Lewati ke konten
AhmadWeb
UMUM

Cara Menghitung Luas Tanah (Termasuk Tidak Beraturan)

Ahmad Saripudin22 menit baca
Petak tanah berumput 3D dengan patok biru di tiap sudut dan meteran gulung terbentang, ilustrasi cara menghitung luas tanah
Daftar Isi

Cara menghitung luas tanah yang benar dimulai dari lapangan, bukan dari kalkulator. Rumus panjang × lebar hanya berlaku untuk tanah yang keempat sudutnya benar-benar siku. Padahal banyak kavling di kampung dan perumahan lama berbentuk miring, menyempit ke belakang, atau punya lima sisi.

Cara hitung luas tanah yang berlaku untuk hampir semua bentuk: ukur setiap sisi dan minimal satu diagonal dengan meteran, pecah bidang tanah menjadi persegi panjang atau segitiga, hitung luas tiap bagian, lalu jumlahkan. Hasilnya dinyatakan dalam meter persegi (m²). Tanah berbentuk persegi panjang cukup dihitung panjang × lebar. Tanah tidak beraturan dihitung per segitiga dengan rumus Heron atau langsung dari koordinat titik sudutnya.

Poin Penting

  • Tanah persegi panjang: panjang × lebar. Pastikan dulu sudutnya siku dengan uji 3-4-5 atau dua diagonal yang sama panjang.
  • Tanah tidak beraturan: bagi menjadi segitiga dengan menarik diagonal, hitung tiap segitiga dengan rumus Heron, lalu jumlahkan.
  • Jangan memakai "rata-rata sisi depan-belakang × rata-rata sisi kiri-kanan". Pada tanah miring hasilnya bisa lebih besar belasan persen dari luas sebenarnya.
  • 1 hektar = 10.000 m². 1 tumbak, 1 bata, dan 1 ru masing-masing sekitar 14 m².
  • Google Maps cocok untuk perkiraan, bukan untuk transaksi. Selisih setengah meter di tiap sisi sudah menggeser luas kavling 120 m² sekitar 10%.

1. Rumus Luas Tanah untuk Setiap Bentuk Bidang

Luas tanah adalah ukuran permukaan bidang tanah yang dibatasi patok atau pagar, dinyatakan dalam meter persegi. Satu meter persegi setara dengan kotak berukuran 1 m × 1 m.

Cara menghitung meter persegi selalu sama: kalikan dua ukuran yang sama-sama dalam meter, lalu tulis hasilnya dalam m², bukan meter. Jadi cara menghitung luas tanah m² untuk kavling 8 × 15 m adalah 8 × 15 = 120 m². Ukuran dalam sentimeter diubah ke meter dulu, misalnya 750 cm menjadi 7,5 m.

Cara menghitung m2 luas tanah dengan rumus m2 panjang kali lebar: kavling 8 × 15 meter berisi 120 kotak satu meter persegi

Rumus menghitung luas tanah untuk bentuk lain diturunkan dari perkalian panjang × lebar itu. Tabel berikut merangkum rumus mencari luas tanah untuk bentuk yang paling sering dijumpai, dan hampir semua kavling bisa dipecah ke salah satu bentuk ini.

Bentuk tanahRumusContoh
Persegi panjangpanjang × lebar8 × 15 = 120 m²
Persegisisi × sisi12 × 12 = 144 m²
Segitiga siku-siku½ × alas × tinggi½ × 12 × 9 = 54 m²
Segitiga sembarangHeron (tiga sisi)13, 14, 15 → 84 m²
Trapesium½ × (a + b) × tinggi½ × (10 + 14) × 20 = 240 m²
Bentuk LL₁ + L₂160 + 70 = 230 m²
Tidak beraturanjumlah luas segitigalihat bagian 3
Rumus luas tanah untuk tiap bentuk: cara menghitung luas tanah persegi panjang, segitiga, trapesium, dan bentuk L dengan rumus m2 dan contoh hitungannya

Tanah Persegi Panjang dan Persegi

Ini bentuk kavling perumahan yang paling umum, dan cara menghitung luas tanah persegi panjang juga yang paling sederhana. Kalikan sisi depan dengan sisi samping. Tanah berukuran 8 m × 15 m luasnya 120 m².

