Fungsi mikrotik banyak sekali yang harusnya disadari banyak orang, namun terabaikan. Padahal, mikrotik merupakan sebuah sistem operasi dan juga perangkat lunak yang bisa dipakai untuk membuat komputer menjadi sebuah router network yang lebih handal. Mikrotik yang dipakai menjadi access point ini bisa dipakai untuk hotspot dan wifi biasa. Sehingga, tanpa routing dan NAT, kalian bisa mengaksesnya dengan mudah, dibawah ini kami jelaskan tutorial setting wireless access point pada router mikrotik.

1. Tutorial Membuat Fungsi Mikrotik Menjadi Access Point

1.1 Setting Interface Access Point

Nyalakan dulu mikrotiknya dan remote memakai winbox seperti biasa. Jadi, bila sudah, langsung login winbox dan pakai port yang sudah terhubung ke dalam hotspot server, yaitu ether 1. Aktifkan interface/ enable wlan1 dan masuk ke menu wlan1 ini. Pilih AP bride pada setting mode dan SSID. Isi nama sinyal wirelessnya dan pilih frekuensinya. Bisa diatur sesuai kebutuhan kalian sendiri.

Setting Wlan

1.2 Setting Bridge dan Port

Kemudian, masuk ke menu bridge dan buatlah bridge yang baru. Tab ports dan tambah interface ether 1 dan juga wlan1 dalam bridge yang dibuat. Kalian boleh menambahkan IP Address mirkotik dalam interface ether1 dengan IP Address dalam 1 segment dengan IP hostpot server. Sehingga, kalian bisa lebih mudah meremote mikrotiknya. Namun ini tidak wajib.

Tambahkan Brigde
Fitur Mikrotik - Add Port Bridge

1.3 Mengaktifkan Fungsi Mikrotik RoMON

Karena fungsinya hanya dijadikan sebagai access point yang dilanjutkan ke hotspot server lewat wireless, maka tidak diberi IP Address juga tida masalah. Tapi, aktifkan fitur mikrotik ROMON agar mikrotik dapat diremote lewat MAC Address meski sudah melewati 1 hop. Dari sini, kini kalian sudah bisa memakainya menjadi access point. Silahkan mencoba disambungkan ke dalam SSID dan lihat hasilnya.

Fitur Mikrotik - Setting RoMON

2. Kesimpulan

Untuk mengubah pengaturannya menjadi point to point wireless, maka ubah dulu mode wirelessnya dari AP bridge menajdi bridge. Sehingga, hanya ada 1 client saja yang terkoneksi. Kemudian Anda dapat memberi IP Address pada mikrotik, dan boleh tidak. Kini kalian sudah bisa memanfaatkan fungsi mikrotik ini menjadi access point to point pada wireless.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *