Cara Menggunakan Rufus ketika melakukan instalasi Operasi Sistem memang sering kita lakukan masa kini. Kebanyakan orang lebih memilih menggunakan media flashdisk untuk install ulang dikarenakan lebih fleksibel dan mudah. Dengan satu software kita bisa membuat bootable disk dari berbagai sistem operasi yang ada pada saat ini. Berbeda hal nya dengan zaman dulu kala yang masih menggunakan CD atau DVD, yang terbatas hanya pada satu sistem operasi saja yang bisa di burn kedalam CD atau DVD tersebut. Selain itu juga CD atau DVD lebih rentan atau rawan terhadap kerusakan apabila dipakai terus menerus.

Selain penjelasan diatas laptop atau komputer zaman sekarang sudah kebanyakan tidak terdapat optical drive didalamnya. Produk seperti ultrabook, netbook dan juga PC tablet yang tak memiliki optical drive tentunya hanya bisa diinstal ulang melalui USB Flashdisk saja. Tidak heran apabila sekarang banyak orang yang mencari cara membuat bootable flashdisk untuk perangkat yang mereka miliki saat ini. Cara bootable flashdisk bisa dilakukan dengan cepat dan mudah sehingga dapat dipakai untuk instalasi banyak sistem operasi yang ada saat ini.

1. Apa Itu Rufus?

Rufus adalah aplikasi yang dibuat oleh Pete Badard dari perusahaan Akeo Consulting yang dapat digunakan secara gratis, dikarenakan memiliki lisensi GNU GPL V3. Bahkan Source Code Rufus bisa didownload secara gratis sehingga para programmer bisa memodifikasi dan dapat menjualnya. Rufus dapet dipergunakan untuk membuat bootable operasi sistem yang cukup banyak meliputi Ubuntu, Fedora, Linux, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8 dan Windows 10.

Rufus juga memberikan pilihan FreeDOS sehingga kita dapat melakukan booting dengan mode DOS. Salah satu kegunaan booting DOS adalah saat kita upgrade BIOS atau UEFI. Karena ukurannya yang sangat kecil, aplikasi ini dapat berjalan dengan lancar dan cepat jika kita dibandingkan dengan software lainnya.

2. Fungsi Rufus

Rufus juga memiliki fungsi dan kegunaan yang luas mencakup flash BIOS atau UEFI dari DOS. Jadi ketika terjadi kerusakan yang kita tidak inginkan, kita bisa memanfaatkan Rufus untuk memasangkan firmware BIOS versi terbaru pada komputer atau laptop kita. Terdapat juga fitur low-level utility yang bisa digunakan untuk melakukan format yang tidak beresiko terhadap media penyimpanan flashdisk. Rufus bisa dijalankan pada semua sistem operasi Windows contohnya Windows 7, 8, 8.1 dan juga Windows 10 dengan arsitektur 32 bit atau 64 bit.

Baca Juga:  Cara Mempercepat IDM Beberapa Kali Lipat Telah Terbukti!

Rufus memiliki aplikasi berukuran yang sangat kecil dan ringan, sama dengan halnya aplikasi lain seperti contohnya aplikasi pemutar video, aplikasi pemotong video dan aplikasi kamus bahasa asing. Cara menggunakan Rufus jauh lebih praktis karena hanya memerlukan beberapa langkah saja pada saat proses. Tentunya jika menggunakan flashdisk kita dapat melakukan format ulang jika selesai install untuk penyimpanan data lain nya, atau jika ingin flashdisk tetap ada Operasi Sistem di dalamnya, data bisa dibarengkan dengan file OS. Berbeda dengan CD atau DVD yang kebanyakan tidak bisa dihapus dan kurang awet.

3. Cara Menggunakan Rufus Untuk Instalasi Semua OS

Cara Menggunakan Rufus Untuk Instalasi Semua OS
Cara Menggunakan Rufus Untuk Instalasi Semua OS

Bagi yang senang komputer atau teknisi bisa membuat bootable usb menggunakan Rufus secara gratis. Disamping itu instalasi yang dijalankan pada flashdisk jauh lebih cepat dibandingkan CD atau DVD. Cara menggunakan Rufus bootable disk juga sangat mudah dan cepat sehingga selalu menjadi pilihan. Rufus juga bisa mendukung melakukan format ke media penyimpanan lain contohnya kartu memori sekalipun.