Rumus ini hanya sah bila keempat sudutnya siku. Kalau sisi depan 8 m tetapi sisi belakang 9 m, bentuknya sudah bukan persegi panjang. Gunakan cara trapesium atau cara segitiga di bagian 3.

Tanah Berbentuk Segitiga

Untuk segitiga siku-siku, luasnya setengah dari alas × tinggi. Tanah pojok dengan alas 12 m dan tinggi 9 m luasnya ½ × 12 × 9 = 54 m².

Masalahnya, tinggi segitiga sulit diukur di lapangan karena harus ditarik tegak lurus dari puncak ke alas. Lebih praktis ukur ketiga sisinya, lalu pakai rumus Heron. Huruf s adalah setengah keliling segitiga, sedangkan a, b, dan c panjang ketiga sisinya:

s = (a + b + c) ÷ 2
L = √(s × (s−a) × (s−b) × (s−c))

Contoh: sisi 13 m, 14 m, 15 m
s = (13 + 14 + 15) ÷ 2 = 21
L = √(21 × 8 × 7 × 6)
  = √7.056 = 84 m²

Rumus Heron menjadi kunci cara menghitung luas tanah segitiga sembarang maupun tanah yang tidak beraturan, karena hanya butuh panjang sisi. Panjang sisi selalu bisa diukur dengan meteran biasa.

Cara mencari luas tanah segitiga sembarang dengan rumus Heron dari tiga sisi 13, 14, dan 15 meter

Tanah Berbentuk Trapesium

Kavling yang sisi depannya lebih sempit dari sisi belakang, tetapi kedua sisi itu sejajar, berbentuk trapesium. Jumlahkan kedua sisi sejajar, bagi dua, lalu kalikan dengan jarak tegak lurus di antaranya.

Contoh: depan 10 m, belakang 14 m, kedalaman tegak lurus 20 m. Luasnya ½ × (10 + 14) × 20 = 240 m².

Kesalahan yang sering terjadi adalah memakai panjang sisi miring sebagai tinggi. Kalau sisi samping miring sepanjang 20,4 m, angka itu bukan kedalaman. Ukur jarak lurus dari garis depan ke garis belakang dengan meteran yang ditarik siku.

Cara menghitung luas tanah trapesium dengan sisi depan 10 meter, sisi belakang 14 meter, dan kedalaman tegak lurus 20 meter

Tanah Bentuk L atau Leter L

Tanah bentuk L dihitung dengan dua cara yang hasilnya harus sama. Cara pertama memecahnya menjadi dua persegi panjang lalu menjumlahkan. Cara kedua menghitung kotak penuhnya lalu mengurangi bagian yang terpotong.

  • Pecah: 20 × 8 = 160 m², ditambah 10 × 7 = 70 m², total 230 m².
  • Kurangi: 20 × 15 = 300 m², dikurangi potongan 10 × 7 = 70 m², hasilnya 230 m².

Hitung dengan kedua cara sekaligus. Kalau hasilnya berbeda, ada ukuran yang salah catat.

Cara menghitung luas tanah bentuk L dengan memecah menjadi dua persegi panjang atau mengurangi potongan dari kotak penuh

2. Cara Mengukur Tanah di Lapangan Sebelum Menghitung

Rumus apa pun akan menghasilkan angka yang salah bila ukurannya salah, jadi cara ukur tanah sama pentingnya dengan rumusnya. Sebagian besar selisih luas berasal dari tahap mengukur, bukan dari tahap menghitung.

Alat yang disiapkan:

  • Meteran gulung 30 m atau 50 m berbahan fiberglass. Meteran jahit dan meteran saku 5 m terlalu pendek, sehingga sambungannya menambah galat.
  • Patok kayu atau besi di tiap sudut, plus tali rafia untuk menandai garis batas.
  • Buku catatan atau kertas untuk sketsa kasar bidang tanah, dengan huruf A, B, C, D di tiap sudut.
  • Satu orang pembantu untuk memegang ujung meteran.

Urutan mengukur:

  1. Pasang patok di setiap sudut sesuai batas yang disepakati, bukan sesuai pagar tetangga yang belum tentu tepat di batas.
  2. Beri nama sudut searah jarum jam, misalnya A, B, C, D.
  3. Ukur setiap sisi dari patok ke patok. Tarik meteran kencang dan mendatar, jangan mengikuti gundukan tanah.
  4. Ukur minimal satu diagonal, misalnya dari A ke C. Untuk lahan lima sisi atau lebih, ukur diagonal secukupnya sampai seluruh bidang terbagi menjadi segitiga.
  5. Tulis setiap angka di sketsa, lengkap dengan satuannya.

Cara Memastikan Sudut Tanah Benar-Benar Siku

Sebelum memakai rumus panjang × lebar, uji sudutnya dengan aturan 3-4-5. Dari satu sudut, ukur 3 m sepanjang sisi pertama dan 4 m sepanjang sisi kedua, lalu beri tanda. Jarak antara dua tanda itu harus tepat 5 m. Untuk sisi yang panjang, pakai kelipatannya, yaitu 6-8-10.

Cara kedua lebih cepat: ukur kedua diagonal. Kalau sisi yang berhadapan sama panjang dan diagonal A–C sama dengan B–D, bidang itu persegi panjang. Kalau selisihnya lebih dari beberapa puluh sentimeter, tanah itu miring dan harus dihitung sebagai bentuk tidak beraturan.

Cara ukur tanah dengan aturan siku 3-4-5 dan uji dua diagonal sama panjang sebelum menghitung luas tanah

Tanah yang miring (menanjak) tetap diukur mendatar. Luas di sertifikat adalah luas proyeksi datar, bukan luas permukaan lereng. Pegang meteran setinggi mungkin di sisi yang lebih rendah agar pita tetap horizontal.

3. Cara Menghitung Luas Tanah Tidak Beraturan

Tanah tidak beraturan adalah tanah yang sisi-sisinya tidak sejajar dan sudutnya tidak siku, termasuk persegi panjang beda sisi dan segi empat tidak beraturan. Metode yang dipakai juru ukur sederhana saja: triangulasi, yaitu memecah bidang menjadi segitiga.

  1. Buat sketsa tanah dan beri huruf di setiap sudut.
  2. Ukur semua sisi dari patok ke patok.
  3. Tarik dan ukur diagonal sampai seluruh bidang terbagi menjadi segitiga.
  4. Hitung luas tiap segitiga dengan rumus Heron.
  5. Jumlahkan luas semua segitiga.
Iklan

Cara Menghitung Luas Tanah yang Panjang dan Lebarnya Tidak Sama

Contohnya tanah empat sisi berbeda. Sebidang tanah ABCD diukur dengan hasil berikut: AB = 24 m, BC = 15 m, CD = 22 m, DA = 17 m, dan diagonal AC = 28 m. Diagonal AC membagi tanah menjadi segitiga ABC dan segitiga ACD.

Segitiga ABC (24, 15, 28)
s  = (24 + 15 + 28) ÷ 2 = 33,5
L1 = √(33,5 × 9,5 × 18,5 × 5,5)
   = √32.381,9 ≈ 179,95 m²

Segitiga ACD (28, 22, 17)
s  = (28 + 22 + 17) ÷ 2 = 33,5
L2 = √(33,5 × 5,5 × 11,5 × 16,5)
   = √34.961,4 ≈ 186,98 m²

Luas tanah = L1 + L2 ≈ 366,9 m²

Diagonal wajib diukur. Tanpa diagonal, empat sisi yang sama panjangnya bisa membentuk banyak bangun berbeda, dan setiap bangun punya luas sendiri.

Cara menghitung luas tanah tidak beraturan atau luas lahan empat sisi dengan membagi bidang menjadi dua segitiga lewat diagonal AC

Untuk lahan lima sisi, dibutuhkan dua diagonal dan hasilnya tiga segitiga. Rumusnya tetap sama: jumlah segitiga selalu sama dengan jumlah sisi dikurangi dua.

Kesalahan Cara Rata-Rata Sisi

Cara yang banyak beredar untuk tanah yang panjang dan lebarnya tidak sama adalah merata-ratakan sisi berhadapan, lalu mengalikannya. Cara ini praktis, tetapi selalu memberi hasil lebih besar atau sama dengan luas sebenarnya, tidak pernah lebih kecil.

