Lewati ke konten
AhmadWeb
SOFTWARE

Cara Membuat Grafik di Excel + Memilih Jenis yang Tepat

Ahmad Saripudin12 menit baca
Cara Membuat Grafik di Excel + Memilih Jenis yang Tepat
Daftar Isi

Cara membuat grafik di Excel sebenarnya hanya butuh tiga klik — blok data, buka Insert, pilih grafik. Yang sering membuat hasilnya mengecewakan bukan langkahnya, melainkan keputusan sebelum itu: jenis grafik yang dipilih tidak cocok dengan bentuk datanya. Penjualan enam bulan dipaksa menjadi diagram lingkaran, misalnya, padahal yang ingin ditunjukkan adalah tren naik-turunnya.

Cara tercepatnya: blok data beserta judul kolomnya, buka tab Insert, klik Recommended Charts, pilih pratinjau yang paling sesuai, lalu klik OK. Lebih singkat lagi, tekan Alt + F1 — grafik langsung muncul di sheet yang sama. Menekan F11 memberi hasil serupa di sheet baru yang terpisah.

Panduan ini mengurus keduanya — keputusan dan langkahnya — sampai grafik siap masuk laporan:

  1. Membuat grafik di Excel dengan cepat, termasuk shortcut-nya.
  2. Mengedit judul, label data, dan warna grafik.
  3. Membuat grafik dengan dua data atau banyak variabel — termasuk yang beda skala.
  4. Mengatur sumbu X dan Y.
  5. Membuat grafik yang meluas otomatis saat data bertambah.
  6. Sparkline: grafik mini di dalam satu sel.

Poin Penting

  • Alt + F1 membuat grafik instan dari data yang sedang diblok; F11 membuatnya di sheet terpisah.
  • Jenis grafik mengikuti bentuk data, bukan selera: batang untuk perbandingan, garis untuk tren waktu, lingkaran untuk proporsi.
  • Diagram lingkaran mulai sulit dibaca di atas 5–6 irisan — lebih banyak dari itu, ganti ke grafik batang.
  • Grafik yang sumber datanya Tabel Excel (Ctrl + T) ikut meluas otomatis setiap ada data baru.

Tentukan Dulu: Data Anda Cocok dengan Grafik Apa?

Excel menawarkan belasan jenis grafik, dan justru itu masalahnya — galeri yang panjang membuat orang memilih berdasarkan tampilan, bukan fungsi. Padahal untuk laporan kantor dan tugas sekolah, lima jenis di tabel ini sudah menutup hampir semua kebutuhan:

Bentuk data AndaJenis grafikContoh kasus
Membandingkan nilai antar kategoriKolom / batang (Column, Bar)Penjualan per cabang
Perubahan nilai dari waktu ke waktuGaris (Line)Omzet tiap bulan
Proporsi terhadap keseluruhanLingkaran (Pie)Porsi pengeluaran rumah tangga
Hubungan dua variabel angkaScatter (X Y)Biaya iklan vs hasil penjualan
Dua data beda skala dalam satu grafikCombo + sumbu keduaOmzet (juta) dan margin (%)
Peta memilih jenis grafik di Excel sesuai bentuk data: grafik batang untuk perbandingan kategori, garis untuk tren waktu, lingkaran untuk proporsi, dan scatter untuk hubungan dua variabel
Peta memilih jenis grafik di Excel sesuai bentuk data: grafik batang untuk perbandingan kategori, garis untuk tren waktu, lingkaran untuk proporsi, dan scatter untuk hubungan dua variabel

Dua catatan sebelum mulai. Pertama, soal istilah: grafik, diagram, dan chart di Excel merujuk benda yang sama — versi bahasa Inggris menyebut semuanya chart, jadi jangan mencari menu bernama "diagram". Kedua, bedakan Column dan Bar: keduanya sama-sama batang, tetapi Column berdiri tegak sedangkan Bar rebah ke samping. Versi rebah unggul saat nama kategorinya panjang — "Cabang Bandung Kota" terbaca utuh tanpa harus dimiringkan.

