka AWG yang tercetak di jaket. Angka ini menyatakan ketebalan konduktor, dan bekerja terbalik: makin kecil angkanya, makin tebal kawatnya.

Perbandingan ketebalan konduktor kabel UTP menurut ukuran AWG 23, AWG 24, dan AWG 26 beserta pengaruhnya pada redaman dan daya PoE
Perbandingan ketebalan konduktor kabel UTP menurut ukuran AWG 23, AWG 24, dan AWG 26 beserta pengaruhnya pada redaman dan daya PoE
AWGDiameterUmumnya dipakaiAkibatnya
230,573 mmCat6 dan Cat6Aredaman terendah, paling aman untuk PoE
240,511 mmCat5e, sebagian Cat6standar untuk jalur permanen
260,405 mmkabel colok tipishanya untuk jarak pendek

Ketebalan itu berpengaruh langsung pada dua hal: seberapa cepat sinyal melemah di sepanjang jalur, dan seberapa panas kabel menjadi saat mengalirkan daya PoE. Kabel colok tipis AWG 26 yang terlihat rapi di belakang rak sebenarnya mengurangi jarak efektif yang tersisa — standar menghitungnya sebagai potongan yang lebih "mahal" dari segi anggaran redaman.

7. Tembaga Murni atau CCA: Cara Mengenali Kabel UTP Bermutu Rendah

Inilah perbedaan yang paling menentukan umur sebuah instalasi, dan justru yang paling jarang dijelaskan saat orang membeli.

CCA adalah singkatan copper clad aluminium: kawatnya berinti aluminium yang hanya dilapisi tembaga tipis di permukaan. Dari luar tampak persis sama. Harganya bisa separuh, dan itulah daya tariknya.

Masalahnya bukan sekadar "kurang bagus". Standar ANSI/TIA-568.2-D mensyaratkan konduktor tembaga, padat atau serabut — CCA tidak memenuhinya. Hambatan aluminium sekitar 55 persen lebih tinggi daripada tembaga pada diameter yang sama, dan akibatnya berantai:

  • Jarak efektif menyusut. Sinyal melemah lebih cepat, sehingga jalur 70 meter bisa berperilaku seperti jalur 100 meter.
  • Gagal uji hambatan. TIA membatasi hambatan lingkar 25 ohm per pasangan; kabel CCA rutin melampauinya.
  • Panas saat memakai PoE. Hambatan lebih tinggi berarti lebih banyak energi berubah menjadi panas. Pada sistem PoE++ di atas 60 watt, kasus isolasi meleleh dan kabel berasap sudah dilaporkan.
  • Rapuh saat dipasang. Aluminium patah jauh lebih mudah daripada tembaga. Kawat yang patah di dalam isolasi saat ditarik tidak akan terlihat, tetapi jaringannya bermasalah selamanya.
  • Sering tanpa sertifikasi kebakaran yang sah. Kabel semacam ini kerap tidak punya peringkat jaket resmi, sehingga secara aturan tidak layak dipasang di dalam dinding.
Empat cara menguji kabel UTP tembaga murni atau CCA: mengerat ujung kawat, menekuk berulang, menimbang kotak 305 meter, dan membandingkan harga
Empat cara menguji kabel UTP tembaga murni atau CCA: mengerat ujung kawat, menekuk berulang, menimbang kotak 305 meter, dan membandingkan harga

CCA tidak bisa dikenali dari foto di lapak daring — cetakan dan warna jaketnya sama saja. Untungnya ia mudah ketahuan begitu kabelnya ada di tangan, tanpa alat mahal:

  1. Kerat ujung satu kawat dengan kuku pisau. Tembaga murni berwarna sama sampai ke inti. CCA memperlihatkan warna putih keperakan begitu lapisan luarnya terkelupas. Ini uji paling menentukan.
  2. Tekuk satu kawat bolak-balik. Tembaga bertahan belasan kali sebelum patah; CCA sering putus dalam beberapa tekukan saja.
  3. Angkat kotaknya. Satu kotak Cat5e 305 meter berinti tembaga murni umumnya 9–11 kilogram. Versi CCA terasa jelas lebih ringan karena aluminium jauh lebih ringan daripada tembaga.
  4. Bandingkan dengan harga pasaran. Tembaga adalah komoditas dengan harga dunia, jadi selisihnya kentara. Satu kotak 305 meter Cat6 berinti tembaga murni umumnya berkisar Rp1,6 juta sampai Rp2,9 juta, sementara kotak bertuliskan "Cat6" yang ditawarkan Rp600–800 ribu hampir selalu CCA. Selisih dua sampai tiga kali lipat itu petunjuk paling cepat sebelum Anda menyentuh kabelnya sama sekali.