Contoh paling jelas: tanah miring dengan sisi 20 m, 10 m, 20 m, 10 m dan sudut 60°. Rata-rata sisinya 20 × 10 = 200 m². Luas sebenarnya 20 × 10 × sin 60° ≈ 173,2 m². Selisihnya 26,8 m², atau 15% lebih besar.

Pada contoh ABCD di atas, cara rata-rata memberi (24 + 22) ÷ 2 × (15 + 17) ÷ 2 = 23 × 16 = 368 m², hanya 1,1 m² di atas hasil triangulasi. Makin dekat bentuknya ke persegi panjang, makin kecil selisihnya. Makin miring, makin besar. Karena itu cara rata-rata boleh dipakai sebagai cek kasar, tetapi jangan dijadikan dasar harga.

Kesalahan menghitung luas tanah tidak beraturan dengan rata-rata sisi pada tanah miring 20 kali 10 meter yang menghasilkan 200 m² padahal 173 m²

Dalam transaksi per meter persegi, selisih 26,8 m² pada harga Rp2 juta/m² sama dengan Rp53,6 juta. Gunakan triangulasi atau pengukuran resmi sebelum menyepakati harga.

4. Menghitung Luas Tanah dari Koordinat dan di Excel

Kalau Anda punya koordinat titik sudut, misalnya dari gambar denah, hasil GPS, atau surat ukur, luas bisa dihitung langsung tanpa memecah segitiga. Rumusnya disebut rumus shoelace atau rumus Gauss. Titik-titik sudut dicatat berurutan mengelilingi bidang, dan titik pertama diulang di akhir.

Contoh tanah empat titik dengan koordinat dalam meter: A (0, 0), B (20, 0), C (24, 15), D (3, 18).

Luas = |J1 − J2| ÷ 2
J1 = Σ (x × y titik berikutnya)
J2 = Σ (y × x titik berikutnya)

J1 = 0×0 + 20×15 + 24×18 + 3×0
   = 732
J2 = 0×20 + 0×24 + 15×3 + 18×0
   = 45

Luas = |732 − 45| ÷ 2 = 343,5 m²

Di Microsoft Excel, isi kolom A dengan nilai X dan kolom B dengan nilai Y, mulai baris 2. Ulangi titik pertama di baris setelah titik terakhir. Untuk empat titik di baris 2 sampai 5, baris 6 berisi 0 dan 0 lagi. Rumusnya:

=ABS(SUMPRODUCT(A2:A5;B3:B6)-SUMPRODUCT(B2:B5;A3:A6))/2

Excel dengan pengaturan wilayah Indonesia memakai titik koma (;) sebagai pemisah argumen. Kalau Excel Anda berbahasa Inggris dengan format angka Amerika, ganti titik koma dengan koma. Rumus Heron pun bisa dipakai di lembar terpisah. Isi tiga sisi segitiga di A2, B2, dan C2, setengah keliling =(A2+B2+C2)/2 di D2, lalu luasnya =SQRT(D2*(D2-A2)*(D2-B2)*(D2-C2)). Panduan dasar menyusun datanya ada di artikel cara membuat tabel di Excel.

Menghitung luas tanah dari koordinat titik sudut di Excel dengan rumus SUMPRODUCT shoelace menghasilkan 343,5 meter persegi

Kelebihan cara koordinat: tidak ada batasan jumlah titik. Tanah sepuluh sisi dihitung dengan rumus yang sama, cukup perpanjang rentang barisnya.

5. Cara Mengukur Luas Tanah dengan Google Maps dan HP

Untuk perkiraan cepat, misalnya menilai iklan tanah sebelum survei, citra satelit sudah cukup. Ada tiga pilihan yang gratis.

Cara Ukur Luas Tanah di Google Maps (Komputer)

  1. Buka Google Maps di browser komputer dan aktifkan tampilan Satelit.
  2. Perbesar peta sampai patok, pagar, atau batas tanah terlihat jelas.
  3. Arahkan kursor ke satu pojok bidang, klik kanan, dan pilih menu Ukur jarak.
  4. Klik sudut-sudut berikutnya searah jarum jam.
  5. Klik lagi titik pertama untuk menutup bentuk. Kartu di bagian bawah menampilkan luas total dalam m² dan keliling bidang.