Semua langkah di bawah berlaku untuk Excel 2016, 2019, 2021, dan Microsoft 365 di Windows maupun Mac.

1. Cara Membuat Grafik di Excel dengan Cepat

Belum punya data untuk latihan? Salin tabel kecil ini ke sel A1 — angkanya penjualan bulanan dalam jutaan rupiah:

BulanPenjualanBiaya Iklan
Januari12030
Februari15035
Maret9025
April20045
Mei17040
Juni23050

Lalu ikuti langkah-langkah membuat grafik di Excel berikut:

  1. Blok data beserta judul kolomnya. Untuk grafik pertama, cukup dua kolom: blok A1 sampai B7 (Bulan dan Penjualan). Judul kolom ikut diblok karena Excel memakainya sebagai nama seri dan isi legenda.
  2. Buka tab Insert, lalu klik Recommended Charts. Excel membaca bentuk data Anda dan menyodorkan beberapa pratinjau yang paling masuk akal.
  3. Pilih salah satu pratinjau. Bila tidak ada yang cocok, buka tab All Charts di kotak dialog yang sama — seluruh jenis grafik ada di sana. Sudah tahu mau grafik batang, garis, atau lingkaran? Lewati Recommended Charts dan klik langsung ikon jenisnya di grup Charts.
  4. Klik OK. Grafik muncul di tengah layar, tinggal diseret ke posisi yang diinginkan atau ditarik sudutnya untuk mengubah ukuran.
Alur cara membuat grafik di Excel: blok data beserta judul kolom, buka tab Insert, pilih Recommended Charts, lalu grafik garis tren penjualan langsung jadi
Alur cara membuat grafik di Excel: blok data beserta judul kolom, buka tab Insert, pilih Recommended Charts, lalu grafik garis tren penjualan langsung jadi

Kalau langkah itu masih terasa panjang, dua shortcut ini memangkasnya menjadi satu ketukan. Blok data, lalu tekan Alt + F1 — grafik kolom langsung tercipta di sheet yang sama. Tekan F11 dan grafik yang sama muncul di sheet baru bernama Chart1, berguna saat grafiknya memang mau dicetak satu halaman penuh.

Satu kebiasaan kecil yang menyelamatkan banyak waktu: pastikan tiap kolom punya judul sebelum grafik dibuat. Tanpa judul, legenda Anda akan berbunyi Series1 dan Series2 — dan mengganti nama seri belakangan lewat Select Data jauh lebih repot daripada mengetik judul kolom sejak awal.

Iklan

2. Cara Mengedit Grafik: Judul, Label Data, dan Warna

Grafik yang baru jadi hampir selalu perlu dirapikan. Klik grafiknya sekali, dan tiga tombol muncul di sisi kanannya — dari atas ke bawah: tanda + (Chart Elements), kuas (Chart Styles), dan corong (Chart Filters).

  • Menambah atau membuang elemen. Klik tanda +, lalu centang yang dibutuhkan: Data Labels menampilkan angka di tiap titik, Axis Titles memberi nama sumbu, Gridlines bisa dimatikan bila terasa ramai.
  • Mengganti judul. Klik dua kali teks Chart Title lalu ketik. Ada trik yang lebih awet untuk laporan berkala: klik judulnya sekali, ketik tanda = di formula bar, klik sel yang berisi judul (misalnya A1), lalu Enter. Judul grafik kini mengikuti isi sel — berubah di sel, berubah pula di grafik.
  • Mengubah warna dan gaya. Klik ikon kuas untuk galeri gaya cepat, atau buka tab Chart Design → Change Colors untuk mengganti palet seluruh seri sekaligus. Mewarnai satu batang saja juga bisa: klik batangnya dua kali sampai hanya ia yang terpilih, lalu klik kanan → Format Data Point → Fill.
  • Salah pilih jenis grafik? Tidak perlu mengulang dari nol. Klik grafik, buka Chart Design → Change Chart Type, pilih jenis baru — datanya tetap, hanya wujudnya yang berganti.
  • Simpan racikan yang sudah bagus sebagai template. Grafik yang warnanya, fontnya, dan labelnya sudah pas jangan dirakit ulang tiap laporan: klik kanan grafik → Save as Template. Panggil lagi kapan pun lewat Insert → Recommended Charts → tab All Charts → folder Templates — laporan bulanan Anda langsung seragam gayanya.