Yang menipu bukan kabelnya, tapi tulisannya

Banyak kabel CCA tetap mencetak "CAT6" dan "99,99% copper" pada jaketnya. Cetakan bukan bukti. Uji kerat dan uji tekuk lima menit di toko jauh lebih dapat dipercaya daripada tulisan mana pun.

8. Jaket Kabel: Indoor, Outdoor, dan LSZH

Isi kabel bisa identik, tetapi jaketnya menentukan kabel itu boleh dipasang di mana. Salah pilih di sini adalah penyebab paling umum kabel harus diganti sebelum waktunya.

Tiga jenis jaket kabel UTP: PVC untuk dalam ruangan, PE hitam tahan sinar matahari untuk luar ruangan, dan LSZH rendah asap untuk gedung bertingkat; jaket PE inilah yang dijual sebagai kabel LAN outdoor
Tiga jenis jaket kabel UTP: PVC untuk dalam ruangan, PE hitam tahan sinar matahari untuk luar ruangan, dan LSZH rendah asap untuk gedung bertingkat; jaket PE inilah yang dijual sebagai kabel LAN outdoor

PVC untuk dalam ruangan. Lentur, murah, dan mencukupi untuk jalur di dalam gedung. Kelemahannya muncul di luar: PVC getas kalau terkena sinar matahari langsung, biasanya mulai retak dalam hitungan bulan sampai satu-dua tahun tergantung paparan.

PE hitam untuk luar ruangan. Jaket polietilena hitam dirancang menahan ultraviolet dan air. Varian yang lebih serius mengisi rongga dalamnya dengan gel penahan air, dan untuk bentangan antar-gedung tersedia versi bermesenger — ada seling baja menyatu di sepanjang kabel supaya beban tarikan tidak ditanggung kawat tembaganya.

LSZH untuk gedung bertingkat dan ruang publik. Singkatan low smoke zero halogen. Saat terbakar, jaket ini menghasilkan asap jauh lebih sedikit dan tidak melepas gas halogen yang beracun serta korosif. Banyak gedung perkantoran dan rumah sakit mewajibkannya, dan alasannya masuk akal: pada kebakaran gedung, asap membunuh lebih dulu daripada api.

Kabel outdoor tidak berarti boleh ditanam langsung

Tahan matahari dan tahan terkubur adalah dua hal berbeda. Kabel yang dikubur langsung di tanah butuh jaket khusus direct burial. Untuk jalur biasa, memasukkan kabel outdoor ke dalam pipa konduit jauh lebih murah dan jauh lebih mudah diganti nanti.

9. Cara Membaca Cetakan pada Jaket Kabel

Sepanjang jaket kabel ada deretan huruf dan angka yang hampir tidak pernah dibaca orang. Padahal di situlah seluruh spesifikasi kabel diumumkan oleh pabriknya sendiri.

Contoh cetakan pada jaket kabel UTP dengan label tiap bagiannya: nama pabrik, kategori Cat6, tipe U-UTP, empat pasang, ukuran AWG 23, peringkat jaket CMR, dan penanda meter
Contoh cetakan pada jaket kabel UTP dengan label tiap bagiannya: nama pabrik, kategori Cat6, tipe U-UTP, empat pasang, ukuran AWG 23, peringkat jaket CMR, dan penanda meter

Yang perlu Anda cari ada enam bagian:

  • Kategori — tertulis CAT 5E, CAT 6, atau CATEGORY 6A. Ini klaim utama kabelnya.
  • Tipe konstruksiUTP, U/UTP, F/UTP, atau S/FTP, menyatakan ada tidaknya perisai.
  • Jumlah pasangan dan ukuran kawat — biasanya 4PR dan 23AWG atau 24AWG.
  • Peringkat jaketCM, CMR, atau CMP pada kabel bersertifikat Amerika, menyatakan sampai mana kabel boleh dipasang di dalam gedung. LSZH ditulis apa adanya.
  • Tanda verifikasi lembaga uji — misalnya ETL atau UL. Ada logonya, bukan sekadar kata "verified".
  • Penanda panjang — angka yang menurun tiap satu meter atau satu kaki, dari 305 sampai 0.