Titik yang sudah dipasang bisa digeser dengan cara diklik lalu ditarik. Langkah pengukuran jarak dijelaskan di halaman bantuan Google Maps. Mode Ringan (ditandai ikon petir) tidak menyediakan fitur ini.

Cara Mengukur Luas Tanah dengan HP (Google Earth)

Aplikasi Google Maps di Android dan iPhone hanya mengukur jarak, tidak menampilkan luas. Untuk mengukur luas di ponsel, pakai aplikasi Google Earth:

  1. Buka Google Earth dan cari lokasi tanah.
  2. Ketuk ikon Ukur (penggaris).
  3. Geser peta sampai tanda bidik berada di sudut tanah, lalu ketuk Tambahkan titik. Ulangi untuk setiap sudut.
  4. Setelah kembali ke titik pertama, ketuk Tutup Bentuk. Luas dan keliling muncul di bagian bawah.

Google menyebut pengukuran ini tidak 100% akurat, terutama di area dengan gedung dan tampilan 3D. Ukur dari tampilan vertikal, bukan tampilan miring.

Cara ukur luas tanah di Google Maps komputer lewat menu Ukur jarak, dan cara mengukur luas tanah dengan HP lewat Tutup Bentuk di Google Earth

Aplikasi Pengukur Luas Tanah dengan GPS

Aplikasi untuk mengukur luas tanah seperti GPS Fields Area Measure di Play Store bekerja dengan dua mode: menandai titik di peta, atau berjalan mengelilingi batas tanah sambil merekam posisi GPS. Mode berjalan memang terasa praktis, tetapi GPS ponsel biasanya meleset beberapa meter. Untuk sawah atau kebun seluas setengah hektar, galat itu masih wajar. Untuk kavling rumah, galatnya terlalu besar.

Seberapa Akurat Pengukuran Lewat Citra Satelit

Citra satelit bisa bergeser, bayangan pohon menutupi batas, dan klik tangan jarang jatuh tepat di patok. Anggap saja setiap titik meleset setengah meter.

Untuk kavling 8 × 15 m, hasil yang meleset setengah meter di tiap sisi berada di antara 7,5 × 14,5 = 108,75 m² dan 8,5 × 15,5 = 131,75 m². Rentangnya ±10% dari 120 m². Pada kebun 100 × 100 m, galat yang sama hanya ±1%. Aturannya: makin kecil tanahnya, makin tidak cocok diukur lewat peta.

Selisih luas tanah hasil Google Maps bila titik meleset setengah meter pada kavling 8 kali 15 meter dibanding kebun 1 hektar

6. Satuan Luas Tanah: Hektar, Are, Tumbak, Bata, dan Ru

Satuan resmi luas tanah di Indonesia adalah meter persegi. Sertifikat, akta PPAT, dan tagihan PBB semuanya memakai m². Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal mewajibkan satuan ukuran berdasarkan Sistem Internasional (SI). Walau begitu, satuan lokal masih dipakai dalam jual beli di banyak desa.

SatuanSetara denganDipakai di
1 meter persegi (m²)1 m × 1 mresmi, sertifikat, PBB
1 are100 m²pertanian, dokumen lama
1 hektar (ha)10.000 m² = 100 aresawah, kebun, lahan besar
1 kilometer persegi1.000.000 m² = 100 haluas wilayah
1 tumbak±14 m² (sebagian daerah 14,0625 m²)Jawa Barat
1 bata±14 m²Jawa Barat
1 ru atau ubin±14 m²Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur
1 bahu atau bau±7.000 m² (500 ubin)Jawa Tengah, DIY
Satuan luas tanah untuk menjawab luas tanah 1 hektar berapa meter, 1 tumbak dan 1 bata berapa meter, serta konversi are, ru, dan bahu ke meter persegi

1 Hektar Berapa Meter Persegi?

Luas tanah 1 hektar berapa meter? Jawabannya 10.000 meter persegi, setara bidang berukuran 100 m × 100 m. Sebagai contoh luas tanah 1 hektar, lapangan sepak bola standar 105 × 68 m hanya sekitar 0,71 hektar. Bentuknya tidak harus persegi: 50 m × 200 m juga 1 hektar. Setengah hektar berarti 5.000 m², dan seperempat hektar 2.500 m². Cara menghitung hektar tanah dari hasil ukur: bagi luas dalam m² dengan 10.000.