3. Cara Membuat Grafik dengan Dua Data atau Banyak Variabel

Menampilkan dua kolom angka sekaligus tidak butuh trik apa pun: blok saja ketiga kolom contoh di atas (A1 sampai C7), lalu buat grafik seperti biasa. Tiap kolom angka menjadi satu seri dengan warna sendiri, dan legenda menamainya otomatis dari judul kolom. Cara yang sama berlaku untuk banyak data sekaligus — tiga, empat variabel, berapa pun kolomnya — meski di atas empat seri grafik mulai ramai dan layak dipecah menjadi dua.

Bila kolom yang ingin digrafikkan tidak bersebelahan — misalnya kolom A dan kolom D — blok kolom pertama dulu, tahan Ctrl, lalu blok kolom kedua. Excel memperlakukan keduanya seolah bertetangga.

Masalah baru muncul saat dua data itu beda skala jauh. Pada contoh di atas, penjualan bermain di angka ratusan sementara biaya iklan hanya puluhan — dalam satu grafik, batang biaya iklan nyaris rata dengan lantai dan tak terbaca. Solusinya sumbu kedua:

  1. Blok ketiga kolom, buka Insert → Combo Chart (ikonnya di pojok grup Charts) → pilih Clustered Column – Line on Secondary Axis.
  2. Excel menaruh penjualan sebagai batang dengan sumbu kiri, dan biaya iklan sebagai garis dengan sumbu kanan yang skalanya sendiri.
  3. Grafik sudah telanjur dibuat? Klik kanan seri yang tenggelam → Format Data Series → pilih Secondary Axis — hasilnya sama tanpa mengulang.
Perbandingan grafik Excel satu sumbu dengan combo sumbu kedua: seri biaya iklan yang tenggelam karena beda skala menjadi terbaca setelah dipindah ke sumbu kanan dengan skala sendiri
Perbandingan grafik Excel satu sumbu dengan combo sumbu kedua: seri biaya iklan yang tenggelam karena beda skala menjadi terbaca setelah dipindah ke sumbu kanan dengan skala sendiri

Aturan praktisnya: dua sumbu hanya untuk dua satuan yang berbeda (rupiah dan persen, unit dan derajat). Kalau satuannya sama, cukup satu sumbu — dua skala untuk satuan yang sama justru mengecoh pembaca.

4. Cara Mengatur Sumbu X dan Y Grafik

Tiga pengaturan sumbu ini yang paling sering dicari orang setelah grafiknya jadi:

  • Data X dan Y tertukar. Bulan yang seharusnya di sumbu datar malah masuk legenda? Klik grafik, buka Chart Design → Switch Row/Column. Satu klik, posisi baris dan kolom bertukar.
  • Isi sumbu tidak sesuai keinginan. Klik kanan grafik → Select Data. Panel kiri berisi seri (sumbu Y), panel kanan berisi label kategori (sumbu X) — tombol Edit di masing-masing panel membiarkan Anda menunjuk ulang rentang selnya.
  • Mengubah skala sumbu. Klik kanan angka-angka di sumbu → Format Axis. Di bagian Bounds, isi Minimum dan Maximum sesuai kebutuhan; Units mengatur jarak antar garis bantu. Di sinilah Anda mengendalikan grafik yang terlihat "terlalu kosong di atas" atau "terlalu padat".