3.1. Download Rufus

Rufus memiliki 2 versi yang berbeda yaitu Portable dan Installer dengan ukuran file kurang lebih hanya 1 MB saja. Tentunya mendownload Rufus tidak akan membuat kapasitas hardisk atau flashdisk menjadi penuh. Selain itu juga pengguna bisa memilih versi portable dikarenakan bisa langsung berjalan tanpa butuh install. Dukungan bahasa Indonesia juga tidak ketinggalan hadir ditambah dengan support arsitektur 32 bit dan 64 bit. Silahkan download Rufus terbaru pada link dibawah ini.

Download
Link Download

4. Cara Menggunakan Rufus

Setelah anda download rufus portable maka Rufus bisa langsung dipergunakan, sedangkan jika anda menggunakan versi installer maka anda wajib melakukan instalasi terlebih dahulu. Akan lebih jelasnya ayo silahkan simak cara menggunakan Rufus beserta langkah-langkah detailnya sebagai berikut.

4.1. Colok Flashdisk ke Laptop atau Komputer

Colok Flashdisk ke Laptop atau Komputer
Colok Flashdisk ke Laptop atau Komputer

Silahkan colokan flashdisk anda ke komputer atau laptop dan pastikan sudah terbaca pada jendela Windows Explorer.

4.2. Buka Aplikasi Rufus

Buka Aplikasi Rufus
Buka Aplikasi Rufus

Langsung buka saja aplikasi rufus baik yang portable maupun installer maka akan nampak seperti tampilan gambar diatas. Pada bagian device anda pastikan flashdisk sudah terbaca lengkap beserta sesuai dengan kapasitas penyimpanan flashdisk anda.

Baca Juga:  Microsd Tidak Terbaca di Android - Ini Solusi Paling Mudah!

4.3. Memilih File ISO Pada Aplikasi Rufus

Pilih File ISO
Pilih File ISO

Cara menggunakan Rufus sangat mudah silahkan langsung saja pilih SELECT seperti gambar diatas. Kemudian silahkan langsung masuk ke folder file ISO sistem operasi disimpan pada laptop atau komputer anda. Yang kami contohkan cara membuat bootable flashdisk windows 10 diatas maka langsung saja klik lalu open.

4.4. Mengatur Boot Selection

Mengatur Boot Selection
Mengatur Boot Selection

Langkah cara menggunakan Rufus berikutnya dengan mengatur Boot Selection, akan secara otomatis aplikasi menampilkan versi operasi sistem yang kita open tadi. Untuk Partition scheme silahkan pilih MBR dan Target system menjadi BIOS (or UEFI-CSM) seperti gambar diatas.

4.5. Mengatur Format Options

Mengatur Format Options
Mengatur Format Options

kemudian cara menggunakan Rufus berikutnya pada bagian Format Option, silahkan isikan nama Volume Label sesuai dengan keinginan anda. Kemudian atur File system ke NTFS kemudian Show advanced format options lalu centang Quick Format dan create extended label and icon files seperti contoh gambar diatas.

4.6. Proses Pembuatan Bootable

Proses Pembuatan Bootable
Proses Pembuatan Bootable

Untuk memulai proses bootable silahkan klik START, kemudian akan muncul jendela peringatan dan langsung tekan saja OK. Tunggu hingga proses pembuatan bootable flashdisk dan pemindahan operasi sistem windows 10 selesai. Kurang lebih akan memakan waktu 10 sampai 15 menit tergantung ukuran sistem operasi dan kecepatan flashdisk.

Proses Berjalan
Proses Berjalan

4.7. Pembuatan Bootable Selesai

Pembuatan Bootable Selesai
Pembuatan Bootable Selesai

Perhatikan pada gambar diatas, jika status sudah hijau dan muncul tulisan Ready maka proses membuat bootable flashdisk sudah selesai sempurna. Silahkan tekan tombol close dan flashdisk siap digunakan, flashdisk jangan langsung di cabut sebaiknya di eject terlebih dahulu sehingga aman dan tidak merusak flashdisk mapun data.

5. Kesimpulan

Cara menggunakan Rufus memang bisa dilakukan dengan sangat mudah dikarenakan langkah-langkah diatas bisa sangat mudah dipahami oleh pemula sekalipun. Selain itu cara pakai rufus juga sangat membantu ketika kita ingin menginstal komputer atau laptop dengan pilihan sistem operasi beragam. Rufus juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain contohnya flashing memori card, upgrade BIOS dan yang lain sebagainya. Semoga informasi yang diberikan bisa jadi referensi dan bermanfaat untuk semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *