Cara Cek IMEI HP, iPhone & Status Bea Cukai

Daftar Isi
Cara cek IMEI wajib Anda kuasai sebelum membeli HP, baru maupun bekas. IMEI bukan sekadar deretan angka di balik baterai. Nomor inilah yang menentukan apakah ponsel Anda bisa dipakai dengan kartu SIM Indonesia atau justru terblokir total. Banyak pembeli baru sadar setelah HP yang sudah dibayar ternyata tidak bisa menangkap sinyal operator lokal — padahal mengeceknya hanya butuh hitungan detik di toko, sebelum uang berpindah tangan.
Secara singkat, IMEI bisa Anda cek lewat beberapa cara:
- Tekan
*#06#di aplikasi telepon — nomor IMEI langsung muncul di layar, berlaku untuk hampir semua HP. - Lewat menu Pengaturan — buka Pengaturan → Tentang Ponsel → Status untuk melihat IMEI tersimpan.
- Cek fisik — lihat stiker di dus pembelian atau di baki kartu SIM/bodi ponsel.
- Cek status resmi — masukkan nomor IMEI ke situs Bea Cukai atau Kemenperin untuk memastikan terdaftar dan tidak ilegal.
Mari bahas satu per satu, mulai dari apa sebenarnya IMEI itu dan kenapa nomornya begitu menentukan.

Apa Itu IMEI dan Kenapa Wajib Dicek
IMEI (International Mobile Equipment Identity) adalah nomor identitas unik sepanjang 15 digit yang melekat pada setiap slot SIM sebuah ponsel. Anggap saja sebagai nomor rangka kendaraan. Tidak ada dua perangkat di dunia yang punya IMEI sama persis, dan HP dual-SIM otomatis membawa dua nomor IMEI sekaligus.
Sejak 18 April 2020, pemerintah Indonesia memberlakukan aturan pemblokiran IMEI. Ponsel yang IMEI-nya tidak terdaftar di sistem CEIR Kementerian Perindustrian tidak akan mendapat sinyal dari operator seluler lokal seperti Telkomsel, XL, atau Indosat. Di situlah ceknya jadi penting, terutama untuk:
- HP black market (BM) — ponsel selundupan yang masuk tanpa membayar pajak resmi. Harganya memang lebih murah, tapi berisiko diblokir sewaktu-waktu.
- HP bekas — memastikan unit yang Anda beli benar-benar legal dan garansinya masih aktif.
- Verifikasi garansi — banyak produsen mengaitkan masa garansi dengan nomor IMEI, bukan tanggal pembelian.
Intinya, IMEI terdaftar adalah jaminan ponsel aman dipakai jangka panjang. Untuk unit bekas, pengecekan ini sama wajibnya dengan memasang antivirus Android demi memastikan tidak ada aplikasi mencurigakan yang ditinggalkan pemilik sebelumnya. Selain untuk membeli, nomor IMEI juga jadi bekal penting saat melacak HP yang hilang atau memblokirnya lewat operator bila dicuri — jadi catat baik-baik sejak sekarang.
Cara Cek IMEI di Semua HP (Kode *#06# & Pengaturan)
Cara paling cepat melihat nomor IMEI berlaku universal — tidak peduli mereknya apa atau seberapa lama HP Anda. Buka aplikasi Telepon, lalu ketik kode berikut pada papan tombol:
*#06#
Begitu digit terakhir ditekan, layar langsung menampilkan nomor IMEI tanpa perlu menekan tombol panggil. Pada HP dengan dua kartu, muncul IMEI 1 dan IMEI 2. Foto layarnya — jangan hanya mengingat. Nomor ini akan Anda butuhkan saat mengecek status di situs resmi nanti.
Kalau ingin melihatnya lewat menu, jalurnya seperti ini:
- Buka Pengaturan (Settings) di ponsel Anda.
- Gulir ke bawah, pilih Tentang Ponsel (About Phone).
- Ketuk Status atau Informasi IMEI.
- Nomor IMEI 15 digit akan tertera lengkap, sering kali bersama nomor seri perangkat.
Selain dari sistem, IMEI juga tercetak di dua tempat fisik: stiker pada dus pembelian dan label di baki kartu SIM atau bodi belakang ponsel (untuk model lama). Cocokkan IMEI di layar *#06# dengan yang tertera di dus. Ini trik sederhana untuk mendeteksi HP rekondisi: kalau dua nomor itu berbeda, dus dan unitnya bukan pasangan asli, dan Anda patut curiga.
Cara Cek IMEI iPhone
Pengguna iPhone punya beberapa jalur tambahan karena Apple menyimpan IMEI di banyak lokasi. Selain kode *#06# yang juga berfungsi, Anda bisa membuka Pengaturan → Umum → Mengenai lalu menggulir sampai menemukan baris IMEI. Pada iPhone keluaran terbaru, IMEI juga terukir di tempat dudukan kartu SIM (SIM tray).
Untuk iPhone ada satu pengecekan ekstra yang sering terlewat: membedakan unit iBox (resmi) dengan inter (internasional). iPhone resmi yang dijual iBox atau Digimap sudah pasti terdaftar IMEI-nya di Indonesia. iPhone inter ceritanya lain — sering dibawa langsung dari luar negeri dan IMEI-nya belum tentu terdaftar. Di sinilah pembeli paling sering tertipu, karena harga inter memang lebih miring tapi risikonya diblokir.
Untuk memastikannya, masukkan nomor IMEI ke situs cek garansi Apple di checkcoverage.apple.com guna melihat status aktivasi, lalu lanjutkan ke situs Bea Cukai atau Kemenperin (dibahas di bawah) untuk memastikan legalitasnya di Indonesia.
Cara Cek IMEI Samsung, Oppo, Xiaomi, Vivo & Infinix
Pada dasarnya kode *#06# dan menu Pengaturan → Tentang Ponsel bekerja di semua merek Android. Bedanya hanya pada penamaan menu dan situs cek garansi resmi masing-masing pabrikan. Berikut ringkasannya:
| Merek | Jalur menu IMEI | Cek garansi/keaslian resmi |
|---|---|---|
| Samsung | Pengaturan → Tentang Ponsel → Status | Lewat Samsung Members |
| Oppo | Pengaturan → Tentang Perangkat → Status | oppo.com (Support → Cek garansi) |
| Xiaomi / Redmi / POCO | Pengaturan → Tentang Telepon | Lewat akun Mi / buy.mi.co.id |
| Vivo | Pengaturan → Selengkapnya → Tentang Ponsel | vivo.com (Dukungan) |
| Infinix / Realme | Pengaturan → Tentang Ponsel | Situs resmi merek terkait |
Mengecek keaslian lewat situs pabrikan berguna untuk mendeteksi unit palsu atau replika. Kalau nomor IMEI tidak dikenali sistem garansi resmi merek itu, besar kemungkinan perangkatnya tidak asli — atau setidaknya bukan varian yang dipasarkan resmi di Indonesia. Semua merek di atas berjalan di sistem operasi Android yang sama, jadi langkah dasarnya identik.
Cara Cek IMEI Terdaftar di Bea Cukai
Pengecekan ini paling penting untuk HP yang Anda bawa atau beli dari luar negeri. Bea Cukai menyediakan layanan untuk memeriksa apakah sebuah ponsel sudah didaftarkan saat masuk ke Indonesia. Caranya:
- Buka situs resmi www.beacukai.go.id/cek-imei.html lewat browser.
- Masukkan nomor IMEI 15 digit pada kolom yang tersedia.
- Centang verifikasi captcha, lalu klik Send.
- Sistem akan menampilkan apakah IMEI tersebut terdaftar atau tidak terdaftar dalam basis data Bea Cukai.
Layanan ini khusus untuk perangkat yang masuk lewat jalur penumpang, yaitu yang dibawa langsung dari luar negeri. Kalau Anda membeli HP dari toko resmi di Indonesia, statusnya biasanya sudah otomatis terdaftar lewat jalur distributor. Hasil "tidak terdaftar" untuk HP yang Anda bawa sendiri berarti satu hal: IMEI-nya belum didaftarkan, dan Anda perlu mendaftarkannya secara mandiri. Cara lengkapnya ada di bagian akhir artikel ini.