Sumbu yang tidak mulai dari nol bisa menyesatkan

Teknik ini sah untuk memperbesar selisih yang memang kecil agar kelihatan, tetapi pada grafik perbandingan ia membuat perbedaan 2% tampak seperti dua kali lipat. Bila terpaksa memakainya untuk laporan yang dibaca orang lain, beri keterangan pada judul atau catatan kaki grafik.

5. Cara Membuat Grafik Otomatis Meluas Saat Data Bertambah

Grafik biasa membeku pada rentang yang diblok saat pembuatan. Data Juli diketik di baris baru, grafik diam saja — dan diam-diam laporan Anda menampilkan angka yang sudah basi. Mengedit rentang lewat Select Data setiap bulan tentu bisa, tetapi ada jalan yang bekerja sendiri:

  1. Klik salah satu sel di dalam data, tekan Ctrl + T, pastikan My table has headers tercentang, lalu OK. Data kini menjadi Tabel Excel — langkah lengkapnya ada di panduan cara membuat tabel di Excel.
  2. Baru setelah itu buat grafiknya seperti biasa: blok tabel, Insert, pilih jenis.
  3. Selesai. Setiap baris baru yang diketik tepat di bawah tabel otomatis masuk ke tabel — dan grafik ikut memanjang tanpa disentuh.
Alur membuat grafik Excel yang meluas otomatis: data dijadikan Tabel Excel dengan Ctrl+T, baris baru diketik tepat di bawah tabel, lalu grafik ikut memanjang tanpa diedit
Alur membuat grafik Excel yang meluas otomatis: data dijadikan Tabel Excel dengan Ctrl+T, baris baru diketik tepat di bawah tabel, lalu grafik ikut memanjang tanpa diedit

Urutannya boleh juga dibalik untuk grafik yang sudah telanjur ada: jadikan sumber datanya tabel dengan Ctrl + T, dan sejak itu grafik lama ikut meluas. Cara ini pula yang paling aman untuk file yang dipakai bersama — rekan kerja cukup menambah baris, tanpa perlu tahu apa-apa soal rentang grafik.

Iklan

6. Sparkline: Grafik Mini di Dalam Satu Sel

Tidak semua tren butuh grafik besar. Untuk tabel berisi puluhan baris — misalnya penjualan 20 produk selama 12 bulan — satu grafik garis berisi 20 seri hanya menghasilkan benang kusut. Excel punya jawaban yang sering terlewat: Sparkline, grafik mungil yang hidup di dalam satu sel.

  1. Blok sel kosong di ujung kanan baris data (satu sel per baris).
  2. Buka Insert, cari grup Sparklines, pilih Line — ada juga Column dan Win/Loss.
  3. Pada kotak Data Range, blok rentang angka yang ingin digambar, lalu OK.

Tiap baris kini punya kurva trennya sendiri, rapi sejajar dengan datanya. Lewat tab Sparkline yang muncul, centang High Point dan Low Point agar titik tertinggi dan terendah diberi tanda. Detail perilakunya bisa dibaca di dokumentasi resmi Microsoft.

Satu kejutan yang perlu diketahui sejak awal: sparkline tidak bisa dihapus dengan tombol Delete. Ia bukan isi sel, melainkan lapisan di atasnya. Menghapusnya lewat klik kanan → Sparklines → Clear Selected Sparklines, atau dari tab Sparkline → Clear.