Penanda panjang itu alat kerja yang sangat berguna dan sering diabaikan. Anda bisa mengetahui sisa kabel dalam kotak tanpa menggulungnya, dan bisa memotong sepanjang yang dibutuhkan hanya dengan membaca selisih dua angka. Kabel yang tidak mencetak penanda panjang sama sekali patut dicurigai, karena mencetaknya menuntut mesin yang sudah pasti dimiliki pabrik yang serius.

10. Jenis Kabel Jaringan Selain UTP: Koaksial dan Serat Optik

Kalau pertanyaannya "apa saja jenis kabel pada jaringan", jawabannya ada tiga besar, dan UTP hanya salah satunya.

Tiga jenis kabel jaringan komputer berdampingan: twisted pair dengan empat pasang kawat, koaksial dengan inti tunggal berpelindung anyaman, dan serat optik dengan inti kaca
Tiga jenis kabel jaringan komputer berdampingan: twisted pair dengan empat pasang kawat, koaksial dengan inti tunggal berpelindung anyaman, dan serat optik dengan inti kaca

Twisted pair — kelompok tempat UTP berada. Murah, mudah, dan menguasai jaringan lokal.

Koaksial — satu konduktor inti dikelilingi isolator dan anyaman logam. Dahulu menjadi tulang punggung jaringan komputer generasi awal, sekarang tersisa di jalur televisi kabel dan sebagian kamera analog.

Serat optik — mengirim data sebagai cahaya lewat inti kaca. Tidak terpengaruh gangguan listrik sama sekali, sanggup puluhan kilometer, tetapi menuntut alat sambung dan perangkat ujung yang jauh lebih mahal.

Perbandingan ketiganya beserta media nirkabel sudah dibahas terpisah dan lebih dalam di panduan media transmisi. Untuk konteks di sini cukup satu kesimpulan praktis: di dalam gedung, sampai 100 meter, dan untuk kecepatan sampai 10 Gbps, UTP hampir selalu pilihan paling masuk akal dari segi biaya dan kemudahan.

11. Kabel UTP, Kabel LAN, dan Kabel Ethernet: Beda Nama untuk Benda yang Sama

Tiga istilah ini dipakai bergantian setiap hari, dan kebingungannya wajar karena ketiganya memang menunjuk benda yang sama — hanya dari sudut pandang berbeda.

Perbandingan istilah kabel UTP, kabel LAN, dan kabel Ethernet — di katalog berbahasa Inggris disebut ethernet cable atau LAN cable — yang menunjuk benda sama dari tiga sudut pandang
Perbandingan istilah kabel UTP, kabel LAN, dan kabel Ethernet — di katalog berbahasa Inggris disebut ethernet cable atau LAN cable — yang menunjuk benda sama dari tiga sudut pandang

Kabel UTP menyebut konstruksi fisiknya: empat pasang kawat terpilin tanpa perisai.

Kabel LAN menyebut tempat pemakaiannya: kabel untuk jaringan lokal. Nama ini paling sering dipakai di toko.

Kabel Ethernet menyebut standar yang dijalankannya: IEEE 802.3, aturan yang mengatur bagaimana data dikirim di kabel tersebut. Di katalog berbahasa Inggris ketiganya muncul sebagai ethernet cable, LAN cable, atau UTP cable — barangnya tetap sama.

Jadi kabel biru berujung RJ45 yang menempel di router Anda adalah ketiganya sekaligus. Perbedaannya baru terasa di kasus pinggiran: kabel S/FTP tetap kabel LAN dan tetap kabel Ethernet, tetapi bukan kabel UTP, karena ia berperisai. Dan serat optik yang menjalankan Ethernet tetap kabel Ethernet meski sama sekali bukan tembaga.

Kalau Anda ingin memahami di lapisan mana kabel ini bekerja, ia menempati lapisan paling bawah pada model OSI layer — lapisan fisik, tempat bit berubah menjadi tegangan listrik.

Iklan

12. Batas Panjang 100 Meter dan Hal yang Menentukan Kecepatan

Angka 100 meter yang selalu disebut sebenarnya bukan satu potong kabel utuh. Standar membaginya menjadi dua bagian.