Luas tanah 1 hektar berapa meter persegi dan cara menghitung hektar tanah, dengan contoh luas tanah 1 hektar 100 × 100 meter atau 50 × 200 meter, dibanding lapangan sepak bola yang hanya 0,71 hektar

Pertanyaan "1 hektar berapa meter" sebenarnya menanyakan meter persegi. Meter adalah satuan panjang, sedangkan hektar satuan luas, jadi keduanya tidak bisa dikonversi langsung.

1 Tumbak dan 1 Bata Berapa Meter?

Satu tumbak dan satu bata sama-sama sekitar 14 m². Angka 14,0625 berasal dari bujur sangkar 3,75 m × 3,75 m, dan sebagian daerah membulatkannya menjadi 14. Rumus konversinya:

m² ke tumbak/bata/ru : luas m² ÷ 14
tumbak/bata/ru ke m² : jumlah × 14

350 m² ÷ 14   = 25 bata
30 tumbak × 14 = 420 m²
1 hektar ÷ 14 ≈ 714 tumbak
1 bata berapa meter dan 1 tumbak berapa meter: bujur sangkar 3,75 × 3,75 meter setara sekitar 14 meter persegi, beserta contoh konversinya

Nilai satuan lokal bisa berbeda antardesa. Sebelum menyepakati harga per tumbak atau per bata, tulis juga luasnya dalam m² di surat perjanjian, supaya tidak ada tafsir ganda.

Iklan

7. Luas Tanah 100 m² Berapa Meter? Membaca Ukuran m²

Pertanyaan seperti "luas tanah 100 m² berapa meter" muncul karena ukuran tanah dan ukuran luas tanah sering tertukar. Ukuran tanah ditulis sebagai panjang × lebar dalam meter, sedangkan luasnya dalam m². Luas 100 m² tidak punya satu ukuran pasti. Tanah itu bisa 10 × 10 m, 8 × 12,5 m, atau 5 × 20 m. Yang sama hanya luasnya.

Perbedaannya ada pada lebar muka dan keliling. Tanah 5 × 20 m hanya selebar 5 m di depan, sehingga sulit dibangun rumah dengan carport. Kelilingnya juga 50 m, lebih panjang dari 10 × 10 m yang hanya 40 m, sehingga biaya pagarnya lebih mahal.

LuasUkuran yang mungkinKelilingSetara tumbak
25 m²5 × 5 · 2,5 × 1020 · 25 m±1,8
60 m²6 × 10 · 5 × 1232 · 34 m±4,3
72 m²6 × 12 · 8 × 936 · 34 m±5,1
90 m²6 × 15 · 9 × 1042 · 38 m±6,4
100 m²10 × 10 · 5 × 2040 · 50 m±7,1
120 m²8 × 15 · 10 × 1246 · 44 m±8,6
200 m²10 × 20 · 8 × 2560 · 66 m±14,3
300 m²15 × 20 · 10 × 3070 · 80 m±21,4
400 m²20 × 20 · 16 × 2580 · 82 m±28,6
1.500 m²30 × 50 · 25 × 60160 · 170 m±107
Ukuran luas tanah 100 m2 berapa meter: bisa 10 kali 10, 8 kali 12,5, atau 5 kali 20 meter dengan keliling berbeda

Cara membaca tabelnya: luas tanah 400 m² berapa meter? Bisa 20 × 20 m atau 16 × 25 m, dan keduanya berbeda keliling. Saat membaca iklan, minta ukuran sisinya, bukan hanya luasnya. Iklan "tanah 400 m²" bisa berarti 20 × 20 m yang ideal untuk rumah, atau 8 × 50 m yang memanjang ke belakang.

8. Luas Tanah dan Luas Bangunan: LT, LB, dan Rumah Tipe 36

Iklan rumah biasanya menulis dua angka, misalnya LT 72 / LB 36. LT adalah luas tanah, yaitu seluruh kavling. LB adalah luas bangunan, yaitu luas lantai yang beratap. Pada rumah bertingkat, LB bisa lebih besar dari LT karena lantai atas ikut dihitung.