Masalah yang Sering Muncul Saat Membuat Grafik

  1. Grafik muncul kosong atau hanya sebagian data yang tergambar. Dua penyebab paling umum: blok data meleset (judul ikut terhitung sebagai data, atau ada kolom kosong di tengah), dan angka yang tersimpan sebagai teks. Ciri yang kedua mudah dikenali — angkanya menempel rata kiri di selnya. Solusi dan penyebab lengkapnya sama dengan kasus rumus yang menghasilkan 0 di panduan cara menjumlahkan di Excel.
  2. Urutan batang terbalik pada grafik Bar. Kategori teratas di tabel malah tampil paling bawah. Klik kanan sumbu kategori → Format Axis → centang Categories in reverse order.
  3. Sumbu tanggal terisi tanggal yang tidak ada di data. Data Anda hanya berisi tanggal 1, 5, dan 20, tetapi Excel menggambar semua hari di antaranya dengan celah kosong. Itu perilaku Date axis. Klik kanan sumbu → Format Axis → ubah Axis Type menjadi Text axis, dan hanya tanggal yang benar-benar ada yang digambar.
  4. Grafik tidak ikut memanjang saat data ditambah. Rentangnya membeku sejak dibuat — jadikan sumber datanya Tabel Excel seperti dibahas di bagian 5.
  5. Irisan diagram lingkaran terlalu banyak sampai labelnya bertumpuk. Gabungkan kategori-kategori kecil menjadi satu baris "Lainnya" di data sumber, atau relakan bentuknya: data dengan banyak kategori hampir selalu lebih jelas sebagai grafik batang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa bedanya grafik, diagram, dan chart di Excel?

Tidak ada — ketiganya menunjuk objek yang sama. Excel versi Inggris menyebut semuanya chart. Kebiasaan berbahasa saja yang membuat diagram lekat dengan bentuk lingkaran dan grafik dengan garis atau batang; menunya tetap satu, di tab Insert.

Bagaimana cara membuat grafik di Excel di HP?

Buka aplikasi Excel di Android atau iPhone, blok rentang data, ketuk segitiga kecil di kanan bawah untuk memunculkan ribbon, pilih tab Insert → Chart, lalu pilih jenisnya. Ada juga menu Recommended yang menyodorkan pratinjau seperti di komputer.

Bagaimana membuat diagram lingkaran yang menampilkan persentase?

Buat diagram lingkarannya dulu, klik tanda + di sisi grafik, centang Data Labels, lalu buka More Options di panah kecilnya. Pada Label Options, centang Percentage dan hilangkan centang Value — tiap irisan kini berlabel persen yang dihitung otomatis.

Bagaimana memindahkan grafik Excel ke Word atau PowerPoint?

Klik grafik, tekan Ctrl + C, lalu tempel di dokumen tujuan dengan Ctrl + V. Perhatikan ikon Paste Options yang muncul: pilihan berlogo rantai membuat grafik tetap terhubung ke Excel dan ikut berubah saat datanya diperbarui, sedangkan Picture menempelkan gambar mati yang dijamin tidak bergeser di komputer mana pun.

Bisakah cara yang sama dipakai di Google Sheets?

Bisa, alurnya mirip: blok data lalu buka Insert → Chart. Panel Chart editor terbuka di kanan dengan saran jenis grafik di tab Setup, dan pengaturan judul, warna, serta sumbu berkumpul di tab Customize.

Kesimpulan

Urutan yang benar dalam cara membuat grafik di Excel justru dimulai sebelum menyentuh menu: kenali dulu bentuk datanya, baru pilih jenis grafik dari peta di awal artikel. Setelah itu semuanya cepat — blok data, Insert → Recommended Charts atau langsung Alt + F1, lalu rapikan judul, label, dan warnanya.

Dua kebiasaan kecil yang membedakan grafik sekali pakai dari grafik yang awet: jadikan sumber datanya Tabel Excel supaya grafik tumbuh mengikuti data, dan jaga kejujuran sumbunya saat laporan dibaca orang lain. Bila grafik berakhir di laporan Word yang panjang, lengkapi sekalian dengan nomor halaman otomatis agar siap dikumpulkan. Selamat mencoba!

Iklan

Bagikan artikel

Suka tulisan ini? Sebarkan ke yang lain.

Artikel Terkait

Iklan