Pembagian batas 100 meter kabel UTP menjadi 90 meter jalur permanen di dinding dan 10 meter kabel colok berkonektor RJ45 di kedua ujungnya, serta isi satu kotak 305 meter
Pembagian batas 100 meter kabel UTP menjadi 90 meter jalur permanen di dinding dan 10 meter kabel colok berkonektor RJ45 di kedua ujungnya, serta isi satu kotak 305 meter

Sembilan puluh meter untuk jalur permanen — kabel inti tunggal yang tertanam dari panel ke soket dinding. Sepuluh meter sisanya dijatah untuk kabel colok di kedua ujung: dari panel ke sakelar, dan dari soket ke perangkat. Jadi memasang jalur 95 meter di dinding sudah melanggar batas sebelum satu pun kabel colok dipasang.

Melewati batas itu tidak membuat sambungan mati seketika. Justru di situlah masalahnya: jaringan tetap menyala, tetapi mulai kehilangan paket dan melambat sendiri di saat sibuk — gejala yang jauh lebih sulit dilacak daripada mati total.

Satu kotak kabel standar berisi 305 meter, angka yang berasal dari 1.000 kaki. Dari satu kotak itu Anda mendapat sekitar tiga jalur sepanjang 90 meter, atau selusin jalur pendek untuk satu lantai kantor kecil.

Lalu apakah panjang kabel memengaruhi kecepatan internet? Selama masih di dalam batas, tidak. Kabel Ethernet tidak melambat bertahap seperti sinyal nirkabel; ia bekerja penuh sampai batasnya, lalu mulai gagal. Yang benar-benar menentukan kecepatan ada empat hal, dan panjang kabel hanya salah satunya:

  1. Kategori kabel — menentukan langit-langit kecepatan.
  2. Kemampuan perangkat di kedua ujung — kabel Cat6 di port 100 Mbps tetap berjalan 100 Mbps.
  3. Mutu terminasi — pilinan yang terlalu banyak diurai atau kawat yang tidak terjepit sempurna menurunkan hasil lebih parah daripada kabel murah yang dipasang benar.
  4. Kecepatan langganan internet — jaringan lokal 1 Gbps tidak membuat langganan 50 Mbps menjadi lebih cepat.

13. Cara Memilih Kabel UTP untuk Enam Kebutuhan Nyata

Kategori tertinggi bukan jawaban untuk semua keadaan. Tabel berikut menyusunnya menurut kebutuhan yang benar-benar sering muncul.

KebutuhanKategoriKonstruksiCatatan
Sambungan rumah, router ke PCCat5eserabut, AWG 24–26panjang di bawah 10 meter, tidak perlu lebih
Kabel tertanam di dinding rumahCat6inti tunggal, AWG 23biaya bongkar nanti jauh melebihi selisih harga
Titik akses Wi-Fi di plafonCat6inti tunggal, tembaga murniwajib tembaga murni karena memakai PoE
Kamera pengawas IPCat5e atau Cat6inti tunggal, tembaga murnijarak jauh plus PoE, CCA paling berisiko di sini
Antar-gedung di luar ruanganCat6 outdoorjaket PE, bermesengerpertimbangkan serat optik bila melewati 100 meter
Kantor dengan rencana 10 GbpsCat6Ainti tunggal, AWG 23Cat6 hanya sampai 55 meter untuk 10 Gbps
Pohon keputusan memilih kabel UTP berdasarkan tempat pemasangan, kebutuhan PoE, dan panjang jalur
Pohon keputusan memilih kabel UTP berdasarkan tempat pemasangan, kebutuhan PoE, dan panjang jalur

Kalau harus diringkas menjadi satu aturan: belanjakan uang pada kabel yang akan tertanam, hemat pada kabel yang bisa dicabut. Kabel colok yang buruk bisa diganti dalam sepuluh detik. Kabel di dalam plafon yang buruk berarti membongkar plafon.

Untuk kebutuhan menyambungkan router ke titik akses tambahan atau ke perangkat lain di ruangan berbeda, jalur kabel ini juga menjadi tulang punggung yang menentukan hasil akhir — pembahasan lengkap cara menatanya ada di panduan cara memperkuat sinyal WiFi.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel UTP

Alasan kabel ini bertahan puluhan tahun bukan karena ia paling unggul, melainkan karena keseimbangannya paling masuk akal.