Cara Cek IMEI di Kemenperin (Tanpa Login)
Berbeda dengan Bea Cukai, situs Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengecek apakah IMEI ponsel terdaftar sebagai produk yang diproduksi atau diimpor secara resmi oleh distributor di Indonesia. Pengecekan ini tidak perlu login dan gratis:
- Kunjungi imei.kemenperin.go.id.
- Ketik nomor IMEI Anda di kolom pencarian di halaman utama.
- Tekan ikon cari (kaca pembesar).
- Jika muncul keterangan "IMEI terdaftar di database Kemenperin", artinya ponsel Anda legal dan didistribusikan resmi.
Bedanya dengan Bea Cukai sederhana saja. Kemenperin memverifikasi jalur distributor/pabrikan; Bea Cukai memverifikasi jalur penumpang yang membawa HP dari luar negeri. Beli di toko dalam negeri, cek lewat Kemenperin. Bawa pulang dari luar negeri, cek lewat Bea Cukai. Untuk benar-benar yakin, tidak ada salahnya mengecek di keduanya.
Apa yang Harus Dilakukan Jika IMEI Tidak Terdaftar
Hasil "tidak terdaftar" tidak selalu berarti HP Anda barang ilegal. Kadang nomornya memang belum pernah didaftarkan. Tindakan yang tepat bergantung pada situasinya:
- HP dibawa sendiri dari luar negeri. Daftarkan IMEI lewat aplikasi Mobile Beacukai atau situs Bea Cukai paling lambat 60 hari sejak kedatangan. Anda mendapat jatah bebas pajak untuk dua unit per penumpang; sisanya kena bea masuk. Jangan tunda — lewat tenggat ini, prosesnya berubah rumit.
- HP beli online dengan harga tidak wajar. Penjual mengklaim "garansi distributor" tapi IMEI-nya tidak terdaftar di Kemenperin maupun Bea Cukai? Itu hampir pasti unit BM, apa pun bunga janjinya. Batalkan atau minta refund selagi transaksi masih bisa dibatalkan.
- HP lama yang tadinya normal lalu mendadak hilang sinyal. Restart dulu, pastikan kartu SIM-nya berfungsi di HP lain, lalu bandingkan IMEI di layar dengan yang tercetak di dus. Kalau nomornya berubah, ada modifikasi sistem yang merusak IMEI; bawa ke gerai resmi merek tersebut.
Satu kebiasaan yang menyelamatkan banyak pembeli HP bekas: minta penjual menyalakan ponsel, tekan *#06# di depan Anda, lalu cek nomor itu ke Kemenperin sebelum membayar. Jangan percaya screenshot status yang dikirim penjual — terlalu gampang dipalsukan. Pengecekan dua menit di tempat jauh lebih murah daripada menyesal kemudian.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang terjadi jika IMEI HP tidak terdaftar?
Ponsel tidak akan mendapat sinyal dari operator seluler Indonesia, sehingga tidak bisa menelepon, SMS, maupun memakai kuota data dari kartu SIM lokal. WiFi tetap berfungsi, tapi fungsi seluler praktis mati total sampai IMEI didaftarkan.
*Apakah cek IMEI lewat #06# bisa salah?
Tidak. Kode *#06# membaca nomor IMEI langsung dari sistem perangkat, jadi hasilnya akurat. Yang perlu dicurigai justru bila IMEI di layar berbeda dengan yang tertera di dus atau bodi HP — itu pertanda perangkat sudah dimodifikasi atau rekondisi.
Berapa lama batas waktu mendaftarkan IMEI dari luar negeri?
Untuk HP yang dibawa penumpang dari luar negeri, IMEI harus didaftarkan ke Bea Cukai paling lambat 60 hari sejak tanggal kedatangan. Lewat dari itu, prosesnya bisa lebih rumit dan berpotensi dikenai biaya tambahan.
Apa beda cek IMEI di Bea Cukai dan Kemenperin?
Kemenperin memverifikasi HP yang masuk lewat jalur distributor/pabrikan resmi di Indonesia, sedangkan Bea Cukai memverifikasi HP yang dibawa penumpang dari luar negeri. Untuk HP beli di toko lokal pakai Kemenperin; untuk HP dari luar negeri pakai Bea Cukai.
Apakah HP black market bisa didaftarkan agar legal?
Sulit. Pendaftaran IMEI mandiri ditujukan untuk perangkat bawaan penumpang yang sah, bukan barang selundupan komersial. HP BM yang sudah telanjur diblokir umumnya tidak bisa "dilegalkan" dengan mudah, sehingga lebih baik mengeceknya sebelum membeli.
Kesimpulan
Itulah berbagai cara cek IMEI yang perlu Anda kuasai, mulai dari menampilkan nomornya lewat *#06# atau menu Pengaturan, sampai memverifikasi legalitasnya di situs Bea Cukai dan Kemenperin. Polanya selalu dua langkah: temukan nomor IMEI dulu, lalu cek statusnya di basis data resmi.
Biasakan mengecek IMEI sebelum membeli ponsel apa pun. Dua menit di depan layar *#06# jauh lebih murah daripada menebus HP yang ternyata terblokir dan tidak bisa dipakai menelepon. Selamat mencoba!
Bagikan artikel
Suka tulisan ini? Sebarkan ke yang lain.
Artikel Terkait

Kenapa HP Tidak Bisa Di Cas? 9 Penyebab dan Solusinya
Kenapa HP tidak bisa di cas? Kenali lima pola gejalanya, jalankan tes isolasi singkat, lalu ikuti 9 cara mengatasi HP yang tidak mau mengisi daya.

Kenapa HP Cepat Panas? 9 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Kenapa HP cepat panas? Kenali batas suhu normal, baca peta lokasi panas di bodi, lalu ikuti 9 cara mengatasi HP panas yang aman untuk baterai.

9 Cara Menghilangkan Iklan di HP Infinix Tanpa Aplikasi
Cara menghilangkan iklan di HP Infinix tanpa aplikasi: matikan Zero Screen dan rekomendasi XOS Launcher, hentikan notifikasi Palm Store, pasang DNS pribadi.