Istilah "rumah tipe 36" (sering ditulis type 36) merujuk ke luas bangunan 36 m², bukan luas tanahnya. Tipe 36 umumnya berdiri di atas tanah 60–72 m², misalnya kavling 6 × 12 m. Sisa tanahnya menjadi carport, taman depan, dan area jemur di belakang.

Untuk luas tanah rumah subsidi FLPP, Keputusan Menteri PUPR Nomor 689/KPTS/M/2023 menetapkan luas tanah paling sedikit 60 m² dan paling banyak 200 m², dengan luas lantai 21–36 m².

Perbedaan luas tanah dan luas bangunan rumah tipe 36 di kavling 6 kali 12 meter, beserta batas luas tanah rumah subsidi 60 sampai 200 m2

9. Cara Menghitung Harga Tanah per Meter

Harga tanah per meter persegi didapat dengan membagi harga total dengan luas tanah. Sebaliknya, harga total didapat dengan mengalikan harga per meter dengan luas.

Harga per m² = harga total ÷ luas
Harga total  = harga per m² × luas
Harga/tumbak = harga per m² × 14

Tanah 120 m² dijual Rp450.000.000
Per m²     = 450.000.000 ÷ 120
           = Rp3.750.000
Per tumbak = 3.750.000 × 14
           = Rp52.500.000

Cara ini membantu membandingkan dua iklan yang luasnya berbeda. Tanah A seharga Rp300 juta untuk 100 m² (Rp3 juta/m²) sebenarnya lebih mahal dari tanah B seharga Rp420 juta untuk 150 m² (Rp2,8 juta/m²).

Dua hal perlu diperhatikan. Pertama, harga rumah per m² tanah tidak bisa langsung dibandingkan dengan harga tanah kosong, karena di dalamnya ada nilai bangunan. Kedua, NJOP di SPPT PBB adalah dasar pajak, bukan harga pasar, dan biasanya lebih rendah dari harga transaksi. Kalau ingin tahu seberapa jauh harga naik dari tahun lalu, pakai rumus di artikel cara menghitung persen.

Cara hitung tanah per meter: harga total dibagi luas tanah menjadi harga per meter persegi, lalu dikonversi ke harga per tumbak

10. Cara Cek Luas Tanah di Sertifikat dan Secara Online

Cara mengetahui luas tanah yang resmi adalah melihat sertifikatnya. Anda tidak perlu menghitung luas tanah di sertifikat sendiri, karena angkanya sudah tertulis. Angka yang sama tercatat di surat ukur, lampiran sertifikat yang memuat gambar bidang, ukuran sisi, dan Nomor Identifikasi Bidang (NIB). Surat ukur inilah yang paling berguna untuk mencocokkan hasil ukur Anda di lapangan.

Cek luas tanah online bisa dilakukan lewat BHUMI, peta interaktif milik Kementerian ATR/BPN di bhumi.atrbpn.go.id. Cari lokasi atau masukkan NIB, lalu klik bidangnya. Informasi yang muncul mencakup jenis hak, NIB, dan luas bidang yang terdaftar. Aplikasi Sentuh Tanahku dari ATR/BPN juga menampilkan informasi bidang yang sudah bersertifikat.

Cara cek luas tanah di sertifikat lewat surat ukur, di BHUMI ATR/BPN dengan NIB, dan pengukuran ulang di kantor pertanahan

Kalau Luas di Sertifikat Berbeda dengan Hasil Ukur Sendiri

Selisih kecil wajar terjadi. Pita meteran melendut, patok bergeser, atau pagar dibangun tidak tepat di batas. Selisih besar biasanya berarti patok hilang atau ada batas yang tumpang tindih dengan tetangga.

Untuk kepastian, ajukan permohonan pengukuran ulang atau pengembalian batas ke kantor pertanahan setempat. Petugas ukur BPN memakai alat ukur tanah seperti total station atau GPS geodetik yang akurasinya jauh di atas meteran dan ponsel. Biayanya berupa PNBP yang besarnya bergantung pada luas tanah.

11. Menghitung Keliling Pagar dan Volume Tanah Urug

Setelah luas diketahui, dua hitungan berikutnya biasanya keliling untuk pagar dan volume untuk pengurukan.