Kelebihannya: harganya paling murah di antara semua media berkabel; pemasangannya bisa dipelajari dalam satu sore; konektor RJ45 dan alatnya tersedia di mana saja; lentur sehingga mudah ditarik lewat celah sempit; dan tidak menuntut pembumian khusus seperti kabel berperisai.

Kekurangannya: jangkauannya berhenti di 100 meter; lebih rentan terhadap gangguan listrik dibanding kabel berperisai maupun serat optik; tidak tahan cuaca kecuali memakai jaket khusus; dan mutunya sangat bergantung pada kerapian pemasangan — kabel bagus yang dipasang asal-asalan kalah dari kabel biasa yang dipasang benar.

Kesalahan yang Paling Sering Terjadi

Empat hal berikut menyebabkan sebagian besar masalah jaringan yang disangka rusaknya perangkat.

Menarik kabel sejajar dan berdempetan dengan kabel listrik. Beri jarak minimal 30 sentimeter untuk jalur panjang, dan kalau harus bersilangan, silangkan tegak lurus, jangan sejajar.

Menarik kabel dengan tenaga berlebih. Tarikan yang terlalu kuat meregangkan pilinan di dalamnya. Kabelnya tampak utuh, tetapi kinerjanya turun permanen.

Menekuk terlalu tajam. Aturan praktisnya, radius tekukan minimal empat kali diameter kabel. Tekukan siku 90 derajat di sudut plafon adalah kebiasaan yang merugikan.

Membeli berdasarkan tulisan di jaket saja. Seperti dibahas sebelumnya, cetakan bisa berbohong; uji kerat dan uji tekuk tidak.

Glosarium Istilah Kabel Jaringan

IstilahArtinya
UTPunshielded twisted pair, kabel pasangan terpilin tanpa perisai
STPshielded twisted pair, sebutan umum untuk kabel berperisai
FTPkabel dengan perisai foil aluminium
S/FTPanyaman logam di luar, foil pada tiap pasangan
Cat / kategoritingkat kemampuan kabel, dinyatakan dalam lebar pita MHz
AWGukuran ketebalan kawat; makin kecil angkanya makin tebal
CCAcopper clad aluminium, kawat aluminium berlapis tembaga
Solidinti tunggal pejal, untuk jalur permanen
Strandedinti serabut, untuk kabel colok
Crosstalkbocornya sinyal dari satu pasangan ke pasangan lain
Redamanmelemahnya sinyal di sepanjang kabel
Impedansihambatan karakteristik kabel, dipatok 100 ohm
PoEpower over Ethernet, listrik dan data pada satu kabel
LSZHjaket rendah asap tanpa halogen
Ripcordtali perobek di bawah jaket untuk mengupas tanpa pisau
RJ45konektor delapan pin standar untuk kabel jaringan
T568A / T568Bdua standar urutan warna kawat di dalam konektor
Patch cordkabel colok pendek dari soket ke perangkat
Plenum / riserperingkat jaket menurut lokasi pemasangan di gedung
Balunpengubah sinyal agar kamera analog bisa lewat kabel UTP
LANlocal area network, jaringan lokal dalam satu gedung
Kepala kabel LANsebutan sehari-hari untuk konektor RJ45 di ujung kabel
Colokan kabel LANsebutan untuk port RJ45 di laptop, router, atau soket dinding
Alat cek kabel LANsebutan lain LAN tester, untuk menguji kedelapan jalur
Repeaterpenguat sinyal untuk jalur yang melewati batas 100 meter
Media guidedistilah untuk media kabel dalam jaringan; lawannya unguided
WLANwireless LAN, jaringan lokal versi nirkabel
Splitter LANpembagi pasangan kawat; bukan pengganti switch, terbatas 100 Mbps

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang dimaksud kabel UTP?

Kabel UTP adalah kabel jaringan dengan delapan kawat tembaga yang dipilin menjadi empat pasang tanpa perisai logam. Pilinan itu membuat gangguan listrik dari luar mengenai kedua kawat sama besar sehingga saling meniadakan saat sinyal dibaca sebagai selisih tegangan.

Apa kepanjangan dari UTP?

UTP tersusun dari tiga kata: unshielded, twisted, dan pair — pasangan terpilin tanpa perisai. Huruf pertama menegaskan bahwa kabel ini tidak memiliki foil maupun anyaman logam di dalamnya.

Kabel UTP warna apa saja?

Ada delapan kawat dalam empat pasangan: oranye, hijau, biru, dan cokelat. Setiap pasangan terdiri dari satu kawat berwarna penuh dan satu kawat putih bergaris warna yang sama, sehingga totalnya delapan warna berbeda.

Apa saja 3 jenis kabel pada jaringan?

Tiga kelompok besarnya adalah twisted pair (tempat UTP berada), koaksial, dan serat optik. Twisted pair menguasai jaringan di dalam gedung, koaksial kini tersisa di jalur televisi kabel, dan serat optik dipakai untuk jarak jauh serta kecepatan sangat tinggi.

Apa perbedaan kabel STP dan UTP?

UTP hanya mengandalkan pilinan untuk menahan gangguan, sedangkan STP menambahkan foil atau anyaman logam sebagai perisai. STP lebih tahan di lingkungan bergangguan berat, tetapi lebih mahal, lebih kaku, dan wajib dibumikan dengan benar — tanpa pembumian, perisainya justru berubah menjadi antena pengumpul gangguan.

Konektor apa yang digunakan pada kabel UTP?

Konektornya RJ45, berbentuk kotak bening dengan delapan pin dan satu pengait plastik. Cara memasang serta urutan warnanya dibahas terpisah pada panduan urutan kabel straight dan cross.

Apa itu kabel LAN dan apa bedanya dengan kabel UTP?

Keduanya umumnya menunjuk benda yang sama. "Kabel UTP" menyebut konstruksi fisiknya, sedangkan "kabel LAN" menyebut tempat pemakaiannya yaitu jaringan lokal. Perbedaan baru muncul pada kabel berperisai: kabel S/FTP tetap disebut kabel LAN, tetapi bukan kabel UTP.

Kabel LAN ada 2 apa saja?

Kalau maksudnya susunan kawat, ada dua yang paling umum: straight untuk menghubungkan perangkat berbeda jenis, dan cross untuk perangkat sejenis. Kalau maksudnya konstruksi kawat, dua bentuknya adalah inti tunggal untuk jalur permanen dan inti serabut untuk kabel colok.

Apakah kabel LAN bisa disambung ke WiFi?

Bisa, dan justru itu cara pemasangan yang lazim. Kabel LAN menghubungkan router atau titik akses ke jaringan, lalu perangkat nirkabel terhubung ke titik akses itu. Jalur kabel tersebut menentukan batas atas kecepatan seluruh perangkat Wi-Fi yang menempel padanya.

Apakah panjang kabel LAN memengaruhi kecepatan internet?

Selama masih di dalam batas 100 meter, tidak. Ethernet tidak melemah bertahap seperti sinyal nirkabel — kabel bekerja penuh sampai batasnya lalu mulai kehilangan paket. Yang lebih menentukan justru mutu terminasi di kedua ujungnya.

Berapa meter isi satu roll kabel LAN?

Satu kotak standar berisi 305 meter, angka yang berasal dari ukuran 1.000 kaki. Dari satu kotak itu Anda mendapat sekitar tiga jalur permanen sepanjang 90 meter.

Berapa jarak maksimal kabel UTP?

Seratus meter, terbagi menjadi 90 meter jalur permanen ditambah 10 meter untuk kabel colok di kedua ujung. Melewatinya tidak membuat jaringan mati, tetapi menimbulkan kehilangan paket yang sulit dilacak.

Apa bedanya kabel Cat5e dan Cat6?

Cat5e memiliki lebar pita 100 MHz dan sanggup 1 Gbps sampai 100 meter. Cat6 memiliki 250 MHz, tetap 1 Gbps sampai 100 meter, tetapi bisa mencapai 10 Gbps pada jarak maksimal 55 meter. Cat6 juga berkawat lebih tebal dan punya pemisah pasangan di dalamnya.

Apakah kabel Cat7 lebih baik daripada Cat6A?

Tidak untuk kebanyakan kebutuhan. Cat7 adalah standar ISO yang tidak diakui TIA dan aslinya memakai konektor GG45 atau TERA, bukan RJ45. Cat6A memberi 10 Gbps sampai 100 meter dengan ekosistem perangkat yang jelas, sehingga lebih masuk akal dipilih.