Keliling adalah jumlah semua sisi. Tanah 8 × 15 m punya keliling 8 + 15 + 8 + 15 = 46 m. Kalau sisi depan diberi pintu pagar 3 m, pagar tembok yang dibutuhkan 43 m.

Volume tanah urug adalah luas dikalikan tebal urukan. Tebal harus diubah ke meter dulu: 60 cm menjadi 0,6 m.

Volume urug = luas × tebal urukan
            = 120 m² × 0,6 m
            = 72 m³

Tanah urug memadat setelah digilas atau terkena hujan, jadi pesan lebih banyak dari hasil hitungan. Tanyakan ke pemasok berapa kubik isi satu truk di daerah Anda, karena kapasitas bak berbeda-beda.

Cara menghitung volume tanah urug dari luas tanah dikali tebal urukan, dan cara menghitung keliling tanah untuk pagar

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa luas tanah 10 × 15 meter?

Luasnya 10 × 15 = 150 m². Dalam satuan lokal, itu sekitar 10,7 tumbak atau 10,7 bata (150 ÷ 14). Kelilingnya 50 m.

Apa arti m² pada luas tanah?

M² adalah singkatan meter persegi, yaitu luas kotak berukuran 1 m × 1 m. Tanah 120 m² berarti bidangnya bisa diisi 120 kotak seperti itu. M² menyatakan luas, sedangkan meter menyatakan panjang sisi.

Luas tanah 200 m² itu seberapa besar?

Tanah 200 m² bisa berukuran 10 × 20 m atau 8 × 25 m, setara sekitar 14,3 tumbak. Luasnya hampir tiga kali kavling rumah tipe 36 yang umumnya 72 m², cukup untuk rumah dengan halaman dan carport.

1 hektar berapa meter persegi?

1 hektar sama dengan 10.000 m², atau 100 are. Contohnya bidang 100 × 100 m atau 50 × 200 m.

1 tumbak berapa meter?

1 tumbak sekitar 14 m². Sebagian daerah di Jawa Barat memakai angka 14,0625 m², yaitu 3,75 × 3,75 m. Untuk mengubah tumbak ke m², kalikan dengan 14.

1 bata berapa meter?

1 bata juga sekitar 14 m², sama dengan tumbak dan ru. Tanah 20 bata berarti sekitar 280 m².

Bagaimana menghitung luas tanah yang panjang dan lebarnya tidak sama?

Ukur keempat sisi dan satu diagonal, bagi tanah menjadi dua segitiga, hitung tiap segitiga dengan rumus Heron, lalu jumlahkan. Hindari cara rata-rata sisi karena hasilnya selalu lebih besar dari luas sebenarnya pada tanah yang miring.

Apakah Google Maps akurat untuk mengukur luas tanah?

Cukup akurat untuk perkiraan lahan besar seperti sawah dan kebun. Untuk kavling rumah, meleset setengah meter di tiap sisi sudah menggeser hasil sekitar 10%. Untuk transaksi, pakai meteran atau pengukuran resmi BPN.

Berapa luas tanah rumah tipe 36?

Tipe 36 berarti luas bangunan 36 m². Luas tanahnya umumnya 60–72 m², misalnya kavling 6 × 10 m atau 6 × 12 m. Rumah subsidi tipe 36 wajib berdiri di atas tanah minimal 60 m².

Bagaimana cara menghitung luas sawah?

Cara menghitung luas lahan sawah sama dengan tanah tidak beraturan: ukur semua pematang dan diagonalnya, lalu hitung per segitiga. Untuk sawah yang luas, Google Earth atau aplikasi GPS sudah cukup teliti. Hasil dalam m² dibagi 10.000 untuk mendapatkan hektar.

Mengapa luas di sertifikat berbeda dengan hasil ukur sendiri?

Penyebabnya bisa pita meteran yang melendut, pengukuran yang tidak mendatar, patok yang bergeser, atau pagar yang tidak tepat di batas. Kalau selisihnya besar, ajukan pengembalian batas ke kantor pertanahan agar posisi patok dipastikan ulang.

Iklan

Bagikan artikel

Suka tulisan ini? Sebarkan ke yang lain.

Artikel Terkait

Iklan