Bagaimana cara mengetahui kabel UTP asli tembaga atau CCA?

Kerat ujung satu kawat: tembaga murni berwarna sama sampai ke inti, sedangkan CCA memperlihatkan warna putih keperakan. Tekuk kawatnya berulang — CCA patah jauh lebih cepat. Timbang kotaknya, karena satu kotak 305 meter tembaga murni umumnya 9–11 kilogram.

Kabel UTP apa yang cocok untuk CCTV?

Cat5e atau Cat6 berinti tunggal dari tembaga murni. Kamera IP hampir selalu memakai PoE, dan di situlah kabel CCA paling berbahaya karena hambatannya yang tinggi menimbulkan panas serta menurunkan tegangan yang sampai ke kamera.

Kabel UTP apa yang boleh dipasang di luar ruangan?

Kabel berjaket PE hitam yang tahan ultraviolet. Kabel indoor berjaket PVC akan getas dan retak bila terkena matahari langsung. Untuk jalur yang dikubur, dibutuhkan kabel direct burial, dan cara yang lebih murah adalah memasukkan kabel outdoor ke dalam pipa konduit.

Kenapa kabel LAN tidak terdeteksi di komputer?

Penyebab paling umum ada tiga: konektor tidak terjepit sempurna sehingga salah satu pin tidak menyentuh kawat, urutan warna keliru di salah satu ujung, atau kawat patah di dalam isolasi karena tekukan. Uji dengan LAN tester lebih dulu sebelum mencurigai kartu jaringan atau koneksi Wi-Fi yang bermasalah.

Bisakah kabel LAN disambungkan ke port USB?

Bisa, lewat adaptor USB ke Ethernet. Banyak laptop tipis tidak lagi menyediakan port RJ45, dan adaptor semacam ini mengembalikan sambungan berkabelnya. Perhatikan versi USB-nya: adaptor USB 2.0 mentok di sekitar 480 Mbps, sehingga jaringan gigabit Anda tidak akan terpakai penuh.

Apakah kabel LAN bisa dicabang memakai splitter?

Tidak seperti splitter antena televisi. Alat yang dijual sebagai "splitter LAN" sebenarnya hanya membagi pasangan kawat yang menganggur, harus dipasang berpasangan di kedua ujung, dan membatasi kecepatan di 100 Mbps. Untuk menambah perangkat, yang benar adalah memasang switch.

Apakah warna jaket kabel LAN berpengaruh?

Tidak sama sekali secara teknis. Kabel kuning, biru, abu-abu, atau hitam bisa punya spesifikasi yang persis sama. Warna dipakai untuk penataan — misalnya kuning untuk jalur kamera dan biru untuk jalur kantor — supaya jalur mudah ditelusuri di dalam rak.

Jenis kabel apa yang dipakai pada jaringan komputer generasi awal?

Kabel koaksial. Jaringan Ethernet awal memakai topologi bus dengan satu kabel koaksial yang dilalui bersama semua komputer, dan baru belakangan digantikan twisted pair yang lebih murah serta lebih mudah dirawat.

Kesimpulan

Kabel UTP adalah bagian jaringan yang paling mudah diremehkan dan paling merepotkan untuk diperbaiki. Tiga keputusan yang menentukan hasilnya sudah dibahas di atas dan layak diingat kembali: pilih kategori sesuai kebutuhan lima tahun ke depan, bukan hari ini; pastikan konduktornya tembaga murni, bukan CCA, terutama bila jalurnya memakai PoE; dan sesuaikan jaketnya dengan tempat kabel itu akan dipasang.

Sisanya soal kerapian. Kabel Cat6 termahal yang pilinannya terurai tiga sentimeter di ujung akan kalah oleh Cat5e biasa yang dipasang dengan benar. Setelah kabelnya terpilih, langkah berikutnya adalah memasangnya dengan urutan warna yang tepat — dan itu dibahas tuntas di panduan urutan kabel LAN straight dan cross.

Standar teknis yang menjadi acuan seluruh angka di artikel ini diterbitkan oleh IEEE 802.3 untuk sisi Ethernet, dan TIA untuk sisi pengkabelannya.

Iklan

Bagikan artikel

Suka tulisan ini? Sebarkan ke yang lain.

Artikel Terkait

Iklan